Surabaya – Hari kedua latihan Persebaya dimanfaatkan tim pelatih untuk memeriksa kondisi fisik pemain. Seluruh penggawa Green Force menjalani tes menggunakan alat InBody di salah satu pusat kebugaran di Surabaya, Selasa (24/6) pagi.
Tes ini berfungsi untuk mengukur komposisi tubuh pemain secara menyeluruh. Mulai dari berat badan, kadar lemak, massa otot, hingga keseimbangan cairan tubuh. Data tersebut akan menjadi landasan utama tim pelatih fisik dalam menyusun program latihan ke depan.
“Sebagai pemain profesional, kita harus mengetahui sejauh mana tingkat kebugaran tubuh kita,” ujar pelatih fisik Persebaya, Shin Sang-Gyu.
Pelatih asal Korea Selatan itu menjelaskan, pemeriksaan menggunakan InBody akan dilakukan secara rutin setiap dua pekan. Tujuannya agar perkembangan fisik pemain dapat terpantau secara berkala. Apalagi, para pemain baru saja melewati masa libur kompetisi Liga 1 2024/2025.
“Dengan data ini, kami bisa menyusun latihan mandiri untuk masing-masing pemain di luar sesi latihan bersama. Karena sebagai pemain profesional, lemak tubuh di atas 50 persen itu tidak masuk akal,” tegasnya.
Coach Shin juga menyoroti rendahnya kesadaran sebagian pemain terhadap pentingnya menjaga komposisi tubuh. “Masih banyak yang menganggap sepele soal kadar lemak. Padahal ini sangat berpengaruh terhadap performa di lapangan,” imbuhnya.
Usai menjalani tes, Dejan Tumbas dkk melanjutkan program mobility dan core exercise selama satu jam. Sore harinya, mereka kembali turun ke Lapangan C Gelora Bung Tomo untuk sesi latihan kedua.

