Beranda blog Halaman 38

Kerim Palic Jadi Pemain Asing Ke-4 yang Resmi Diperpanjang Madura United

0

Regulasi penambahan kuota pemain asing di musim 2024/2025 cukup berpengaruh pada kekuatan tim peserta Liga 1. Madura United sedang melakukan usaha untuk memperkuat klub di kompetisi mendatang dengan mempertahankan Kerim Palic.

Gelandang bertahan andalan Laskar Sape Kerab mendapat perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun. Gaya bermainnya yang kuat dan bisa memimpin lapangan tengah menjadi alasan Presiden Klub Madura United mempertahankannya.

“Status Kerim Palic tetap bertahan di Madura United, dia pemain yang kuat dan jenius. Penampilannya selama ini sangat memukau,” kata Achsanul Qosasi, Jumat (13/6).

Sebelumnya sudah ada tiga nama pemain asing yang diumumkan bertahan di pulau Madura yaitu, Pedro Monteiro, Iran Junior, dan Jordy Wehrmann. Status pesepak bola asal Bosnia menjadi pemain ke-18 yang masih bermain untuk Madura United pada musim 2025/2026.

Bergabung sejak pertengahan musim kemarin, dan langsung menjadi pemain kunci dilapangan tengah yang tak tergantikan hingga akhit kompetisi.

Qosasi mengungkapkan kegembiraan dari pemain berusia 28 tahun itu, bisa berseragam

“Ia ingin tinggal lebih lama di Madura. Kami kontrak 2 musim. Dia adalah salah satu pemain yang bermain dengan hati,” pungkasnya.

Total sudah ada empat pemain asing yang di pertahankan oleh Madura United. Untuk sisanya yaitu Youssef Ezzejjari, Miljan Skrbic, dan Bryan Angulo, dipastikan akan hengkang pada bursa tranfer kali ini.

Persebaya Surabaya Mengontrak Pemain Anyarnya Dengan Sistem Multiyears

0

Persebaya Surabaya sudah mulai mengumumkan beberapa pemain baru yang akan bergabung untuk musim 2025/2026. Pihak manajemen melakukan kontrak multiyears kepada setiap pemain barunya supaya tim ini semakin matang.

Membangun sebuah tim yang besar tidak bisa hanya dengan waktu yang singkat. Saat ini yang dilakukan Green Force adalah membangun tim ini dengan komposisi pemain yang tidak berubah-ubah.

Banyak tim lain yang sering melakukan perombakan dengan ttarget yang diberikan selama satu musim itu saja. Sedangkan Persebaya tidak! Mereka sedang mempersiapkan klub ini untuk musim mendatang.

Dilansir dari Jawa Pos, Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi juga menegaskan kalau pihaknya melakukan sistem kontrak multiyears kepada setiap pemain baru.

“Beberapa pemain yang kami siapkan untuk skuad musim depan, memang akan kami kontrak dengan multiyears,” tegasnya.

Sebab membangun chemistry dalam sebuah tim tidak cukup dengan hanya satu musim saja. Maka dari itu hal yang tidak baik untuk sebuah klub ketika sering terjadi bengkar pasang didalamnya, itulah yang ingin disampaikan oleh Candra.

“Karena dari sisi manajemen, kami tidak mau Persebaya terus melakukan bongkar pasang tim setiap tahunnya,” ungkap.

Kami kembali mengutip dari Jawa Pos, agen Gali Freitas mengakui jika pemainnya mau menerima kontrak jangka panjang. Hal itu juga disebabkan karena Persebaya terkenal tidak pernah memiliki masalah dalam membayar pemainnya.

“Gali Freitas memang dikontrak dua musim oleh Persebaya. Dia yakin (menerima kontrak jangka panjang) karena Persebaya punya keuangan yang sehat,” kata agen Gali.

Persik Kediri Coret 3 Pemain Untuk Musim Depan

0

Setelah resmi berpisah dengan Zee Valente, hari ini 12 Juni 2025, Persik Kediri kembali coret tiga pemainnya lagi demi tambah kekuatan baru di musim 2025/2026 mendatang.

Setelah mengumumkan Ze Valente, Brandon Lucas dan Didik Wahyu yang sudah tidak berseragam Persik, sekarang ada lagi Hamra Hehanusa, Geril Kapoh dan Majed Osman yang terkena evaluasi. Kabar itu sedikit mengejutkan lantaran Hamra dan Majed termasuk yang sering tampil di musim 2024/2025.

“Pemain datang dan pergi merupakan hal biasa di dalam dunia sepakbola. Manajemen dalam melakukan evaluasi tentu melihat banyak faktor selain kontribusi di lapangan hijau,” ungkap Syahid Nur Ichsan, selaku Manajer Persik Kediri, Kamis (12/6).

Tim berjuluk Macan Putih ini serius dalam mempersiapkan diri, dengan kluarnya beberapa nama tadi berarti mereka sudah memiliki rencana siapa-siapa saja penggantinya. Bahkan Persik ini sering mengorbitkan beberapa pemain lokal yang direkrut dari kasta kedua atau ketiga.

“Selain itu ada juga M Khanafi, pemain yang sebelumnya bermain di Liga 3 kemudian kita rekrut dan akhirnya semuanya tahu bagaimana dia sekarang mampu menjadi bagian tim serta memberikan kontribusi yang cukup baik,” imbuhnya.

Pada saat ini Persik masih belum berhenti dalam melakukan evaluasi. Jadi pemain yang akan meninggalkan Kota Kediri masih bisa bertambah lagi.

“Jika ada pemain yang keluar  tentu kedepannya pasti akan ada penggantinya, namun saat ini proses evaluasi masih berjalan sembari kita masih menunggu jadwal resmi untuk musim depan,” pungkasnya.

Beberapa pemain pilar sudah hengkang tentu saja hal itu membuat Persik harus segera menemukan penggantinya untuk melakoni kompetisi di musim depan.

22.283 Peserta Akan Memeriahkan Porprov IX 2025

0

Pekan Olahraga Provinsi sudah tinggal beberapa minggu lagi. Sudah banyak peserta yang terdaftar dan jumlah tahun ini akan menjadi yang terbesar selama penyelenggaraan event ini.

Bertambahnya kontingan yang ikut tentu akan semakin memeriahkan acara yang diselenggarakan di Malang Raya ini. Jika di perrinci edisi kali ini, jumlah pesertanya mencapai 22.283 orang yang terdiri atas 16.606 atlet, 4.495 ofisial, dan 1.182 ofisial kontingen.

Jika dilihat dari sudut pandang yang lain, peningkatan ini menunjukkan bahwa ada pemerataan pembinaan atlet pada setiap daerah dan itu semua berjalan dengan baik.

“Ternyata hampir seluruh cabor sudah memiliki atlet di daerah masing-masing. Tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di wilayah lain, meskipun tidak semua lengkap. Misalnya, satu daerah memiliki cabor A, sementara daerah lain memiliki cabor B. Ini menunjukkan partisipasi masyarakat dalam olahraga, khususnya olahraga prestasi, cukup baik,” kata ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil.

Nabil juga menambahkan jika ingin memaksimalkan potensi yang ada pada setiap daerah, maka seluruh cabang olahraga harus membentuk tim talent scouting. Imbasnya nanti akan mereka rasakan sendiri setelah ada atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Indonesia dan itu muncul dari Jawa Timur.

“Kami telah meminta seluruh cabor dan KONI daerah, termasuk KONI Jatim, untuk membentuk tim talent scouting guna memantau potensi yang ada. Jangan sampai ada atlet berbakat yang terlewatkan, padahal mereka bisa membawa harum nama Jawa Timur maupun Indonesia,” imbuhnya.

Beberapa kali memang atlet jebolan Porprov yang mampu bersinar diajang Pekan Olahrag Nasional (PON), tentu itu akan membanggakan daerahnya juga.

Belum Genap 1 Bulan, Eduardo Perez Akan Mengumpulkan Skuad Persebaya Untuk Anniversary Game

0

Skuad Persebaya Surabaya yang baru saja merasakan libur setelah pertandingan melawan Bali United 23 Mei 2025 lalu, harus bersiap kembali berkumpul untuk menjalani latihan.

Dilansir dari Jawa Pos Pelatih baru Persebaya akan melakoni laga debutnya dihadapan ribuan pendukung dalam pertandingan yang bertajuk anniversary game. Menurut informasi yang didapat rencananya laga itu akan berlangsung pada 28 Mei mendatang.

Tentunya sebelum tanggal itu para pemain harus dipanggil untuk melakukan latihan, apalagi setelah libur beberapa minggu pasti mempengaruhi kondisi fisik mereka. Banyak dari pemain memanfaatkan liburan mereka dengan bersantai dan bersitirahat setelah menjalani satu musim penuh yang cukup panjang.

Maka akan perlu latihan khusus sebelum Perez dapat memberikan materinya, skuad Green Force harus memulihkan kembali kondisi fisik dan stamina mereka. Tim kami melansir dari Jawa Pos kalau Persebaya akan melakukan latihan pada 20 Mei besok.

Lawan yang akan dihadapi di anniversary game adalah Persela Lamongan. Meskipun ini merupak tim promosi dari Liga 2 tapi pelatih yang menungganginya tidak main-main.

Sebelum melatih Persela pelatih ini dulunya jga ada dalam bagian Bajol Ijo. Aji Santoso, nama yang tidak asing bagi Bonek dan Bonita (suporter Persebaya), akan kembali menginjakkan kaki di Gelora Bung Tomo.

Alih-alih nerfes akan bertemu dengan sang mantan pelatih Persebaya, Perez justru tampak sangat antusias karena ingin segera melihat uforia dari suporter yang terkenal kebesarannya itu.

“Merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dengan keluarga Persebaya. Saya tahu kekuatan para suporter dan energi dari mereka yang tak tertandingi, kata Perez dikutip dari Jawa Pos.

Patut ditunggu penampilan perdana pelatih asal Spanyol ini kala mengomandoi skuad Green Force

Walikota Malang Siap Mensukseskan Porprov IX Jatim 2025

0

Menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025, Malang siap mensukseskan gelaran event yang di laksanakan KONI Jawa Timur.

Melalui Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan bahwa Kota Malang akan menjadi tuan rumah upacara pembukaan Porprov. Dari 40 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, hampir semua venue sudah siap pakai, hanya tinggal Stadion Gajayana yang masih terdapat sedikit renovasi.

Masyarakat Malang pun ikut andil dalam menyemarakkan ajang olahraga terbesar se-Jawa Timur. Walikota Malang mensosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakatnya agar turut terlibat demi kesuksesan acara ini.

“Terkait demam Porprov, Bapak Walikota telah mengedarkan surat edaran kepada seluruh lapisan masyarakat, sampai tingkat RT/RW, agar turut mempublikasikan Porprov. Ini sudah terlihat di berbagai kelurahan, dengan banyaknya umbul-umbul dan banner yang terpasang untuk menyukseskan acara,” ujar Baihaqi.

Dalam membantu kontingen selama kegiatan, Pemerintah Kota Malang membuat aplikasi Mbois sebagai sarana informasi baik itu akomodasi, pariwasata maupun hal yang lainnya. Terobosan ini bertujuan menarik para peserta agar kembali lagi ke Malang dengan mengajak keluarga mereka setelah acara ini selesai.

“Pastinya, jika kita memberikan kesan terbaik, mereka akan kembali lagi di kesempatan-kesempatan berikutnya,” pungkasnya.

Upacara pembukaan Porprov yang bertempat di Kota Malang ini akan digelar pada hari Sabtu, 28 Juni 2025, mendatang.

Tuan Rumah Sudah Siap, KONI Jatim Tinggal Mensosialisasikan Porprov IX Jatim 2025

0

Seluruh KONI kabupaten/kota peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025, menghadiri Delegation Registration Meeting (DRM) yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Kantor Disporapar, Kota Malang, Selasa, 10 Juni 2025.

Ketua umum KONI Jatim Muhammad Nabil menyempatkan meninjau kesiapan tuan rumah Malang Raya. Selain itu tempat pelaksanaan yang dibagi di tiga daerah yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, tentu membutuhkan sosialisasi agar terciptanya kelancaran event kali ini.

“Pertandingan-pertandingan pendahulu sudah terlaksana. Saya pikir kesiapan masing-masing daerah sudah cukup baik. Selanjutnya, kita akan melakukan audiensi dengan kepala daerah tuan rumah untuk mensosialisasikan pelaksanaan ini,” ungkap Nabil.

Kota Malang patut mendapat apresiasi lantaran keseriusannya dalam Porprov IX Jatim kali ini. Kepala daerah dan seluruh perangkatnya turun langsung bukan hanya untuk memastikan fasilitasnya tapi juga kelayakan sarana dan prasarana yang ada.

Nabil juga menekankan jika ada pencapaian yang baik pada Porprov IX Jatim ini maka hasilnya juga akan kembali untuk Jawa Timur sendiri. Munculnya prestasi hingga tingkat nasional akan menunjukan keberhasilan penyelenggaraan event ini.

“Saya sampaikan bahwa filosofi Porprov adalah ‘dari Jatim untuk Jatim’. Apa yang diberikan untuk Jawa Timur? Yakni sukses penyelenggaraan dan prestasi. Dari ajang ini, diharapkan lahir prestasi yang dapat dibawa ke tingkat nasional maupun internasional,” terangnya.

Porprov merupakan temlat terlahirnya atlet-atlet berprestasi yang nantinya bisa naik ke jenjang Nasional, oleh sebab itu Nabil ingin agar setiap KONI daerah membangun pengembangan talenta bagi para atletnya.

“Untuk itu, saya tekankan agar setiap cabang olahraga, bahkan KONI daerah, memiliki tim talent scouting untuk mengidentifikasi dan memproyeksikan atlet-atlet potensial ke depan,” tegasnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini kepesertaan Porprov mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Total terdapat 22.283 orang yang terlibat, terdiri atas 16.606 atlet, 4.495 ofisial, dan 1.182 ofisial kontingen.

Suporter Persebaya Tempati Posisi Ketiga Penonton Terbanyak Sepanjang Musim 2024/2025

0

Liga 1 musim 2024/2025 bisa dibilang merupakan pencapaian yang bagus bagi Persebaya Surabaya. Selain menjadi tim yang berhasil lolos di kompetisi ASEAN, suporternya pun meraih jumlah penonton terbanyak ketiga sepanjang musim kemarin.

Bonek dan Bonita sebutan pendukung setia Persebaya itu patut bangga lantaran mereka meraih kapasitas penonton kandang sebanyak 250.386 dari 17 kali laga kandang. Pencapaian itu hanya kalah dari dua klub besar Persija Jakarta dan Persib Bandung yang sama-sama memiliki basis suporter yang militan.

Jumlah ini sangat jauh lebih besar jika dibandingkan dengan musim sebelumnya yang selama satu musim hanya mendapat 151.617 penonton. Lonjakan animo suporter yang ingin menyaksikan secara langsung di Stadion Gelora Bung Tomo, menurut Ketua Panpel Persebaya ditengarai karena semakin banyak suporter yang berbondong-bondong datang membawa sanak keluarga mereka.

“Saya rasa, salah satu faktor utamanya adalah semakin banyak teman-teman dari kalangan keluarga yang menonton langsung ke stadion,” kata Ketua Panpel Persebaya Ram Surahman kepada Jawa Pos.

Perlu diketahui rekor terbanyak kehadiran penonton yang hadir di Stadion adalah saat Persebaya menjamu Arema FC pada 7 Desember 2024, dengan jumlah 25.000 penonton atau memenuhi kapasitas yang tersedia.

Selain itu tribun keluarga juga menjadi penyumbang penonton yang besar pada pertandingan lainnya. Panpel Persebaya sangat serius dalam memberikan kenyaman untuk para pendukungnya yang hadir di Stadion dengan membuat gate 1 sebagai tempat khusus para keluarga yang ingin membawa anak-anaknya.

“Bahkan, kalau dilihat-lihat sekarang di tribun semakin banyak anak-anak. Meskipun itu bukan di tribun keluarga. Jujur, penonton dari kalangan keluarga itu bisa menyumbang 50 persen dari total penjualan tiket,” terangnya.

Tidak puas sampai disitu pria asal Gresik itu juga ingin meningkatkan kenyamanan dan memberikan ide-ide baru supaya Persebaya menjadi tim yang ramah untuk kalangan keluarga yang ingin menyaksikan secara langsung di Stadion.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana kami bisa lebih baik lagi untuk membuat nyaman suporter. Kami akan terus melakukan terobosan agar semua keluarga makin nyaman nonton di stadion,” pungkasnya.

Persebaya hanya terpaut sedikit dari Persib yang memilik jumlah penonton 250.570 yang berada di posisi kedua. Diperingkat pertama ada Persija dengan total kehadiran sebanyak 262.034 penonton.

Pertandingan Hapkido Menjadi Awal dari Dimulainya Porprov IX Jawa Timur 2025

Hari ini tepatnya pada Senin, 9 Juni 2025, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, M. Nabil, secara resmi membuka pertandingan Hapkido pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025 di Malang Raya.

Pertandingan perdana Porprov Jatim 2025 ini berlangsung di GOR Kanjuruhan, kabupaten Malang. Cabang olahraga Hapkido memulai pertandingan lebih awal dari jadwal yang sebenarnya dimulai 28 Juni hingga 5 Juli mendatang.

Hapkido terpaksa harus memulai dua minggu lebih awal karena pada saat bersamaan jadwal Porprov ini bertabrakan dengan Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Majunya jadwal ini sebenarnya juga dapat mengurangi beban kedepan dalam penggunaan tempat agar tidak bertabrakan dengan kegiatan cabor yang lain.

Nabil menjelaskan alasan lain Hapkido dimulai pada minggu ini adalah untuk mengatur waktu dan percepatan terkait tempat dan sebagainya.


“Itu soal pengaturan waktu, kemudian ada percepatan-percepatan terkait tempat dan sebagainya. Saat ini memang ada percepatan untuk mengurangi beban pelaksanaan ke depan serta menghindari benturan dengan kegiatan cabor lain juga,” jelas Ketua KONI Jatim tersebut.


Nabil juga kembali mengingatkan jika Porprov IX Jatim 2025 ini menjadi wadah bagi para atlet untuk mengukir prestasi. Bahkan dari data yang ada tidak sedikit para peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional sebagian besar merupakan atlet-atlet yang berasal dari lulusan Porprov.


Jadi dirinya berharap agar semua atlet memiliki optimisme yang tinggi jika mereka tampil bagus juga akan ada jenjang yang berkelanjutan tidak berhenti sampai disini saja.


“Porprov ini adalah tempat bagi semua atlet untuk mengekspresikan prestasi. Jika tampil bagus, ada jenjang berikutnya untuk bergabung dengan Puslatda Jatim dan ikut PON, lalu ke tingkat nasional. Semua harus memiliki optimisme dalam bertanding, bahwa ketika hari ini meraih prestasi, itu bukan akhir dari segalanya. Saya berharap ada prestasi luar biasa dalam Porprov kali ini,” terangnya.


Tidak lupa Nabil juga menginginkan jika ajang Porprov kali ini bisa memunculkan atlet terbaik dengan prestasi tertinggi.

Persebaya Lepas 10 Pemainnya dan Baru 3 Pemain Masuk?

0

Hanya butuh waktu satu hari Persebaya Surabaya bisa mengejutkan penikmat sepakbola Tanah Air. Hari Selasa (3/6) mereka memberikan informasi transfer pemain secara bertubi-tubi dari 10 pemainnya yang dilepas dan hanya mengumumkan 3 pemain barunya.

Gebrakan yang dilakukan ini terbilang perubahan cukup drastis yang dialami oleh Persebaya. Ada beberapa pemain inti yang sebelumnya selalu menjadi starter eleven tapi ternyata tidak berlanjut untuk musim depan.

Nama-nama yang pergi disampaikan melalui akun instagram resmi milik Persebaya @officialpersebaya pada Selasa (3/6) sore. Berikut daftar pemain yang tidak hengkang dari Kota Pahlawan:

  1. Mohammed Rashid
  2. Slavko Damjanovic
  3. Gilson Costa
  4. Muhammad Hidayat
  5. Andre Oktaviansyah
  6. Ardi Idrus
  7. Kasik Botan
  8. Muhammad Riski
  9. Riswan Lauhin
  10. Aditya Arya Nugraha

Dua pemain asing Rashi dan Slavko terbilang menjadi bagian dari pilar utama Green Force di musim lalu. Tapi itu semua memang sudah melalui tahap evaluasi manajemem.

Manajemen menegaskan keputusan ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh tim pelatih baru terhadap performa skuad musim lalu.

“Tim pelatih sudah intens mengevaluasi dan menyusun skuad sejak beberapa pekan lalu,” ujar Media Officer Persebaya Jonathan Yohvinno kepada awak media Selasa (3/6).

Selain merilis 10 pemainnya yang angkat koper dari Surabaya, Persebaya juga secara resmi memperkenalkan rekrutan baru mereka untuk mempersiapkan kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.

Mereka adalah Risto Mitrevski, Koko Ari, dan Gali Freitas. Secara posisi Risto direkrut untuk mengantikan posisi Slovko di bek tengah. Masih dilini belakang Koko Ari yang sudah pernah berseragam Hijau akan mengisi kekosongan yang ditinggal Ardi Idrus di sektor bek sayap.

Nama ketiga Gali Freitas, pemain yang sebelumnya membela PSIS Semarang ini akan menambah amunisi di lini depan Bajol Ijo. Pemain Timnas Timor Leste ini diharapkan memberikan daya gedor tambahan di sektor sayap.