Sempat unggul kemudian tertinggal sampai akhirnya berhasil mengamankan satu poin, Unggul FC Malang masih bisa menahan lawannya Fafage Banua di Liga Futsal Profesional Indonesia 2024-2025 Pekan 11, Sabtu (24/5) kemarin. Drama balas membalas gol terjadi pada pertandingan yang berlangsung di GOR Pangsuma, Pontianak,
Unggul FC berhasil mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke 5′ melalui kaki Anton Cahyo, namun hanya berselang enam menit Fafage Banua berhasil memyamakan kedudukan lewat gol Evan Soumilena di menit 11, kemudian disusul dua gol Diego Fonseca di menit 15 dan 18.
Sudah tertinggal dari lawannya 1-3 di babak pertama, Fafage Banua kembali menambah keunggulan di menit ke 22′ lewat Sunny Rizky. Namun hanya berselang semenit Wais Alkarni memperkecil keunggulan menjadi 2-4.
Semangat anak-anak Unggul FC Malang seperi kembali lagi dan mereka memaksa lawannya berbagi poin dengan skor akhir 4-4, dua gol penyama kedudukan diciptakan oleh Wellington Perreira pada menit 24′ dan 34′. Perjuangan militan pantang menyerah yang dilakukan di babak kedua mendapat apresiasi dari pelatih Unggul FC Joao Almeida.
“Babak kedua, pemain saya adalah pahlawan, mereka berjuang dengan segala cara. Bahkan setelah kebobolan lebih dulu. mereka bangkit, mereka menunjukkan mentalitas, karakter mereka,” terang pelatih asal Portugal itu.
Pelatih asal Portugal itu juga mengungkapkan rasa cintanya kepada para pemain di ruang ganti setelah pertandingan selesai.
“Saya katakan kepada para pemain di ruang ganti, bahwa bagi saya mereka adalah pahlawan. Saya sangat menghargai menjadi pelatih mereka, dan saya mencintai orang-orang ini. Apa yang mereka lakukan hari ini sangat bagus,” tegasnya.
Misi mereka untuk lolos ke Final Four nanti masih terbuka berkat tambahan satu poin dari laga melawan Fafage Banua.

