Beranda blog Halaman 58

Cedera Ankle di Tengah Pertandingan, Fajar Alfian Sayangkan Peraturan Baru BWF

0

Taktik.id – Fajar Alfian menyayangkan peraturan media BWF terbaru. Ia harus kalah karena cedera ankle.

Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian kalah dari pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Woo Yok dengan skor 21-19, 14-21, dan 15-21.

Kekalahan Fajar/Rian ini terasa sangat dramatis dalam pertandingan BWF World Tour yang berlangsung di Hangzhou Olympic Sports Center Gymnasium, Hangzhou, China, Kamis (12/12/2024).

Bagaimana tidak Fajar Alfian pada pertandingan kemarin mengalami cedera pergelangan kaki kiri.

Cedera itu ia dapatkan saat akhir gimn pertama, dimana pasangan Indonesia berhasil meraih kemenangan.

Namun sayangnya karena adanya peraturan media terbaru dari BWF, yaitu tidak diperkenankan medical break.

Alhasil Fajar Alfian baru bisa mendapatkan pertolongan setelah gim pertama selesai. Hal ini tentu merugikan, karena performa tidak bisa maksimal.

Mengutip akun Instagram Badminton.ina, Fajar mengaku sangat menyayangkan peraturan baru tersebut.

“Untuk insiden cedera seperti saya ini harusnya bisa diberikan pertolongan pertama. Semoga aturan ini bisa ditinjau ulang,” katanya.

Sementara itu, pasangan ini berhasil mengamankan tempat di babak semifinal BWF World Tour 2024.Kepastian ini didapatkan Fajar/Rian setelah tuan rumah pasangan China He Ji Ting/Ren Xiang Yu mundur. (*)

Terungkap! Ini Alasan Paul Munster Tunjuk Ernando Jadi Kapten Persebaya

0

Taktik.id – Ernando Ari Sutaryadi menjadi kapten Persebaya. Paul Munster punya alasan tersendiri.

Laga Persebaya Surabaya vs Persik Kediri yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (11/12/2024) kemarin ada sesuatu yang berbeda.

Ban kapten yang sebelumnya dipakai Bruno Moreira, untuk sementara ganti pemilik karena absen.

Nah ban kapten di pertandingan kemarin dipakai Ernando Ari Sutaryadi. Kiper muda Bajul Ijo itu dipercaya Paul Munster sebagai pemimpin tim di lapangan.

Pelatih asal Irlandia Utara ini ternyata tidak asal tunjuk. Ia mengaku sudah memikirkan dengan mantap, Ernando menjadi kapten.

“Ernando pernah menjadi kapten musim lalu. Dia punya tanggung jawab dan sudaha berpengalaman,” ujarnya.

Selain itu ketenangan pemain kelahiran Semarang di bawah mistar gawang menjadi alasan berikutnya, Paul Munster memilihnya menjadi kapten.

“Semuanya juga mendukung. Dia pemain bagus dan berdampak baik untuk semua tim,” lanjutnya.

Kepercayaan Paul Munster ternyata dibayar tuntas oleh Ernando pada laga Persebaya vs Persik kemarin.

Ernando setidaknya berhasil mengantisipasi 29 tendangan dimana masing-masing terdiri dari 24 tendangan dan 5 tendangan langsung mengarah ke gawang.

Sebagaimana diketahui, Ernando sendiri dari lima pertandingan terakhir baru dua kali turun membela Persebaya.

Sebelumnya Andika Ramadhani yang menjadi kiper Persebaya. Penampilannya juga baik menjaga mistar gawang Bajul Ijo dari kebobolan. (*)

Kalah 1-4 Lawan Persebaya, Pelatih Persik Kediri Kecewa dengan Pemainnya

0

Taktik.id – Persik Kediri kalah telak 1-4 melawan Persebaya Surabaya. Marcelo Rospide kecewa dengan pemainnya.

Persik Kediri kalah telak 1-4 melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (11/12/2024).

Pelatih Marcelo Rospide mengaku kecewa dengan penampilan anak didiknya sore tadi, terlebih saat proses terjadinya gol kedua yang dicetak Francisco Rivera.

“Satu hal yang tidak bisa saya terima adalah bagaimana pemain kebobolan tiga gol dalam waktu sangat singkat,” keluhnya dalam konferensi pers.

Ia mengaku tiga gol yang tercipta di awal babak pertama membuat peluang Persik Kediri menyusul sulit.

“Kami sudah mencoba tidak boleh kebobolan tiga gol. Saya minta pemain bertanggung jawab,” lanjutnya.

Pelatih asal Brasil mengungkapkan kekalahan ini tidak boleh ada alasan, seperti tidak ada suporter yang datang ke stadion.

“Kami semua sudah paham dengan sistem liga. Pemain harus bertanggung jawab dan mencari solusi agar tidak terulang lagi,” jelasnya.

Selain itu proses terjadinya gol yang dicetak Francisco Rivera, menjadi kesalahan pemainnya.”Saya tidak mau menyalahkan siapa, Si A, Si B, dan Si C atau siapa,” bebernya.

Dengan kekalahan ini, Marcelo Rospide bertekad untuk memperbaiki kekurangan tim di laga selanjutnya.

Ia bakal melakukan evaluasi untuk laga kandang Persik Kediri, yaitu saat melawan Arema FC pada Senin (16/12/2024). (*)

Persebaya Libas Persik 4-1, Paul Munster Puji Pemain Setinggi Langit

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya berhasil melibas Persik Kediri 4-1. Paul Munster memuji pemainnya setinggi langit.

Persebaya Surabaya sukses mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara Liga 1 musim 2024/2025.

Kepastian itu didapatkan Bajul Ijo usai melibas Macan Putih 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), pekan ke-14 pada Rabu (11/12/2024).

Hasil ini tentu membuat Paul Munster happy. Pelatih asal Irlandia Utara ini memuji penampilan pemainnya setinggi langit.

Kunci kemenangan Bajul Ijo menurutnya adalah skema permainan yang berjalan apik, sesuai instruksinya.

“Kami mengawali permainan yang bagus. Kami melakukan serangan langsung karena di laga sebelumnya tidak seperti itu,” katanya dalam konferensi pers.

Rasa bahagia Paul Munster ini didasari hasil evaluasi laga sebelumnya. Persebaya di pekan ke-13 saat laga melawan Arema FC tidak seperti ini.

“Pada laga sebelumnya saya tidak happy di 15 menit awal dan sekarang setelah 3 menit kami mencetak gol, setelah itu dua gol lagi,” ungkapnya.

Nah dengan hasil tiga gol di awal babak pertama, ia mengaku Persebaya tampil lebih percaya diri.

Sementara itu, Kasim Botan pemain Persebaya yang hadir dalam konferensi pers sangat bahagia dengan gol perdananya.

“Ini gol perdana saya dan semoga bisa mencetak gol lagi,” tegasnya.

Pemain kelahiran Nusa Tenggara Timur ini juga puas dengan penampilan semua pemainnya.

“Terima kasih ke teman-teman karena sudah bekerja keras yang luar biasa, sehingga kami bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” lanjutnya.

Setelah laga melawan Persik Kediri. Bajul Ijo berencana langsung melakukan persiapan untuk laga selanjutnya melawan Semen Padang. (*)

Ze Valente Absen Bela Persik, Marcelo Rospide Tetap Pede Lawan Persebaya

0

Taktik.id – Ze Valente absen tidak bisa membela Persik Kediri. Marcelo Rospide tetap percaya diri melawan Persebaya.

Persik Kediri tiba di Surabaya untuk menantang Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 tidak bisa menurunkan skuad terbaik.

Salah satu pemain Macan Putih, Ze Valente tidak bisa diturunkan pada laga besok, Rabu (11/12/2024) melawan Persebaya di Stadion GBT.

Pemain asal Portugal itu absen karena akumulasi kartu kuning. Absennya Ze ternyata tidak membuat Marcelo Rospide risau.

Pelatih asal Brasil ini bahkan tetap percaya diri, Persik mampu menghadapi Persebaya dengan maksimal.

“Kami selalu melihat dari solusinya, bukan problem. Dalam setiap pertandingan sudah wajar ada pemain cedera dan terkena kartu,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (10/12/2024).

Nah maka dari itu, Marcelo Rospide langsung bertindak cepat dengan mencari pemain pengganti Ze Valente.

“Kami harus mencari solusinya dan mungkin ada pemain lain yang bisa (menggantikan, red),” lanjutnya.

Meskipun sudah mendapatkan solusi, bukan berarti Marcelo Rospide berleha-leha. Ia mengungkapkan laga melawan Persebaya tidak mudah.

“Semua tahu Persebaya merupakan tim yang kuat. Ini sudah dibuktikan dengan Persebaya berada di papan atas klasemen sementara,” ungkapnya.

Laga dua tim asal Jawa Timur ini berlangsung besok, mulai pukul 16.30 WIB. (*)

Persiapan Singkat, Paul Munster Yakin Persebaya Tampil 100 Persen Lawan Persik

0

Taktik.id – Meski persiapan singkat. Paul Munster tetap yakin Persebaya mampu tampil 100 persen melawan Persik.

Persebaya Surabaya besok, Rabu (11/12/2024) kembali menjalani pertandingan Liga 1 pekan ke-14 melawan Persik Kediri.

Bajul Ijo sendiri memiliki waktu yang cukup mepet menghadapi Macan Putih, mereka hanya memiliki waktu persiapan 4 hari setelah melawan Arema FC.

Alhasil Paul Munster melakukan persiapan yang juga sangat cepat untuk laga melawan Persik Kediri besok.

“Persiapan kami hanya cukup sedikit tapi kami tetap berharap bisa bermain bagus dan fokus untuk pertandingan besok,” katanya dalam konferensi pers yang berlangsung pada Selasa (10/12/2024).

Pelatih asal Irlandia Utara ini menambahkan, ketika latihan kemarin juga tidak banyak yang dilakukan.

Ia mengaku hanya memberikan sesi pemulihan fisik kepada pemainnya karena tensi Derbi Jatim yang menguras energi.

“Kami melakukan pemulihan sedikit demi sedikit agar mereka (pemain, red) bisa bersenang-senang. Baru setelah itu official training lalu bertanding,” jelasnya.

Sementara itu pemain Persebaya, Ardi Idrus dalam kesempatan yang sama menjelaskan sudah siap untuk laga besok.

“Tentunya kami sudah siap untuk pertandingan besok. Fisik dan mental juga sudah siap karena targetnya hanya satu, yaitu menang,” ungkapnya.

Duel tim sesama Jawa Timur ini berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) mulai pukul 16.30 WIB. (*)

Persik Kediri Bawa 22 Pemain Lawan Persebaya, Berikut Daftarnya

0

Taktik.id – Persik Kediri membawa kurang lebih 22 pemain untuk melawan Persebaya Surabaya, berikut daftarnya.

Persik Kediri bakal menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-14 kompetisi Liga 1 musim 2024/2025.

Macan Putih bakal bertandang ke markas Bajul Ijo pada Rabu (11/12/2024) besok, pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Untuk menghadapi Persebaya, pelatih Persik Marcelo Rospide membawa kurang lebih 22 pemain.

Berikut ini adalah daftar nama-nama pemain Persik Kediri yang dibawa ke Surabaya.

Kiper: Leonardo Navacchio, Husna Al Malik

Belakang: Nuri Fasya, Vava Mario Yagalo, Al Hambra Hehanusa, Kiko Cameiro, Brendon Lucas, Didik Wahyu, Yusuf Meilana, Dede Sapari

Tengah: Faris Aditama, Adi Eko Jayanto, Ahmad Agung, Bayu Otto, Rohit Chand, Ousmane Fane, Majed Osman, Riyatno Abiyoso, Rifky Ray

Depan: Hugo Samir, M Khanafi, Ramiro Fergonzi. (*)

Tampil Full Team, Persik Yakin Raih 3 Poin di Kandang Persebaya

0

Taktik.id – Persik Kediri bakal tampil full team. Mereka yakin mampu meraih tiga poin di kandang Persebaya.

Kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 telah masuk pekan ke-14 dimana mempertemukan Persebaya Surabaya vs Persik Kediri.

Keduanya bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Rabu (11/12/2024) pukul 15.30 WIB.

Pelatih Macan Putih, Marcelo Rospide yakin timnya mampu meraih 3 poin di kandang Bajul Ijo.

Keyakinan ini dikarenakan Persik Kediri dapat tampil full team.Pemain yang sebelumnya absen, saat lawan Persebaya sudah kembali lagi.

Nah salah satunya adalah Nury Fasya yang sudah bisa dimainkan lagi, setelah sebelumnya absen karena mendapat hukuman akumulasi kartu.

“Kami harus melihat hingga sesi latihan resmi nanti karena bagaimanapun selama Vava Mario yang mengisi bek kanan selama Nury absen juga bermain buruk,” kata Marcelo Rospide dikutip dari keterangan resmi klub.

Persik Kediri saat ini sedang dalam kondisi bagus, setelah mereka berhasil memetik kemenangan 1-0 melawan Madura United.

Momentum ini patut dijaga oleh Marcelo Rospide, jika ingin tetap bisa bersaing di papan tengah.

Meski begitu pelatih asal Brasil ini tetap mewaspadai Persebaya Surabaya. Di atas kertas calon lawannya ini lebih baik daripada timnya.

“Persebaya dihuni pemain berkualitas. Posisi di klasemen sementara sudah menunjukkan bagaimana kualitas mereka,” ungkapnya.

Namun Marcelo tetap optimistis dan yakin anak didiknya mampu mengimbangi permainan Flavio Silva dan kolega.

“Kami datang tetap dengan target untuk mencuri poin nantinya,” pungkas pelatih 53 tahun ini. (*)

Kesalahan Menit Akhir Buat Arema FC Kalah 2-3 Lawan Persebaya

0

Taktik.id – Arema FC gagal mencuri poin. Mereka kalah 2-3 melawan Persebaya, penyebabnya kesalahan menit akhir.

Arema FC menyerah di kandang Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi Liga 1 pekan ke-13, Sabtu (7/12/2024).

Singo Edan kalah 2-3 dalam laga bertajuk Derbi Jatim yang baru saja berakhir sore tadi.Usai laga, pelatih Arema FC Joel Cornelli mengakui kesalahan pemainnya menit akhir babak kedua membuat motivasi pemainnya runtuh.

Pemain Arema FC Anwar Rifai melanggar Malik Risaldi di kotak penalti menjelang akhir babak kedua.

Wasit Naufal Adya Fairuski langsung menunjuk kotak penalti usai melihat pelanggaran tersebut.

Flavio Silva yang menjadi algojo tidak menyia-nyiakannya. Dengan tenang ia mengeksekusi penalti.

“Kami menguasai bola dan ingin menang. Tapi sayangnya ada keputusan yang kurang tepat yang terjadi di dalam kotak penalti, sehingga kami langsung mendapat hukuman,” kata pelatih Arema FC Joel Cornelli.

Sementara itu dari segi permainan, pelatih asal Brasil itu menjelaskan Arema FC tampil apik.

“Kami terus mencoba mencetak gol di awal. Tapi kami malah kebobolan dua gol dan tim tidak menyerah,” katanya.

Benar saja di akhir babak pertama, Arema FC berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

“Di babak kedua pemain tampil bagus dan kami mencetak skor menjadi 2-2. Harusnya imbang pada pertandingan tadi,” lanjutnya.

M Iksan Lestaluhu pemain Arema FC meminta maaf kepada suporter karena belum bisa mendapatkan hasil baik.

Menurutnya di laga Derbi Jatim, semua pemain sudah bekerja keras dan penuh semangat untuk mencuri gol.

“Kami akan bekerja keras lagi di kandang dan minta maaf tidak bisa mendapatkan hasil yang baik,” katanya. (*)

Persebaya Unggul 3-2 Menit Akhir Lawan Arema FC, Uston: Perasaannya Plong

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya sukses memetik kemenangan 3-2 lawan Arema FC. Uston Nawawi mengaku plong dengan hasil tersebut.

Derbi Jawa Timur, Persebaya Surabaya vs Arema FC yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (7/12/2024) telah usai.

Laga yang berlangsung ketat sore tadi berhasil dimenangkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-2.

Kemenangan ini dicapai Bajul Ijo tidak mudah, mereka sempat unggul dua gol terlebih dahulu di babak pertama lewat gol dari Flavio Silva menit 17 dan Malik Risaldi menit ke-21.

Sayangnya keunggulan Persebaya ini gagal mereka manfaatkan dengan baik. Di penghujung babak pertama Arema FC berusaha membalasnya.

Upaya itu datang juga. Arema FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol bunuh diri Slavko Damjanovic menit ke-45.

Kemudian di babak kedua, Singo Edan kembali mencetak gol lewat penalti yang di cetak oleh Wiliam Moreira menit ke-84.

Skor 2-2 ini membuat pertandingan semakin seru dan berjalan ketat. Persebaya akhirnya berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 lewat gol penalti yang dicetak oleh Flavio Silva menit ke-90+6.

Usai laga, karetaker pelatih Persebaya Surabaya Uston Nawawi tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

Menurutnya gol penalti di penghujung babak kedua itu sudah dinantikan oleh segenap penggawa Bajul Ijo.

“Tentunya plong dan lega. Kami tadi tarik Rivera dan memasukkan Kasim karena memang butuh pemain kuat karena kami kehilangan satu pemain,” katanya.

Uston juga tidak banyak bicara ketika ditanya mengenai jalannya pertandingan melawan Arema FC sore tadi.

“Hanya satu kata, Alhamdulillah. Bersyukur karena perjuangan rekan-rekan pemain luar biasa dimana kami sudah unggul 2-0 akhirnya 2-2 hingga akhirnya 3-2,” lanjutnya.

Kemenangan ini menjadi modal baik Bajul Ijo untuk laga berikutnya melawan Persik Kediri. Dengan kemenangan ini menambah mental pemain. (*)