Taktik.id – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) musim ini bak benteng yang mustahil ditembus. Empat belas kali lawan datang, empat belas kali pula mereka pulang dengan tangan hampa. Namun, pada Jumat (24/4) malam ini, bentrokan epik pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 akan menyajikan ujian terbesar bagi rekor sempurna Persib Bandung yaitu, kedatangan Arema FC yang tengah berapi-api.
Skuad Singo Edan melawat ke markas sang juara bertahan dengan dada membusung. Berbekal tren positif di laga-laga sebelumnya, armada asuhan Marcos Santos ini siap menjadi mimpi buruk yang mematahkan hegemoni kandang Maung Bandung.
Sang pelatih asal Brasil tersebut memastikan pasukannya dalam kondisi fisik dan mental yang siap meledak di lapangan. Ia menyadari betul kaliber lawan yang mereka hadapi adalah kandidat kuat juara liga musim ini.
“Kami datang dengan dua kemenangan, jadi itu memberikan motivasi. Namun ini adalah pertandingan besar, melawan tim yang kembali bersaing untuk gelar, mengejar hattrick juara liga,” ungkap Marcos Santos.
Menghadapi tim raksasa yang sedang berburu hattrick gelar juara liga tentu membutuhkan level konsentrasi ekstra. Lengah sedikit saja di GBLA, Persib tidak akan ragu memberikan hukuman fatal.
“Kami harus sangat fokus dan benar-benar siap. Para pemain juga sudah menyadari pentingnya pertandingan,” imbuhnya.
Tantangan paling mengerikan bagi Arema FC malam ini jelas adalah magis GBLA itu sendiri. Menyapu bersih 14 laga kandang dengan kemenangan bukan sekadar statistik biasa, itu adalah bukti keperkasaan absolut kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.
Kehebatan taktik kubu tuan rumah pun mendapat pengakuan langsung dari Marcos Santos. Dalam keterangannya ia memuji performa Persib yang luar biasa.
“Mereka bahkan belum pernah imbang di sini. Ini tim yang sangat kuat, dengan pelatih berpengalaman yang sudah memasuki musim ketiga dan berhasil meraih gelar bersama Persib. Tim ini sangat terorganisir,” ujar Santos.
Meski harus masuk ke dalam kandang macan dengan tekanan luar biasa dari Bobotoh, Arema FC menolak untuk ciut nyali. Singo Edan tidak terbang ke Bandung hanya untuk menjadi penonton rekor kemenangan ke-15 Persib. Santos telah menyusun racikan taktik matang, meramu pemain dengan kondisi fisik dan mental paling prima untuk mengeksekusi satu misi utama: mencuri poin dan merusak rekor sempurna tuan rumah.
“Agar bisa tampil baik dan mencoba memberi kejutan untuk Persib. Namun yang terpenting adalah memberikan yang terbaik untuk suporter kami, suporter Arema FC,” pungkasnya.

