Beranda blog Halaman 40

Timnas U16 Waspadai Permainan Filipina dan Siap Berikan Perlawanan Sengit

0

Jelang hadapi tim tuan rumah Filipina di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025, Timnas Basket U16 waspadai permainan lawan. Sama-sama belum terkalahkan dalam tiga pertandingan awal menjadikan duel antar kedua tim yang berlangsung di Bren Z, Giaou Sports Complex Pampanga, akan berjalan dengan tegang.

Mendapat waktu istirahat pada Selasa (27/5) dimanfaatkan untuk melakukan persiapan yang matang jelang partai krusial ini, karena jika bisa menang di laga ini Indonesia bisa dipastikan lolos ke FIBA Asia Cup 2025.

Rony Gunawan selaku manajer Timnas Basket U16 mengatakan bahwa selain pemulihan karena tidak ada pertandingan, timnya juga tetap berlatih dan terus mengasah strategi.

“Kita libur karena ada jamuan dari pemerintag daerah setempat, bagus untuk recovery anak-anak. Selasa pagi kita fokus dengan pressure full court dari tim Filipina, juga rebound kita,” ujar Rony.

“Itu yang mereka lakukan sama tim Thailand dan pasti akan diterapkan ke tim kita juga, jadi kita harus waspada,” lanjutnya

Perlu diketahui jika kedua tim sama-sama mendapat istirahat sebelum pertandingan hari ini (28/5). Tentu kondisi fisik dan stamina mereka akan lebih bugar ini membuat laga nanti akan berjalan seru.

Pelatih Timnas U16 Abrizalt Hasiholan berpesan kepada para pemainnya untuk bermain lepas serta memberikan perlawanan. Baginya laga ini juga sekaligus bisa menjadi tolak ukur seberapa tinggi kemampuan The Young Guns jika dibandingkan tim tuan rumah.

“Saya minta para pemain untuk bermain nothing to lose serta melihay sampai mana kemampuan kita dibandingkan Filipina. Semoga kita bisa memberikan perlawanan sengit ke tuan rumah,” ungkap Abrizalt.

Kans kedua tim sangat besar, siapa yang keluar menjadi pemenang pada laga ini akan langsung mengantongi tiket FIBA U16 Asia Cup 2025.

Slavko Jadi Pemain Pertama yang Resmi Berpisah Dengan Persebaya

0

Hari ini menjadi kabar yang mengejutkan untuk Bonek dan Bonita (sebutan suporter Persebaya), pemain andalan mereka di musim 2024-2025 tidak akan bersama-sama dengan Persebaya lagi musim depan.

Slavko Damjanovic, pemain berposisi bek tengah itu akan hengkang dari klub asal Surabaya. Kabar kepergiannya ini muncul dari akun instagram pribadinya.

Dalam unggahan tersebut Slavko dengan berat hati harus berpamitan dengan tim berjuluk Bajol Ijo. Setelah perjalanannya selama semusim yang terbilang cukup sukses karena bisa membawa Persebaya finish di posisi empat klasemen.

“Sulit untuk mengucapkan selamat tinggal setelah musim sukses, aku mengagumimu green army, kau akan selalu ada dihatiku! Terima kasih untuk semua Bonel Bonita,” tulis pemain asal Montenegro itu di postingan terbarunya Rabu (28/5).

Bergabung pada awal musim 2024-2025, dirinya sudah menjadi bek andalan Persebaya dengan mencatatkan 29 kali bermain dari 34 pertandingan.

Belum ada kabar resmi dari manajemen Persebaya sampai berita ini turun, jika memang benar maka Slavko menjadi pemain pertama yang resmi keluar dari Green Force.

Malik Risaldi Naik Level, Mewakili Indonesia Melawan Manchester United Bersama ASEAN All Star

0

Pemain Persebaya Malik Risaldi membuat bangga pendukung Sepak Bola Indonesia lantaran dirinya menjadi salah satu pemain yang dipanggil untuk bergabung bersama ASEAN All Star dalam laga ekshibisi melawan Manchester United di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 28 Mei 2025 besok.

Kabar membanggakan ini berasal dari Media Officer Persebaya yaitu Jonathan Yohvinno yang membenarkan jika pemain berseragam hijau itu mendapat panggilan.

“Ya, kami sudah menerima surat pemanggilan dari pihak AFF, dan Malik akan berangkat menghadapi Manchester United,” tegas Jonathan dikutip dari laman resmi Persebaya.id.

Pemanggilan pemain kelahiran Rembang itu bukan tanpa alasan, jika dilihat dari statistik dia memang pantas untuk bergabung bersama pemain-pemain top lainya di Asia Tenggara.

Selama di BRI Liga 1 Musim 2024-2025 ini saja dia mengoleksi 4 gol dan 4 assist dalam 24 pertandingan bersama Green Force. Tentu laga ini akan menyedot perhatian banyak pasang mata, meskipun hanya laga ekshibisi namun yang dilawan adalah tim raksasa Eropa dengan penyandang tiga kali juara UEFA Champion League.

“Ini kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa pemain-pemain Asia Tenggara juga punya kualitas. Kami bangga Malik bisa jadi bagian dari momen besar ini,” pungkasnya

Setan Merah julukan Manchester United sendiri dijadwalkan melakukan tur pra musim ke Asia Tenggara. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi Malik untuk mengembangkan kemampuan bermain sepak bolanya.

Timnas Basket Putra U16 Selangkah Lagi Menuju FIBA U16 Asia Cup

0

Timnas Basket Putra U16 kembali melanjutkan tren positifnya setelah berhasil menang atas Timnas Thailand di Bren Z. Guiao Sports Complex, Pampanga, Filipina Senin sore (26/5), pada ajang SEABA Qualifiers 2025. Hasil ini mengantarkan mereka ke peringkat kedua dengan torehan tiga pertandingan disapu bersih dengan kemenangan.

Sebelumnya Timnas Indonesia U16 mampu menundukkan Singapura dan Malaysia di dua pertandingan awal mereka. Anak muda terbaik bangsa Indonesia itu hanya perlu meraih satu kali kemenangan lagi untuk memastikan lolos ke FIBA Asia Cup.

“Usai menang lawan Thailand ini di klasemen kita ada di posisi kedua. Kalau menang lawan Vietnam, sudah pasti lolos,” terang Manajer Timnas U16 Rony Gunawan.

Pertandingan berjalan cukup seru di kuarter pertama, sempat tertinggal 8-0 Thailand memberikan perlawanan meski tetap kalah dengan skor 19-13. Tapi pada kuarter kedua dan ketiga tampak intensitas agak sedikit berkurang.

Permainan di dominasi oleh para Young Guns Indonesia dan itu terlihat jelas dari papan skor yang menunjukkan 34-21 dan 54-36. Meski terlihat jomplang Thailand sebenarnya cukup merepotkan pada kuarter keempat dengan mencetak 26 angka.

Timnas Indonesia tidak tinggal diam, mereka mengambil amannya dengan menutup kuarter keempat dengan skor 70-62 hanya berjarak delapan poin.

Manajer Timnas mengungkapkan apa penyebab timnya hampir terkejar pada kiarter keempat.

“Di kuarter 4  kita mulai terburu-buru di offense sehingga mereka bisa melakukan transisi offense dengan cepat. Beberapa kali kena 3 poin dan easy underbasket,” lanjutnya.

Rony juga bersyukur jika para pemainnya mampu kembali fokus dalam pertandingan dan memaksa tim lawan turn over di meni-menit terakhir.


“Beruntung defense anak-anak masih fokus dan memaksa Thailnd melakukan turn over di beberapa menit terakhir,” tandasnya.

Sinyal Alvredo Vero Bertahan Bersama Madura United

0

Pelatih Madura United Alvredo Vera memberi sinyal jika dirinya betah di Madura. Sudah membawa Laskar Sappe Kerap keluar dari zona degradasi pada paruh musim kedua, menunjukkan jika dirinya layak dipertahankan.

Saat ditanyai nasibnya bersama Madura United untuk musim 2025-206, Alvredo justru belum bisa memastikan masa depannya apakah masih berada di Pulau Garam (julukqn madura) atau tidak.

Kami sudah bicara tapi belum terlalu dalam. Kalau saya senang di Madura. Terima kasih telah memberikan kesempatan,” ungkapnya usai pertandingan melawan PSS Sleman (24/5) kemarin.

Ditangan Alvredo Vera Madura United finish di posisi ke-15 klasemen BRI Liga 1 musim 2024-2025. Namun sayang pada pertandingan terakhirnya di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, ia justru tidak dapat memberikan akhir yang manis bagi para pendukung Madura United.

Tampil menekan sejak menit awal bahkan menguasai jalannya pertandingan belum cukup untuk memenangkan laga. Madura United harus menelan kekalahan atas PSS dengan skor yang cukup telak 0-3.

Hasil itu tentu membuat Alvredoa merasa kecewa karena belum bisa memberika yang terbaik di hadapan para pendukungnya sendiri.

Menatap Musim Depan, Eduardo Perez Siap Nahkodai Persebaya

0

Persebaya Surabaya bergerak cepat untuk mempersiapkan Liga 1 musim 2025-2026, dengan melakukan perombakkan di kursi kepelatihan.


Kabarnya persebaya telah mencapai kesepakatan dengan Eduardo Perez sebagai pelatih kepala Persebaya untuk mengantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Paul Munster.


Eduardo bukan nama baru di sepak bola tanah air, ia pernah menjadi pelatih kiper di Persija Jakarta dan Menjadi pelatih kepala PSS Sleman. Pelatih asal spanyol itu kini berstatus Sebagai Koordinator tim junior asal spanyol.


Dikabarkan dalam instagram resmi persebaya jik mereka tidak hanya akan mendatangkan head coach semata, melainkan pelatih kepala beserta kabinetnya.


“Untuk bermain diliga satu musim depan dan kompetisi antar klub asean. Tantangan baru bagi green forece tampil di dua kejuaraan sekaligus,” tulis unggahan instagram @officialpersebaya.


Artinya Eduardo Perez tidak datang sendirian, kemungkinan dia akan datang sepaket dengan membawa Pep Munoz sebagai pelatih fisik dan membawa asisten pelatih baru.


Dengan kedatangan pelatih baru asal Spanyol itu beserta kabinetnya menjadi bukti bahwa manajemen Persebaya sangat serius menatap musim yang akan datang untuk meraih gelar juara.

Menempuh Waktu 6 Jam Perjalanan, Timnas Indonesia Tetap Bisa Menang atas Singapura di Laga Perdana FIBA U-16 Asia Cup SEABA Qualifiers

0

Tim Nasional Basket Putra U16 memenangkan laga perdana FIBA U16 Asia Cup SEABA Qialifiers setelah baru mendarat di Filipina sehari sebelum pertandingan dan menempuh perjalanan udara selama enam jam. Tentu itu adalah raihan yang baik untuk membuka persaiangan pada kompetisi yang berlangsung di Bren Z. Guiao Sports Complex, Sabtu sore (24/5) itu.

Manajer Timnas Putra U16 mengatakan kekhawatirannya kepada timnya setelah menempuh perjalanan yang cukup lama akan mempengaruhi stamina serta fisik mereka, ditambah para pemainnya tiba hanya berselang sehari sebelum pertandingan dimulai.

“Sempat khawatir dengan penerbangan yang melelahkan. Terbang mulai jam 01.00 dini hari sampai Filipina pukul 07.00. Saya pikir situasi itu akan berpengaruh pada penampilan anak-anak di game pertama. Ternyata itu tidak berpengaruh ke anak-anak,” terang Rony setelah pertandingan.

Timnas Putra U16 sudah mendominasi sejak kuartal pertama atas Singapura dengan torehan 15-4 untuk kemenangan Indonesia. Memasuki kuarter kedua, Indonesia masih memegang kendali permainan dengan kedudukan 32-19, namun di kuarter ketiga permain Indonesia seperti stagnan karena Singapura berhasil mengejar dengan skor 45-36.

Pada kuarter keempat Timnas Indonesia U16 kembali menunjukkan performa terbaiknya dengan mengakhiri pertandingan secara meyakinkan 68-47.

“Anak-anak bermain bagus di kuarter pertama dan kedua meski sempat stagnan di kuarter ketiga karena adanya perubahan defense Singapura menjadi zone defense. Namun kemudian kita bisa kembali ke cara bermain kita di awal,” ujarnya.

Rony tidak mau terlalu cepat puas, meski para pemain mampu mengatasi perlawanan Singapura dan membukukan kemenangan perdana, masih ada hal yang perlu dievaluasi.

“Terutama pada finishing under basket dan easy lay up, juga persentase free throw yang buruk,” pungkasnya.

Drama Balas Membalas Gol, Unggul FC Akhirnya Mengamankan 1 Poin Lawan Fafage Banua

0

Sempat unggul kemudian tertinggal sampai akhirnya berhasil mengamankan satu poin, Unggul FC Malang masih bisa menahan lawannya Fafage Banua di Liga Futsal Profesional Indonesia 2024-2025 Pekan 11, Sabtu (24/5) kemarin. Drama balas membalas gol terjadi pada pertandingan yang berlangsung di GOR Pangsuma, Pontianak,

Unggul FC berhasil mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke 5′ melalui kaki Anton Cahyo, namun hanya berselang enam menit Fafage Banua berhasil memyamakan kedudukan lewat gol Evan Soumilena di menit 11, kemudian disusul dua gol Diego Fonseca di menit 15 dan 18.

Sudah tertinggal dari lawannya 1-3 di babak pertama, Fafage Banua kembali menambah keunggulan di menit ke 22′ lewat Sunny Rizky. Namun hanya berselang semenit Wais Alkarni memperkecil keunggulan menjadi 2-4.

Semangat anak-anak Unggul FC Malang seperi kembali lagi dan mereka memaksa lawannya berbagi poin dengan skor akhir 4-4, dua gol penyama kedudukan diciptakan oleh Wellington Perreira pada menit 24′ dan 34′. Perjuangan militan pantang menyerah yang dilakukan di babak kedua mendapat apresiasi dari pelatih Unggul FC Joao Almeida.

“Babak kedua, pemain saya adalah pahlawan, mereka berjuang dengan segala cara. Bahkan setelah kebobolan lebih dulu. mereka bangkit, mereka menunjukkan mentalitas, karakter mereka,” terang pelatih asal Portugal itu.

Pelatih asal Portugal itu juga mengungkapkan rasa cintanya kepada para pemain di ruang ganti setelah pertandingan selesai.


“Saya katakan kepada para pemain di ruang ganti, bahwa bagi saya mereka adalah pahlawan. Saya sangat menghargai menjadi pelatih mereka, dan saya mencintai orang-orang ini. Apa yang mereka lakukan hari ini sangat bagus,” tegasnya.

Misi mereka untuk lolos ke Final Four nanti masih terbuka berkat tambahan satu poin dari laga melawan Fafage Banua.

Persebaya Kalah 3-1, Uston Nawawi: Gagal Berikan Kado Untuk Dayat

0

Persebaya Surabaya kembali meraih hasil kurang baik setelah takluk 1-3 dari Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jum’at (22/5) kemarin. Pertandingan itu juga bersamaan dengan perpisahan Muhammad Hidayat bersama Persebaya setelah delapan musim bersama.

Asisten pelatih Persebaya Uston Nawawi mengungkapkan rasa kekecewaannya karena tidak bisa memberikan kado terbaik untuk sang pemain legenda.

“Tentunya kami semua kecewa karena kami tidak bisa memberikan kado yang bagus untuk Hidayat,” kata Uston Nawawi saat konferensi pers setelah pertandingan.

Meskipun begitu Uston juga mengungkapkan apresiasi kepada para pemainnya yang sudah bermain cukup keras. Green Force sebenarnya di laga ini mendominasi permainan, penguasaan bola 64 persen. Melepaskan 17 tembakan, 12 diantaranya mengarah ke gawang Bali United.

“Tapi tetap saya apresiasi kinerja pemain, kami sudah berusaha untuk mendapatkan poin maksimal di laga terakhir,” ungkapnya.

Beberapa peluang juga diciptakan setelah berhasil memperkecil keunggulan dari gol Francisco Rivera pada menit 66′. Tapi sayang Andhika Pratama penjaga gawang Persebaya justru kembali kemasukan gol dari Kopikovic menit 82′.

“Tentunya kami sudah tahu cara bermain Bali, cuman memang dari kesalahan-kesalahan kami sendiri. Kami juga banyak menciptakan banyak peluang, dan secara keseluruhan kami bermain cukup bagus,” pungkasnya.

Kerjasama Persebaya dan Australia yang Sempat Tertunda Akhirnya Terrealisasi

0

CEO Persebaya Azrul Ananda pernah membangun hubungan baik dengan Premier Australia barat dan berhasil berkolaborasi untuk kemajuan sepak bola. Tapi mimpi itu kandas diterjang pandemi Covid 19.

Pada tahun 2018 Azrul sudah berkomunikasi dengan Han Roger Cook Deputi Premier Australi barat untuk bisa bekerjasama dengan Persebaya. Namun rencana training camp yang sejatinya digelas pada tahun depan tepat 2020 justru gagal.

Setelah tujuh tahun berjalan akhirnya impian yang dulu pernah dibuat sekarang bisa tercapai. Setelah terakhir kali Persebaya mengirim Tim U-19 ke Australia Barat yang saat itu di pimpin oleh almarhum Bejo Sugiantoro.

“Kita tahun 2018 mengirim Persebaya U-19 ke Australia Barat, waktu itu pelatihnya almarhum Bejo dan di 2019 Western Australia mengirim timnya ke Jawa Timur, Surabaya, berlatih bersama klub-klub Persebaya dan Persebaya Junior. Sayang setelah itu ada pandemi, sehingga tertunda tahun ini baru kita lanjutkan lagi,” ujar Azrul saat menyambut Han Roger Cook di Stadion Gelora 10 November, Kamis (22/5).

Azrul juga merasa terhormat karena Deputi Australia Barat itu datang langsung di latihan Persebaya sekaligus nanti akan menyambut kepergian timnya.

“Ini enggak main-main, (latihan) ada Mr Hon Roger Cook, Deputy Premier Australia Barat datang kesini sekaligus menyambut kepergian kita,” ungkasnya.

Selain tim yang berangkat, Persebaya juga akan diberi dukungan langsung oleh para pendukungnya yang ikut menemani mereka di Australia, rencananya ada 100 Bonek dan akan dikawal oleh Kepala Perwakilan Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew.

“Jadi Cak Glen yajhbakan terbang bersama mereka. Jadi aman, ada yang nge-guide di dalam (pesawat) nanti. Itu akan menjadi perjalanan yang bersejarah menurut saya,” lanjutnya.

Sementara itu Deputi Premier Australia Barat Hon Roger Cook menjelaskan, Persebaya akan menggelar latihan Sam Kerr Football Center yang dibangun 2023.

“Kami sudah menantikan Persebaya di Australia Barat. Ini bukan hanya kunjungan tim sepak bola, tapi juga merayakan 35 tahun hubungan Pemerintah Jawa Timur dan Australia Barat,” jelasnya.

Persebaya akan berangkat menuju Australia Barat pada 6 Juli 2025 dan pertandingannya mulai tanggal 9 Juli 2025.