Beranda blog Halaman 35

Persebaya Future Lab Gelar Workshop Kepelatihan Libatkan Coach Eduardo Perez

0

Persebaya Future Lab terus menata pembinaan usia dini dengan lebih serius. Klub kebanggaan Arek-arek Suroboyo ini menggelar workshop kepelatihan yang melibatkan pelatih-pelatih klub internal. Tak tanggung-tanggung, pelatih kepala Persebaya, Eduardo Perez, turut hadir menyampaikan materi langsung kepada para peserta.

Sebanyak 62 pelatih mengikuti workshop ini dan terbagi menjadi empat sesi. Sesi pertama diisi dengan observasi langsung latihan tim utama Persebaya di Lapangan C Gelora Bung Tomo. Setelah itu, peserta mengikuti kelas materi bertajuk Wani Football yang disampaikan oleh Kepala Future Lab, Ganesha Putera.

Dilanjutkan dengan sesi ketiga, Eduardo Perez membagikan pandangan dan metode kepelatihan yang diterapkannya di tim utama. Sesi terakhir ditutup dengan observasi latihan Persebaya Future Lab yang menjadi bagian penting dari proses pembinaan usia muda.

“Agendanya ini diikuti oleh para pelatih kepala dari U-14, U-16, dan U-18 klub internal Persebaya. Ada juga pelatih-pelatih muda. Kita mulai dari pagi, pertama observasi latihan tim utama, lalu kelas materi Future Lab dan Coach Edu, kemudian ditutup observasi latihan Future Lab,” terang Ganesha.

Workshop ini menjadi langkah awal Persebaya membangun sinergi pembinaan dari level paling dasar di klub internal hingga tim utama.

“Kita ingin semua elemen bekerja dalam satu garis lurus. Satu visi, satu misi, dan satu metodologi yang sama. Lewat konsep Wani Football ini, harapannya pemain-pemain hasil pembinaan kita bisa tembus ke level tertinggi sepak bola,” jelasnya.

Wani Football bukan sekadar kurikulum, tetapi sebuah filosofi pembinaan. Mulai dari bagaimana pemain berlatih, bersikap, hingga bagaimana pelatih membimbing secara berjenjang.

“Dengan proses yang seragam dari bawah sampai atas, kita ingin mencetak pemain yang bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga punya mental dan karakter yang siap bersaing di level profesional, bahkan internasional,” pungkasnya.

Persebaya Future Lab Uji Kurikulum Wani Football

0

Surabaya – Future Heroes Sasar 20 Klub InternalPersebaya Future Lab mulai mengaktifkan program baru bertajuk Persebaya Future Heroes. Lewat program ini, tim pelatih dari Future Lab akan menyambangi 20 klub internal Persebaya untuk menjalankan simulasi metode pembinaan terbaru, Wani Football.

El Faza menjadi tim internal pertama yang mendapat kunjungan Kepala Persebaya Future Lab Ganesha Putera, di Lapangan Ketintang Selasa (25/6) sore, ratusan anak dari usia 9 tahun hingga 12 tahun mendapat giliran materi dari Ganesha.

“Ini bagian dari program baru Future Lab. Namanya Persebaya Future Heroes. Kita akan berkunjung ke 20 klub. Agenda utamanya adalah simulasi dari Wani Football, draft kurikulum pembinaan usia mudanya Persebaya,” ujar Ganesha.

Wani Football merupakan pengembangan pemain muda Persebaya yang dirancang untuk memperkuat fondasi teknik, taktik, dan karakter sejak usia dini. Dalam tahap awal ini, program difokuskan pada kelompok usia 12 tahun (kelahiran 2011).

“Mereka akan mendapat elite training satu kali per pekan. Itu langsung di bawah pantauan tim pelatih dari Future Lab,” jelasnya.

Selain pelatihan untuk pemain, Future Heroes juga menyasar pelatih-pelatih muda dari klub internal. Mereka akan mendapatkan pendidikan berkala demi menyamakan standar kepelatihan dan metode latihan.

Tidak hanya berhenti di pelatihan lokal, Future Heroes juga menyiapkan jalur akselerasi ke level internasional.

“Tahun pertama ini, targetnya pemain terbaik akan kita kirim untuk magang di salah satu akademi di Eropa,” tegas Ganesha.

Dengan sistem berjenjang dan terstruktur ini, Persebaya Future lab berharap regenerasi pemain lokal bisa lebih terarah. Sekaligus membuka peluang bagi bibit internal untuk berkembang ke level tertinggi bersama Green Force.

Tampil Gemilang, Karateka Kabupaten Kediri Berhasil Sabet 4 Medali di Porprov Jatim IX 2025

0

Malang – Kabupaten Kediri dibuat bangga oleh penampilan dari Cabang Olahraga (Cabor) Karate di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Bagaimana tidak bangga? Dihari pertama cabor ini dipertandingkan mereka langsung tancap gas dengan menyabet empat medali.

Prestasi gemilang ini berhasil menyamai pencapaian pada saat Porprov dua tahun yang lalu berlangsung di Sidoarjo. Tidak perlu waktu lama, para atlet langsung unjuk gigi pada pertarungan yang di gelar di Graha Polinema, Kota Malang, Kamis (3/7).

Empat medali yang dibawah pulang yaitu, satu medali emas, satu medali perak dan dua medali perunggu. Berikut rincian nama-nama atlet yang mengahrumkan Kabupaten Kediri lewat cabor Karate.

Medali emas sukses dipersembahkan Dewangga Haikal yang turun di nomor Kumite -55Kg Putra. Dia berhasil mengalahkan atlet Kabupaten Jombang, Ahmad Fardani Ubaidillah.

Sementara itu, karateka Harley Prasetyo Putro harus puas meraih medali perak lantaran takluk dari Prayoga Dwi Cahyono asal Kabupaten Pamekasan pada final nomor Kumite -55Kg Putra.

Sedangkan dua medali perunggu diraih Muhammad Rakhansa Dewa Delvano (Kumite -84Kg Putra) dan Agsell Chandra Putra Prasetya (Kata Perorangan Putra).

“Untuk hari pertama ini dengan capaian itu sudah sesuai harapan. Besok (4/7/2025), masih ada empat karateka lagi yang bertanding. Mudah-mudahan target dua medali emas dari KONI Kabupaten Kediri bisa terpenuhi,” ungkap Agung Triwahyudi, Ketua FORKI Kabupaten Kediri.

Masih menyisahkan dua medali emas dari target yang sudah diberikan, tapi baginya hasil ini sudah luar biasa dimana mereka masih berpeluang untuk bisa menambah pundi-pundi medali.

“Memang hasil ini menyamai capaian pada Porprov 2023, belum bisa dibilang ada peningkatan. Tetapi, saya puas dengan kerja keras para atlet. Semoga ada kejutan besok, mudah-mudahan dari empat atlet bawa medali semua,” pungkasnya.

Aeromodelling Kembali Sumbangkan 2 Emas untuk Kabupaten Kediri di Porprov Jatim IX 2025

0

Malang – Prestasi gemilang kembali ditunjukkan Cabang Olahraga (Cabor) Aeromodelling bumi panjalu setelah menggaet dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur IX 2025 untuk Kabupaten Kediri.

Rasa syukur tentunya mengiringi keberhasilan ini, para atlet yang sudah berjuang juga membanggakan Kabupaten Kediri. Dua emas ini disumbang oleh Maylinda Fitri Aqmalliah nomor pertandingan F1H Putri dan M. Aditya Deni Fachreza nomor pertandingan OHLG Putra.

Kedua atlet ini telah memberikan penampilan yang memukau dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di ajang dua tahunan tersebut. Tak lupa Ketua KONI Kabupaten kediri mengucapk rasa terimakasih atas jerih payah para talenta muda ini.

“Alhamdulillah kami sangat bangga perolehan dua medali emas dari Cabor Aeromodelling. Terima kasih atas kerja keras dan perjuangannya,” kata Hakim Rahmadsyah Parnata.

Hakim menanggapi dengan optimis jika Kabupaten Kediri mampu bersaing dengan kontingan lainnya, ini dibuktikan dengan perolehan medali yang sudah dikantongi sampai saat ini.

“Tentu hal ini adalah bukti nyata atlet kita cabor aeromodelling mampu bersaing dengan tantangan fisik maupun mental yang sangat tinggi,” ucapnya.

Bertambahnya medali ini semakin memperkuat posisi Kabupaten Kediri di klasemen Porprov Jatim IX 2025. Harapannya cabor yang lain juga termotivasi untuk meraih target untuk menambah poin dan menutup acara ini dengan hasil terbaik.

Felipe Americo, Pelatih Kiper Asal Brasil yang Lancar Bahasa Indonesia

0

Surabaya – Fasih berbahasa Indonesia. Itulah yang langsung mencuri perhatian dari sosok pelatih kiper Persebaya, Felipe Americo Martins Goncalves, saat sesi latihan Green Force. Meski berasal dari Brasil, pelatih berusia 42 tahun itu tak membutuhkan penerjemah untuk memberi instruksi. Lancar, jelas, dan langsung dipahami para pemain.

Felipe lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada 5 Juli 1982. Ia memulai karier kepelatihan di negara asalnya bersama tim muda Botafogo, salah satu klub besar Negeri Samba. Pengalaman internasionalnya dimulai pada 2017, ketika ia menerima tawaran dari Barito Putera untuk menjadi pelatih kiper di Liga 1 Indonesia.

Sejak saat itu, namanya tak asing lagi di kancah sepak bola nasional. Setelah dari Barito, Felipe sempat menjadi bagian dari Arema FC dan Rans FC, serta terakhir membela Persita Tangerang di musim 2023/2024.

“Sebagai pelatih kiper, detail sangat penting. Bahasa yang jelas dan dimengerti pemain jadi faktor besar. Itulah kenapa saya belajar bahasa Indonesia sejak pertama kali datang,” ujar Felipe.

Kemampuannya berbahasa Indonesia bukan tanpa alasan. Sejak tahun 2017, Coach Felipe telah malang melingtang di Liga Indonesia. Dengan yang mendukung, ia langsung membaur serta dukungan dari sang istri mempercepat kemampuannya beradaptasi secara bahasa.

“Dari 2017 di sini saya belajar sedikit-sedikit jadi bisa. Saya belajar otodidak. Saya coba terus karena takut ada yang salah kan. Istri dari Malang, jadi semakin memperkaya juga bahasanya,” imbuhnya.

Kemampuan komunikasi yang baik tersebut membuat para penjaga gawang Persebaya, seperti Andhika Ramadhani, cepat beradaptasi dengan metode latihan yang ia bawa. Latihan terasa lebih hidup dan efektif karena instruksi langsung bisa dipahami tanpa jeda.

“Sebelumnya memang saya sering melihat bagaimana beliau melatih dan komunikasi antar pemain, Alhamdulillah kita sebagai kiper bisa menyerap materi dengan cepat apa yang di sampaikan oleh Caoch Felipe,” tandas Andhika.

Pemain Persebaya Jalani Tes Fisik Gunakan InBody

0

Surabaya – Hari kedua latihan Persebaya dimanfaatkan tim pelatih untuk memeriksa kondisi fisik pemain. Seluruh penggawa Green Force menjalani tes menggunakan alat InBody di salah satu pusat kebugaran di Surabaya, Selasa (24/6) pagi.

Tes ini berfungsi untuk mengukur komposisi tubuh pemain secara menyeluruh. Mulai dari berat badan, kadar lemak, massa otot, hingga keseimbangan cairan tubuh. Data tersebut akan menjadi landasan utama tim pelatih fisik dalam menyusun program latihan ke depan.

“Sebagai pemain profesional, kita harus mengetahui sejauh mana tingkat kebugaran tubuh kita,” ujar pelatih fisik Persebaya, Shin Sang-Gyu.

Pelatih asal Korea Selatan itu menjelaskan, pemeriksaan menggunakan InBody akan dilakukan secara rutin setiap dua pekan. Tujuannya agar perkembangan fisik pemain dapat terpantau secara berkala. Apalagi, para pemain baru saja melewati masa libur kompetisi Liga 1 2024/2025.

“Dengan data ini, kami bisa menyusun latihan mandiri untuk masing-masing pemain di luar sesi latihan bersama. Karena sebagai pemain profesional, lemak tubuh di atas 50 persen itu tidak masuk akal,” tegasnya.

Coach Shin juga menyoroti rendahnya kesadaran sebagian pemain terhadap pentingnya menjaga komposisi tubuh. “Masih banyak yang menganggap sepele soal kadar lemak. Padahal ini sangat berpengaruh terhadap performa di lapangan,” imbuhnya.

Usai menjalani tes, Dejan Tumbas dkk melanjutkan program mobility dan core exercise selama satu jam. Sore harinya, mereka kembali turun ke Lapangan C Gelora Bung Tomo untuk sesi latihan kedua.

Aeromodelling Tambah Medali Emas Bagi Kabupaten Kediri di Porprov Jatim IX 2025

0

Malang – Kabupaten Kediri mendapat tambahan medali emas dari Cabang Olahraga (Cabor) Aeromodelling. Ini emas yang ke 12 pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025.

Cabor Aromodelling berhasil naik podium pada pertandingan yang digelar di Desa Glanggang Kecamatan Pakis Kabupaten Malang pada Minggu (29/6) kemarin.

Ketua KONI Kabupaten Kediri melihat perjuangan yang luar biasa dari atletnya yang sudah bekerja keras. Mohammad Aditya Deni Fachreza di nomor penerbangan bebas (freeflight) F-1A putra, merupakan nama atlet yang berhasil membanggakan Kabupaten Kediri.

“Medali kita dapatkan ini sebagai bentuk kerja keras dan usaha. Ini adalah bukti nyata atlet kita cabor aeromodelling bisa bersaing di dengan tantangan fisik maupun mental yang sangat tinggi,” terang Hakim Rahmadsyah Parnata.

Peraih medali emas cabor Aeromodelling mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari Hakim. Tambahan ini juga membawa Kabupaten Kediri ke posisi atas klasemen raihan medali Porprov Jatim IX 2025.

“Kami sangat apresiasi atas perjuangan dan pencapaiannya menyumbang medali di event Porprov Jatim IX 2025,” ujarnya.

Terakhir ia mengakhirinya dengan memberikan semangat kepada para atlet yang sedang berjuang supaya dapat meraih prestasi untuk Kabupaten Kediri.

“Selamat berjuang semoga berjalan dengan lancar dan sukses serta bawa pulang medali ke Kabupaten Kediri,” pungkasnya.

Dua Medali Lagi Diperolah Kabupaten Kediri Lewat Cabor Triathlon Pada Porprov Jatim IX 2025

0

Malang – Kabupaten Kediri mendapat dua medali lagi dari Cabang Olahraga (Cabor) Triathlon di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Ini berhasil diiperoleh pada pertandingan yang digelar pada Sabtu (28/6).

Nama-nama atlet yang berhasil mengharumkan Kabupaten Kediri adalah Fajar Dani Prastian di kelas Aquathlon Single Putra dan Fadlila.C serta Wahyu. R kelas Aquathlon Beregu Putri. Keduanya menyumbangkan medali perunggu sekaligus membuktikan jika cabor Triathlon juga bisa bersaing pada acara dua tahunan ini.

Tentu apresiasi setinggi-tingginya diberikan dari Pemkan Kabupaten Kediri, melalui ketua KONI Kabupaten Kediri, pujian itu disampaikan.

“Ini adalah bukti nyata atlet kita cabor Triathlon bisa bersaing di dengan tantangan fisik maupun mental yang sangat tinggi,” kata Hakim Rahmadsyah Parnata.

Ini menambah perolehan medali menjadi, 12 medali perunggu dan menunjukkan bahwa Kabupaten kediri masih mampu bersaing. Porprov Jatim IX 2025 masih menyisahkan beberapa hari lagi dan masih memungkinkan mereka untuk mendapatkan medali lagi di cabor yang lainnya.

Hakim kembali menyebut, raihan ini harus menjadi motivasi untuk atlet yang lainnya agar berjuang lebih keras lagi. Ia juga berpesan agar mereka fokus pada setiap pertandingan supaya mendapat hasil yang sudah ditargetkan.

“Prestasi ini dapat menjadi motivasi dan semangat untuk atlet berbagai cabang olahraga Kabupaten Kediri agar bisa berjuang semaksimal mungkin untuk meraih hasil terbaik di Porprov IX Jatim 2025,” pungkasnya.

Kabupaten Kediri Dapat Tambahan Medali di Porprov Jatim IX dari Cabor Kurash dan Cricket

0

Malang – Kabupaten Kediri mendapat tambahan dua medali di Pekan Olahraga Provonsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Kali ini cabang olahraga (Cabor) Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) dan Cricket yang berhasil naik podium.

Mereka adalah Rafi Satya Wijaya di kelas 73 kilogram putra dan atlet cricket beregu kelas T10 Putri yang sama-sama memperoleh perunggu. Ketua KONI Kabupaten Kediri mengucap rasa syukur atas pencapaian para atlet yang sudah bekerja keras.

“Raihan dua medali perunggu dari cabor kurash dan cricket ini patut kita syukuri. Para atlet kita sudah berjuang keras semaksimal mungkin,” kata Hakim Rahmadsyah Parnata, Jum’at (27/6).

Masih ada cukup banyak Cabor yang belum dipertandingkan di event olahraga terbesar se-Jatim, ini membuka peluang bagi kontingen Kabupaten Kediri untuk menambah pundi-pundi medalinya.

Hakim juga menyebut bahwa masih ada cabor lain yang sudah ditarget untuk mendapat medali. Jadi dirinya berharap agar hal ini bisa meningkatkan semangat dan memotivasi atlet-atlet lainnya yang akan bertanding.

“Saya harap semoga prestasi cabor yang lain segera menyusul sesuai dengan targetnya masing-masing,” imbuhnya.

Porprov Jatim IX 2025 akan resmi dibuka pada Sabtu (28/6) besok, dan Kabupaten kediri sudah mengantongi sebanyak 11 medali emas, 10 medali perak, dan 10 medali perunggu.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambut Kedatangan Kirab Api Porprov Jatim IX 2025 di Kota Malang

0

Malang – Kirab api obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timut IX 2025 sudah sampai di Kota Malang, Jum’at (27/6). Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Ali Mutohirin memberikan sambutan yang begitu antusias.

Pada saat di Terminal Landungsari, terdapat prosesi serah terima dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Nurochman dan Heli Suyanto, dan dimeriahkan dengan acara pertunjukan kesenian bantengan, khas Malang Raya.

Kirab api obor Porprov Jatim IX ini sempat singgah di beberapa kecamatan sebelum nantinya diinapkan dahulu di balai Kota Malang.

“Nanti api akan singgah di Kantor Kodim, lalu dibawa oleh dua pelari legenda Kota Malang. Saya bersama Mas Wakil Wali Kota akan menyambut di Balai Kota malam ini,” ujar Wahyu Hidayat.

Beberapa Kecamatan yang akan dilalui diantaranya Lowokwaru, Blimbing, Kedungkandang, Sukun, dan Klojen. Kirab juga akan diiringi oleh maskot resmi Porprov Jatim IX, Cak Beki, serta maskot Kota Malang, Sima.

Wali Kota Malang juga sudah menyiapkan rangkaian acara demi menyemarakkan penyambutan api obor Porprov. Rombongan kirab juga turut dimeriahkan oleh komunitas Malang Willys Club dan duta wisata Kota Malang.

“Tentu kami berharap Malang Raya sebagai tuan rumah dapat menyukseskan Porprov ini, baik dalam penyelenggaraan, prestasi, ekonomi, maupun administrasi,” pungkasnya.