Beranda blog Halaman 28

Hujan di Kanjurahan Bawa Kemenangan Arema FC Atas Persik

0

Taktik.id – Arema FC terhindar dari kekalahan saat menjamu Persik Kediri pada Minggu (11/1/26) di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hujan yang turun di penghujung laga berbarengan dengan hadirnya dua gol kemenangan.

Kedua tim bermain cukup hati – hati pada babak pertama, tidak ada banyak peluang yang di ciptakan dari Arema FC maupun Persik.

Setelah jeda turun minum Persik langsung melakukan pergantian, Muhammad Supriadi masuk dan menjadi pembeda. Singo Edan tidak bisa mengembangkan permainan, tercatat mereka kalah telak dalam penguasaan bola 36 banding 64 persen.

Pada menit ke-80′ Lucas Frigeri kiper Arema FC harus memungut bola dari gawangnya setelah Supriadi berhasil menciptakan gol pertama.

Saat memasuki masa injury time, hujan mulai turun di Stadion Kanjuruhan. Itu seperti membawa angin segar kepada Arema FC dengan berhasil menceploskan dua gol di menit 90+5′ dan 90+8′.

Marcos Santos mengapresiasi kegigihan dan kerja keras para pemainnya yang tidak menyerah sampai peluit akhir dibunyikan. Selain itu Aremania yang datang langsung di Kanjuruhan tak luput dari perhatian pelatih Arema FC, mereka memberikan suntikan semangat yang luar biasa.

“Terimakasih kepada Tuhan, pemain dan juga suporter.
Berkat kerja keras para pemain kita bisa dapat 3 poin,” ucap Marcos sesusai pertandingan.

Kecolongan di Menit Akhir Membuat Persik Gagal Bawa Pulang Kemenangan

0

Taktik.id – Persik Kediri gagal raih 3 poin dari Stadion Kanjuruhan, Malang, saat melawan Arema FC pada Minggu (11/1/26) sore, dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-17.

Anak asuhan Marcos Reina Tores sempat unggul terlebih dahulu ketika Muhammad Supriadi mampu menceploskan bola ke gawang Lucas Frigeri penjaga gawang Arema FC.

Bermain lebih dominan dengan penguasaan bola sebanyak 64 persen, Macan Putih menunjukkan kualitasnya. Tampil meyakinkan namun justru kecolongan pada menit – menit akhir saat hujan mulai turun di Stadion.

“Persik bermain Lebih baik dpd arema selam 90+5 menit, dari semau lini kita juga unggul seharusnya Persik layak menang,” ujar pelatih Persik seusai pertandingan (11/1).

Tambahan waktu sebanyak 6′ menit dimanfaatkan dengan baik oleh Arema FC. Beberapa kali memberikan tekanan akhirnya berbuah gol dari kegagalan Supriadi mengantisipasi bola rebaund pada menit ke-90+5′, tidak berselang lama Puelio Araya membuat Singo Edan berbalik unggul 2-1.

Dua gol di penghujung babak kedua itu menunjukkan bahwa instruksi yang diberikan tidak berjalan dengan lancar.

“Kita sudah menjalankan taktik yg baik dari awal permainan tapi semua itu tidak berjalan dengan baik pada menit – menit akhir,” ungkapnya.

Marcos merasa harus lebih banyak melakukan evaluasi demi hasil yang lebih baik di putaran kedua.

“Tapi apa yang terjadi di menit – menir akhir itu perlu menjadi evaluasi agar bisa lebih baik lagi untuk pertandinga berikutnya,” pungkasnya.

Sampai di Malang, Persik Kediri Langsung Sambangi Gate 13 Untuk Berikan Do’a Kepada Korban Tragedi Kanjuruhan

0

Taktik.id – Persik Kediri bertolak menuju Malang pada hari Sabtu (10/1/26), untuk melakoni laga penutup putaran pertama BRI Super League musim 2025/26. Mereka akan berhadapan dengan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/1/26) sore.

Setibanya disana hal pertama yang mereka lakukan adalah mengunjungi Gate 13 Stadion Kanjuruhan untuk mengenang serta mendo’akan para korban Tragedi yang pernah mengguncang sepak bola Indonesia.

Semua tim official Persik dari mulai pemain, pelatih, sampai staf menggelar acara singkat peletakan bunga yang secara simbolik ditujukkan untuk penghormatan dan empati kepada para korban serta keluarga yang ditinggalkan.

Meskipun tidak mengetahui kejadiannya secara langsung Marcos Reina turut mengungkapkan kesedihannya terhadap tragedi yang permah terjadi.

“Tragedi yang terjadi di sini, merupakan sebuah kisah sedih,”ungkap pelatih Persik itu, Sbatu (10/1).

“Kami berdoa bersama untuk mengenang serta menghormati para korban dan keluarga, juga wujud simpati kepada mereka. Ini adalah sesuatu yang kami harapkan tidak akan pernah terjadi lagi dalam sepak bola, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia,” lanjutnya.

Dilain sisi pihak keamanan pertandingan melalui Polres Malang sudah menyiapkan 1.400 pasukan gabungan TNI/Polri dan unsur pendukung. Setiap anggota unsur satuan pengamanan gabungan itu akan berjaga di dalam maupun luar stadion.

Polres Malang berharap, dengan kesiapan pengamanan ini, pertandingan Arema FC kontra Persik Kediri dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh penonton dan masyarakat sekitar.

Hasil BRI Super League: Persebaya Vs Malut United

0

Taktik.id – Hasil BRI Super League 2025/26 pekan ke-17, antara Persebaya Surabaya melawan Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (10/1) sore berakhir 2-1.

Dengan hadirnya pelatih baru Persebaya Bernado Tavares, permainan Bajol Ijo menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Bermain terbuka dan lebih mengandalkan serangan balik terlihat sangat berhasil pada 45 menit pertama.

Terdapat sedikit perubahan yang terjadi di lini depan Persebaya jika dibandingkan dari dua pertandingan sebelumnya. Malik Risaldi yang di plot mengisi posisi striker di bantu dengan Gali Freitas yang biasanya masuk dari bangku cadangan kali ini dipercaya Tavares turun sejak menit awal.

Satu counter attack cepat yang dilakukan Green Force berhasil membuahkan gol pada menit ke-14’, berawal dari Bruno Moureira yang memberikan umpan kepada Gali Freitas kemudian diselesaikan dengan tendangan spektakuler dari luar kotak penalti yang tidak bisa di jangkau kiper Malut United Angga Saputra.

Stadion GBT kembali bergemuruh setelah Gali mencetak brace di menit 37’. Memanfaatkan serangan yang berhasil dipotong oleh Catur Irawan, Francisco Rivera yang mendapat bola langsung melakukan true pass kepada Bruno Moureira.

Namun Angga Saputra berhasil menepis tendangannya tapi sudah ada Gali yang siap dibelakangnya dan dengan mudah melesatkan bola ke gawang, skor 2-0 pun bertahan sampai turun minum.

Pada babak kedua Malut United ingin menambah serangan dengan mengganti Teguh Setiawan yang ditarik keluar dan masuk Manahati Lestusen. Pergantian itu membuat mereka semakin bayak menguasai bola sampai Ciro Alves berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 pada menit ke-61’.

Tavares menanggapi gol dari lawannya dengan menarik Toni Firmansyah dan Gali Freitas dengan Sadida dan Diego Mauricio di menit 66’. Sedangkan di untuk memperkuat lini pertahanan Dejan Tumbas keluar digantikan Koko Ari 72’.

Pergantian itu membuat Persebaya bisa keluar dari tekanan dan sempat membahayakan gawang Malut United. Pada menit 85’ berawal dari serangan balik yang cepat, Koko Ari yang berada tanpa pengawalan melepaskan tendangan yang sangat keras tapi masih dapat ditepis oleh Angga Saputra.

Wasit memberi tambahan waktu 5 menit namun sampai peluit akhir ditiup kedudukan tidak berubah, 2-1 untuk kemenangan Persebaya.


Bermain Tepat Pada Hari Jadi Madura United, Carlos Parreira Ingin Berikan Kado Kemenangan

0

Taktik.id – Madura United akan melakoni pekan ke-17 BRI Super League 2025/26 menghadapi PSIM Yogyakarta. Laga yang digelar di Satdion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, bertepatap dengan hari jadi ke-10 yang jatih tepat hari Sabtu (10/1/26).

Bermain dihadapan pendukungnnya sendiri akan menambah motivasi untuk para pemain. Secara khusus pelatih Madura United Carlos Parreira mengatakan akan memberikan yang terbaik di 10th Anniversary.

“Besok [hari ini], hari yang besar untuk sejarah klub. Kami punya tanggung jawab dan semua pemain menyadari hal ini. Kami akan lakukan yang terbaik untuk memberikan kado kepada fans kami,” kata Carlos saat jumpa pers, Jumat (9/1) kemarin.

Pelatih saya yang datang menggantikan Alfredo Vera pada November tahun lalu itu menyebut jika mendapat hasil positif akan menjadi kado bagi fans sekaligus pendiri klub Achsanul Qosasi yang berulang tahun hari ini (10/1).

Carlos juga sudah mempersiapkan tim dengan baik dan melakukan evaluasi dari kekalahan melawan Persebaya (4/1) kemarin, Laskara Sape Kerab sedang dalam kondisi yang baik dan optimis mendapat kemenangan pada pertandingan sore nanti.

“Besok (hari ini), hari spesial untuk Madura United, penggemar dan untuk presiden klub, dan official serta pemain. Kami mau tiga poin, karena pertandingan terakhir kami kalah, dan besok [hari ini] hari spesial, serta persiapan juga bagus. Saya secara personal senang, karena saya tahu pelatih mereka,” pungkasnya.

Debut Bernardo Tavares, Apakah Bisa Bawa Persebaya Menang Atas Malut United?

0

Taktik.id – Pertandingan pertama Bernardo Tavares sebagai pelatih baru Persebaya Surabaya akan menjadi ujian berat karena langsung berhadapan dengan tim papan atas Malut United.

Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (10/1), Tavares harus bekerja keras lantaran tim tamu datang dengan rekor tak terkalahakan melawan Persebaya selama musim 2024/25 kemarin.

Bahkan pada laga terakhir di GBT, Green Force takluk 0-2 atas Malut United. Semua informasi sudah dikantongi oleh pelatih asal Spanyol itu, dari statistik sampai kekuatan tim lawan.

“Malut adalah salah satu tim yang banyak mengeluarkan uang dan mendapatkan pemain bagus dengan pengalaman untuk mencoba menjadi juara,” ujarnya dalam jumpa pers, Jumat, (9/1/26) kemarin.

Dirinya sadar jika Malut kuat karena diisi oleh pemain – pemain yang bagus di BRI Super League saat ini dan dari materi pemain seperti itu mereka hanya merasakan kekalahan dua kali saja.

Kendati demikian Tavares percaya kepada tim ini dan juga kepada para pendukung setia Persebaya Bonek Mania. Ia meminta agar suporter datang langsung ke stadion untuk memberikan semangat bagi Bruno Moureira dkk.

“Datang dan bantu para pemain, karena bagi para pemain ini tidak akan mudah. Pelatih baru, ide-ide baru, melawan tim yang kuat, dan itu benar-benar berbeda,” ucapnya.

Kapten Bronu Moureira menambahkan pentingnya kehadiran Bonek di dalam Stadion, suara terikan selama pertandingan akan menjadi tambahan motivasi untuk seluruh pemain.

“Dan jika para pendukung datang ke sini untuk mendukung kami, pertandingan akan berbeda, energi yang berbeda bagi kami. Mereka sangat penting bagi kami,” imbuh pemain asal Brasil itu.

Persebaya menempati posisi ke-8 klasemen, sementara Malut United berada diatasnya di posisi ke-4, kedua tim berjarak 9 poin.


Persebaya Store Bikin Gebrakan Besar Dengan Gandeng Decathlon Ritel Olahraga Internasional di Pakuwon Mall

0

Taktik.id – Pada hari Kamis (8/1/26) kemarin, menjadi langkah besar Persebaya Surabaya dalam mengembangkan sektor bisnis mereka dengan dibukanya Persebaya Store yang berkolaborasi dengan brand ritel Internasional Decathlon di Pakuwon Mall, Surabaya.

Ini termasuk bagian dalam memperkuat pondasi Green Force dari segi financial di awal tahun 2026 ini. Kita tahu CEO Persebaya Azrul Ananda selalu menyebut bahwa klub yang sehat selalu memiliki dua kaki yaitu prestasi dan bisnis.

Perlu diketahui sebenarnya Persebaya Store sudah pernah mengepakkan sayapnya di wilayah Jawa Timur dengan memiliki 19 outlet yang tersebar di tujuh kota berbeda.

Namun sayang masa kejayaan itu harus tertunda karena adanya pandemi Covid 19 yang membuat semua berubah 180 derajat.

Dengan adanya kolaborasi dengan Decathlon ini diharapkan dimulainya era baru. Azrul juga sangat gembira karena bisa dikandeng oleh brand olahraga ternama di Internasional.

“Saya agak takjub dan saya sangat berterima kasih bisa kolaborasi dengan brand olah raga retail internasional seperti Decathlon,” kata Azrul Ananda pada grand launching Persebaya Store di Pakuwon Mall, Kamis (8/1) malam.

Persebaya merupakan satu – satunya dan pertama kalinya di Asia klub sepak bola yang melakukan kerja sama dengan Decathlon. Semua ini dilakukan supaya Persebaya Store bisa mendapat pangsa pasar yang jauh lebih luas lagi.

Saat ini tujuan Persebaya Store berdiri gagah di Football Corner Decathlon yang ada di pintu masuk area Decathlon. Berdampingan langsung dengan Liverpool FC Official Store.

Ini merupakan cabang keenam yang dimiliki Persebaya saat ini, diharapkan dengan dimulainya kolaborasi ini bisa mengulang kembali kejayaan Persebaya Store.

Tekad Persik Untuk Jaga Rekor 4 Kali Tak Terkalahan dari Arema FC

0

Taktik – BRI Super League 2025/26 pekan ke-17 Persik Kediri akan melawat ke Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/1/26) lusa. Bermodalkan tak pernah kalah dari Arema FC selama empat kali pertemuan berturut – turut, Macan Putih ingin memperpanjang rekor tersebut.

Terakhir kedua tim itu bertemu di tempat yang sama pada musim lalu (11/5/25), tim tuan rumah menelan kekalahan yang cukup besar dengan skor 0-3. Namun ketiga nama pencetak gol dalam pertandingan tersebut sudah hengkang dari Persik yaitu Mario Yagalo, Ramiro Fergonzi dan Ze Valente.

Walaupun begitu skuad dari Marcos Reina saat ini dalam kondisi yang sangat bagus setelah berhasil menggagalkan kemenangan Persib Bandung pada laga terakhirnya (4/1). Kepercayaan yang tinggi sedang menyelimuti Ezra William dkk, pelatih Persik juga menyebut timnya bisa memberikan perlawanan yang sama kepada tim yang lainnya.

“Ketika pemain melihat bahwa mereka bisa mengimbangi, bahkan hampir menang melawan salah satu tim terbaik di liga, itu meningkatkan kepercayaan diri pemain. Jika kami bisa melakukannya menghadapi Persib, kami juga bisa melakukannya melawan tim lain,” teran pelatih asal Spanyol itu.

Berbekal dari hasil itu Marcos optimis bisa memetik kemenangan di kandang Singo Edan, karena hasil ini sangat berpengaruh bagi kedua tim. Hanya terpaut satu poin Persik berada diatas Arema FC di posisi ke-11 klasemen sementara.

”Minggu depan kami akan berusaha menang saat menghadapi Arema,” pungkasnya.

Diatas kertas Persik sangat unggul jika dilihat dari lima pertandingan terakhir dengan torehan tujuh poin, sedangkan Arena FC yang hanya mendapat tiga poin dari tiga hasil seri dan dua kali kalah.

Lini Tengah PSIM Yogyakarta Jadi Ancaman yang Berbahaya Bagi Madura United

0

Taktik – Pelatih Madura United Carlos Parriera mewaspadai lini tengah PSIM Yogyakarta yang pada Sabtu (10/1/26) besok, akan mempertemukan keduanya pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/26.

Pertandingan yang di gelar di Stadioan Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, tentu menguntungkan Madura United selaku tuan rumah. Ditambah lagi laga Sabtu besok akan bertepatan dengan hari jadi Laskar Sappe Kerab yang ke-10, tentu itu akan menjadi motivasi tersendiri.

Meski begitu Carloa Parreira mengaku laga kontra PSIM itu tidak akan berjalan mudah. Ia menyebut kekuatan dari lini tengah yang di pimpin oleh Zee Valente dkk itu perlu diwaspadai.

“Mereka memiliki lini tengah yang sangat kuat, tim mereka sangat kuat. Mereka memiliki pemain-pemain bagus, tetapi lini tengah benar-benar kuat,” ujar pelatih asal Brasil itu.

Secara tim Carlos mengatakan bahwa PSIM memang diisi pemain – pemain hebat, seperti Zee Valente, Ezequiel Vidal, dan Fahreza Sudin yang tampil konsisten menjadi tumpuan utama tim.

“Mereka bekerja sama dengan sangat baik, mereka tahu bagaimana bermain bersama. Bagi saya, mereka adalah bagian paling berbahaya dari tim mereka,” tandasnya.

Jika dilihat dari klasemen sementara, Madura United memang terpaut jauh dari lawannya. Tim tuan rumah menempati posisi ke-13 dengan 17 poin sedangkan PSIM bertengger di posisi ke-6 dengan 27 poin yang dimilikinya.

Kurang Mendapat Tempat di Persik, Lucao Gama Pilih ke PSS Sleman

0

Taktik – Pemain asing Persik Kediri akhirnya hengkang dan memilih klub kasta kedua PSS Sleman. Lucao Gama yang berposisi sebagai bek tengah berlahan mulai digeser oleh Khurshidbek Mukhtarav.

Sempat sebelumnya beredar rumor dan spekulasi akan kepergiannya dari tim Macan Putih, bek yang didatangkan di awla musim 2025-26 iru akhirnya secara resmi diumumkan oleh Persik Kediri melalui sosial media.

“Terima kasih @lucasgama_lg sukses di tempat barunya,” tulis intagram resmi Persik Kediri, Jum’at (8/1).

Klub barunya yaitu PSS Sleman juga sudah memperkenalkannya dan Lucao pun mempertegas kepindahannya ke klub kasta kedua Indonesia itu.

“Mereka memiliki hasrat untuk juara, kembali ke Liga 1. Saya akan memberikan segalanya untuk PSS Sleman,” kata pemain asal Brasil itu.

Selama berseragam Persik Lucao sudah bermain dalam 11 kali pertandingan di BRI Super League 2025/26. Tercatat hanya enam kali ia turun sebagai starter dan sisanya masuk sebagai pemain cadangan.