Taktik.id – Persik Kediri gagal raih 3 poin dari Stadion Kanjuruhan, Malang, saat melawan Arema FC pada Minggu (11/1/26) sore, dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-17.
Anak asuhan Marcos Reina Tores sempat unggul terlebih dahulu ketika Muhammad Supriadi mampu menceploskan bola ke gawang Lucas Frigeri penjaga gawang Arema FC.
Bermain lebih dominan dengan penguasaan bola sebanyak 64 persen, Macan Putih menunjukkan kualitasnya. Tampil meyakinkan namun justru kecolongan pada menit – menit akhir saat hujan mulai turun di Stadion.
“Persik bermain Lebih baik dpd arema selam 90+5 menit, dari semau lini kita juga unggul seharusnya Persik layak menang,” ujar pelatih Persik seusai pertandingan (11/1).
Tambahan waktu sebanyak 6′ menit dimanfaatkan dengan baik oleh Arema FC. Beberapa kali memberikan tekanan akhirnya berbuah gol dari kegagalan Supriadi mengantisipasi bola rebaund pada menit ke-90+5′, tidak berselang lama Puelio Araya membuat Singo Edan berbalik unggul 2-1.
Dua gol di penghujung babak kedua itu menunjukkan bahwa instruksi yang diberikan tidak berjalan dengan lancar.
“Kita sudah menjalankan taktik yg baik dari awal permainan tapi semua itu tidak berjalan dengan baik pada menit – menit akhir,” ungkapnya.
Marcos merasa harus lebih banyak melakukan evaluasi demi hasil yang lebih baik di putaran kedua.
“Tapi apa yang terjadi di menit – menir akhir itu perlu menjadi evaluasi agar bisa lebih baik lagi untuk pertandinga berikutnya,” pungkasnya.

