Beranda blog Halaman 26

Arema FC Siap Jamu Persijap, Marcos Santos Siapkan Duet Maut Brasil di Lini Depan

0

Taktik.id – Arema FC tengah bersiap melakoni laga kandang krusial menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/25 di Stadion Kanjuruhan pada Senin (2/2/2026) mendatang.

Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa timnya dalam kondisi siap tempur tapi ia juga tidak ingin menganggap remeh lawannya dan menyuruh para pemain untuk tetap mewaspadai kekuatan baru tim tamu.

Dalam sesi latihan tim, Marcos Santos memberikan perhatian khusus pada transformasi yang dilakukan oleh Laskar Kalinyamat. Menurutnya, kemenangan Persijap di laga terakhir serta perombakan besar-besaran di jajaran skuad dan staf pelatih menjadi sinyal bahaya yang harus diantisipasi.

“Jepara memenangkan pertandingan terakhir dan mereka telah merombak skuad serta staf pelatih. Kita harus berhati-hati,” ungkap Marcos Santosdikutip dari detikjatim, Jumat (30/1/2026).

Demi mengamankan tiga poin di kandang, pelatih asal Brasil ini secara terang-terangan mengungkap ambisinya untuk membangun lini depan yang agresif. Marcos berencana mengandalkan “Aroma Brasil” untuk mendobrak pertahanan lawan dengan menduetkan dua legiun asingnya secara bersamaan.

“Dalberto dan Vinícius pasti bisa bermain bersama. Tim perlu menciptakan banyak peluang dan bermain menyerang. Pemain kami harusnya bisa lebih produktif mencetak gol lagi,” tegasnya.

Strategi ini diharapkan mampu menjadi solusi produktivitas gol Arema FC yang menjadi fokus evaluasi tim pelatih. Dengan duet Dalberto dan Vinícius, Arema FC diprediksi akan tampil menekan sejak menit awal demi memuaskan pendukung setianya di Kanjuruhan.

Pembuka Pekan ke-19 BRI Super League: Drama Lima Gol di Kediri dan Dominasi Macan Kemayoran di Tangerang

0

Taktik.id – Pekan ke-19 BRI Super League 2025-26 resmi bergulir pada Jumat (30/1/2026) sore. Dua laga sengit tersaji secara bersamaan yang melibatkan pertarungan papan atas dan derbi panas, menghasilkan torehan poin penting bagi tim tuan rumah maupun tamu.

Persik Kediri Comeback Gemilang di Stadion Brawijaya
​Persik Kediri berhasil mengamankan poin penuh setelah menumbangkan Bali United dengan skor tipis 3-2. Pertandingan berjalan dramatis sejak peluit awal dibunyikan.

Bali United sebenarnya unggul lebih dulu pada menit ke-23 berkat gol bunuh diri Muhammad Firli. Namun, mentalitas “Macan Putih” terbukti tangguh. Jose Enrique Rodriguez menjadi bintang lapangan dengan mencetak brace pada menit 29′ dan 41′, sebelum akhirnya Adrian Nicolas Luna memperlebar jarak di masa injury time babak pertama 45+1′.

Meski kalah dalam penguasaan bola 47 persen berbanding 53 persen Persik tampil jauh lebih efektif dengan mencatatkan 7 shot on target, berbanding 5 milik Serdadu Tridatu. Bali United hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Joao Vitor Ferrari pada menit ke-68′.

Persija Jakarta Bungkam Persita di Indomilk Arena
​Di laga lainnya, Persija Jakarta sukses mencuri kemenangan meyakinkan dalam laga tandang melawan Persita Tangerang. Tim asuhan Mauricio Souza tampil dominan dan menutup laga dengan skor 0-2.

Dominasi Macan Kemayoran terlihat jelas dari statistik pertandingan. Mereka menguasai 54% aliran bola dan membombardir pertahanan Pendekar Cisadane dengan 8 tembakan tepat sasaran, sementara tuan rumah hanya mampu membalas dengan 1 shot on target.

Gol kemenangan Persija masing-masing dicetak oleh penyerang tajam mereka, Gustavo Almeida, pada menit ke-32, dan digandakan oleh Emaxwell Souza sesaat setelah babak kedua dimulai pada menit 49′.

Kemenangan ini membuat Persik Kediri terus merangkak naik di klasemen, sementara Persija Jakarta semakin kokoh di jalur perebutan juara.

Arema FC akan Beri Kejutan Pada Laga Melawan Persijap Jepara!

0

Taktik.id – Antusiasme Aremania dipastikan memuncak besok, Senin (2/2/2026). Melalui unggahan video singkat di media sosial resminya, Arema FC memberikan sinyal kuat mengenai kehadiran amunisi baru yang siap memperkuat skuad Singo Edan.

Dalam video tersebut, terlihat persiapan jersey tim yang bersanding dengan deretan trofi kebanggaan klub, disertai pesan penutup yang mengisyaratkan kedatangan pemain baru .

“They are coming. Will be announced at Kanjuruhan. Save your ticket!” tulis dalam video yang diunggah Jum’at (30/1) pagi tadi.

Momen perkenalan pemain baru ini akan dilakukan bertepatan dengan laga lanjutan BRI Super League 2025/26 melawan Persijap Jepara di Stadion Kanjuruhan. Kehadiran pemain baru ini diharapkan menjadi pembeda dan menambah daya gedor tim untuk sisa musim ini.

Menjelang laga kontra Persijap, Arema FC membawa modal performa yang cukup stabil namun tetap memerlukan evaluasi di lini pertahanan. Karena dalam tiga laga terakhir mereka sudah kebobolam empat gol.

Tapi Singo Edan memiliki bekal positif setelah di laga kandang terakhir Ahmad Alfarizi dkk berhasil meraih kemenangan atas tamunya Persik Kediri (11/1). Ditambah Persijap yang belum busa mencuri poin dari tiga laga tandang terakhir mereka.

Singo Edan Berburu Tembok Baru: Siapa Suksesor Luiz Gustavo?

0

Taktik.id – Meski telah meresmikan Joel Vinicius untuk mempertajam lini serang, aktivitas Arema FC di bursa transfer paruh musim 2025/2026 dipastikan belum berakhir. Fokus utama manajemen dan tim pelatih kini beralih ke lini belakang guna mencari pengganti sepadan bagi Luiz Gustavo yang harus absen hingga akhir musim.

Kekalahan menyakitkan dari Dewa United pada 26 Januari lalu menjadi alarm keras bagi stabilitas pertahanan Singo Edan. Pelatih kepala, Marcos Santos, mengonfirmasi bahwa evaluasi dari laga tersebut memperkuat kebutuhan akan pemain bertahan baru yang lebih solid.

Arema FC saat ini memiliki 10 pemain asing, dengan regulasi maksimal 11 pemain, masih ada satu kuota kosong yang sengaja disiapkan untuk pemain asing baru.

Menyusul cederanya Luiz Gustavo, Marcos Santos membutuhkan sosok pemimpin di jantung pertahanan. Saat ini, tim hanya mengandalkan Odivan Koerich dan Anwar Rifai sebagai bek murni, sementara Matheus Blade dan Julian Guevara sering ditarik dari posisi aslinya.

Marcos Santos menegaskan tidak ingin terburu-buru. Ia mencari pemain yang memiliki kecocokan instan dengan skema permainannya untuk meminimalisir kesalahan individu yang kerap terjadi.

“Kami tidak boleh mencari pemain yang sembarangan agar cocok dengan skema Arema FC. Kekalahan kemarin adalah pelajaran bahwa pertahanan harus berbenah secepat mungkin,” ungkap Marcos Santos dikutip dari Radar Malang .

Meski manajemen masih menutup rapat identitas calon pemain tersebut, beberapa nama mulai dikaitkan dengan publik Malang. Nama bek tangguh seperti Thales Lira hingga bek PSM Makassar, Victor Luiz, sempat mencuat dalam perbincangan bursa transfer sebagai opsi potensial untuk memperkuat lini pertahanan.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengisyaratkan bahwa kejutan bisa terjadi hingga menit terakhir penutupan bursa transfer.

“Peluang mendatangkan pemain anyar selalu ada, tapi kami harus cermat,” ungkapnya.

Debut Manis di Yogyakarta, Jefferson Silva Siap Menggila Lawan Dewa United

0

Taktik.id – Bek kiri anyar Persebaya asal Brazil, Jefferson Silva, sukses mencuri perhatian dalam debut perdananya saat Green Force membungkam PSIM 3-0 pekan lalu (25/1). Pemain kidal ini tidak hanya membantu timnya mendapat clean sheet, tetapi juga menyumbangkan satu assist krusial bagi gol Bruno Paraiba.

Meski tampil impresif, Jefferson enggan jumawa. Ia mengaku motivasi terbesarnya berasal dari kenyamanan keluarga dan sambutan hangat di Kota Pahlawan. Ia bahkan bisa memberikan penampilan yang lebih baik lagi karena imbas tempat tinggal yang mensuport dirinya.

Jefferson mengungkapkan bahwa faktor luar lapangan sangat memengaruhi performanya di dalam lapangan. Dukungan keluarga dan adaptasi yang mulus membuatnya merasa sangat betah.

”Saya bersama istri dan putri merasa nyaman tinggal di Surabaya. Tempat tinggal kami juga nyaman. Saya yakin akan lebih baik dalam pertandingan selanjutnya,” ujar Jefferson dikutip dari persebaya.id, Rabu (28/1).

Terkait kontribusi assist-nya yang berawal dari skema lemparan ke dalam yang apik, pemain asal Negeri Samba lebih memilih untuk mengapresiasi kerja keras rekan – rekan setimnya di lapangan dan dukungan suporter.

“Saya sangat bersyukur bisa menjalani debut dengan hasil positif. Assist ini saya persembahkan untuk tim dan seluruh Bonek yang selalu memberi dukungan,” ujarnya.

”Rekan-rekan di tim sangat membantu. Saya akan terus bekerja keras agar bisa memberikan kontribusi terbaik untuk Persebaya,” lanjutnya.

Kini, fokus utama Jefferson adalah laga kedua putaran kedua melawan Dewa United pada Minggu (1/2). Dengan kemampuan transisi yang lugas dan akurasi umpan yang mulai teruji, pemain bernomor punggung ini berjanji untuk terus meningkatkan level permainannya demi menjaga tren positif Persebaya.

Bruno Paraiba Sebut Kehadiran Suporter akan Jadi Kekuatan Penting pada Laga Melawan Dewa United

0

Taktik.id – Bintang baru Persebaya Surabaya, Bruno Paraiba, mengirimkan pesan khusus kepada seluruh Bonek menjelang laga melawan Dewa United pada hari Minggu 1 Februari 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Pemain asal Brasil tersebut menegaskan bahwa dukungan langsung dari suporter yang datang Minggu (1/2) malam, di stadion merupakan faktor kunci bagi kesuksesan tim di lapangan.

Meski sadar akan ekspektasi besar yang kini tertuju padanya setelah mencetak gol perdana, Bruno justru menyambut positif tekanan tersebut. Menurutnya, kehadiran suporter bukan sekadar pelengkap, melainkan tambahan energi bagi para pemain.

“Sangat penting bagi kami untuk memiliki pendukung di sisi kami. Saya berharap mereka bisa memenuhi stadion di pertandingan berikutnya untuk membantu kami meraih tiga poin lagi dan menjaga tren kemenangan ini,” ujar Bruno saat ditemui seusai latihan (28/1/26).

Perlu diketahui pada pertandingan pertamanya saat menghadapi PSIM Yogyakarta (25/1) lalu, Bruno mencetak gol dan membawa Persebaya melanjutkan empat kemenangan beruntun mereka. Meski sudah tampil apik, ia mengaku bahwa kondisi fisiknya belum mencapai 100 persen dan masih dalam tahap adaptasi dengan cuaca serta atmosfer sepak bola di Indonesia.

Pemain yang sebelumnya merumput di Liga Korea ini menilai bahwa Liga Indonesia memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi karena komposisi pemain asing dan lokal yang merata di setiap tim. Ia merasa dukungan dari jajaran pelatih dan rekan setim di Persebaya telah membantunya melewati masa transisi itu dengan baik.

Kemenangan empat kali berturut-turut yang diraih Persebaya tidak membuat Bruno cepat puas. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan performa individunya demi membawa Bajol Ijo di papan atas BRI Super League 2025/26.

“Gol tersebut memberikan ketenangan bagi tim kami, tapi saya masih terus berusaha mencapai kondisi fisik terbaik agar bisa berkontribusi lebih banyak dengan gol-gol dan kemenangan berikutnya,” pungkasnya.

Fokus Pada Pemulihan, Persebaya Sedang Matangkan Taktik Transisi Jelang Laga Berikutnya

0

Taktik.id – Setelah membawa pulang tiga poin ke Surabaya, pelatih Persebaya Bernardo Tavares, kembali melakukan latihan bersama di Lapangan ABC, Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Rabu 28 Januari 2026.

Mantan pelatih PSM Makasar itu terus memacu persiapan timnya di tengah jadwal yang padat. Dalam sesi latihan sore tadi, Tavares mengungkapkan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menjaga keseimbangan antara intensitas latihan dan pemulihan fisik pemain.

“Kami memiliki beberapa pemain yang kondisinya tidak 100 persen, jadi kami mencoba melakukan latihan intensitas tinggi namun tetap tidak melupakan pemulihan dari pertandingan sebelumnya,” ujar Tavares sebelum melakukan latihan.

Pria berdarah Portugal itu menekankan bahwa aspek transisi menjadi menu utama dalam latihan kali ini. Hal ini dilakukan karena terbatasnya waktu persiapan menuju pertandingan selanjutnya saat menjamu Dewa United pada Minggu 1 Februari.

“Target kami adalah transisi ofensif dan defensif, serta organisasi pertahanan dan penyerangan karena kami tidak punya banyak waktu untuk persiapan laga selanjutnya,” tambahnya.

Selain fokus pada taktik di lapangan, ia juga memberikan bocoran mengenai pergerakan tim di bursa transfer yang akan segera ditutup pada 6 Februari mendatang. Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya amunisi baru untuk memperkuat skuad Bajol Ijo, Tavares menyatakan bahwa segala kemungkinan masih terbuka lebar.

“Saya pikir jendela transfer baru akan ditutup tanggal 6, jadi segalanya mungkin saja. Bisa jadi tidak ada yang datang, tapi bisa juga ada (pemain baru). Kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti,” pungkasnya.

Kondisi tim saat ini diklaim jauh lebih baik dibandingkan pekan lalu, di mana para pemain mulai memahami karakteristik satu sama lain, yang diharapkan menjadi modal kuat untuk meraih hasil positif di laga mendatang.

Debut Manis Pedro Matos: Persebaya Menang, Chemistry dengan Rivera Mulai Terlihat

0

Taktik.id – Debut yang dinanti-nantikan oleh pendukung Persebaya akhirnya tiba. Pemain anyar tim berjuluk Bajol Ijo, Pedro Matos, tampil impresif dalam laga perdananya saat menghadapi PSIM Yogayakarta (25/1/26) yang berakhir dengan skor telak 0-3 untuk kemenangan tim asal Surabaya tersebut.

​Meskipun tim tuan rumah sempat memberikan tekanan, disiplinnya lini belakang Persebaya dan efektivitas serangan balik menjadi kunci kemenangan. Pedro Matos pun tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas hasil maksimal di laga tersebut.

Salah satu sorotan dalam pertandingan ini adalah bagaimana Pedro Matos mampu beradaptasi cepat dengan Francisco Rivera dan Bruno Moreira yang notabennya belum pernah bermain di Liga Indonesia sama sekali. Menanggapi debutnya, Pedro merasa tim telah bekerja sangat keras untuk meredam serangan lawan sebelum akhirnya mematikan laga melalui akurasi peluang.

“Saya merasa luar biasa, ini adalah debut yang bagus. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik melawan tim yang sulit. Mereka menciptakan banyak peluang, tetapi kami sangat kuat di pertahanan. Dan setelah itu, permainan mulai sedikit terbuka yang membuat kami bisa mencetak gol. Jadi ini kemenangan yang sangat pemting bagi kami,” ujar Pedro saat ditemui seusai pertandingan (25/1/26).

Banyak pihak sempat mempertanyakan bagaimana Pedro akan berbagi peran dengan Rivera di lini tengah. Namun, Pedro menegaskan bahwa kesamaan posisi bukanlah sebuah kendala, melainkan kekuatan baru bagi kreativitas serangan Persebaya.

“Saya merasa memiliki chemistry yang baik dengannya (Rivera). Dia, Bruno, kami bisa menyentuh bola, menemukan ruang-ruang yang berbeda, memberikan umpan yang bagus, mecoba membiat assist,” imbunhnya.

Setelah sukses melewati ujian pertama melawan PSIM, Pedro Matos kini mengalihkan fokusnya untuk pertandingan berikutnya melawan Dewa United. Ia berharap tren kemenangan ini terus berlanjut.

“Untuk pertandingan berikutnya, saya berharap semuanya berjalan lancar lagi dan kami bisa mendapatkan tiga poin. Itulah hal yang terpenting,” pungkasnya optimis.

Arema FC Resmi Boyong Joel Vinicius ‘Sosok’ yang Selama Ini Dibutuhkan Tim

0

Taktik.id – Manajemen Arema FC bergerak cepat memperkuat komposisi tim dalam menatap sisa kompetisi musim ini. Singo Edan secara resmi mengumumkan perekrutan penyerang asal Brasil, Joel Vinicius, untuk mempertajam daya gedor tim.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa keputusan mendatangkan Joel merupakan hasil dari proses evaluasi mendalam tim pelatih dan manajemen. Arema FC dinilai membutuhkan sosok “haus gol” baru di area kotak penalti lawan.

“Setelah melalui proses evaluasi, kami menilai Arema FC membutuhkan tambahan pemain di lini depan yang memiliki karakter kuat dalam menyerang serta mampu berkontribusi secara kolektif,” ujar Yusrinal.

Yusrinal menambahkan bahwa Joel bukan sekedar pemain berbakat, namun juga memiliki profil yang pas dengan ekosistem sepak bola Indonesia karena sebelumnya dia sudah separuh musim bermai bersama Borneo FC.

“Joel Vinicius adalah pemain yang sesuai dengan kebutuhan tersebut, baik dari sisi kualitas, pengalaman, maupun pemahaman terhadap kompetisi. Kami berharap Joel dapat cepat beradaptasi dengan tim, bersaing secara sehat, dan memberikan kontribusi maksimal untuk Arema FC,” lanjutnya.

Manajemen menaruh harapan besar agar kehadiran Joel mampu menjadi solusi atas efektivitas peluang yang selama ini menjadi catatan. Dengan torehan tujuh gol di klub lamanya serta dukungan dari Aremania, rasa percaya diri itu akan menyertai langkah Singo Edan di putaran kedua ini.

“Dengan kerja keras dan dukungan seluruh elemen tim serta Aremania, kami optimistis Joel bisa membantu meningkatkan performa lini serang Arema FC,” pungkasnya.

Live Score Dewa Untited vs Arema FC

0

Taktik.id – Hasil pertandingan terakhir di pekan ke-18 BRI Super League 2025/26 antara Dewa United melawan Arema FC di Stadion Internasional Banten, Serang, berakhir dengan skor 2-0.

Baru 3’ wasit meniup peluit diimulainya pertandingan gol langsung tercipta bagi tuan rumah Dewa United lewat titik putih setelah Alex Martins yang menerima umpan trobosan dari Lilipaly mendapat tarikan oleh Farisi di dalam kotak pinalti.

Alex Martin mengambil eksekusi dengan menaruh bola di pojok kanan, penjaga gawang Arema FC Lucas Frigeri sudah mengarah ke arah yang tepat tapi bola terlalu deras.

Arema FC langsung merespon dengan melancarkan serangan berkali – kali ke lini pertahanan Dewa United. Tepatnya pada menit 15’ Gabriel Costa pemain yang baru datang bulan Januari ini melepaskan tendangan keras mengarah ke gawang namun sayang masih berhasil di halau Sonny Stevans.

Bermain terbuka membuat Singo Edan mendapat tekanan yang merepotkan. Tepatnya pada menit ke-43’ Alex Martin kembali menambah keunggulann Dewa United berkat eksekusinya yang brilian setelah memanfaatkan umpan dari Messidoro, babak pertama ditutip dengan skor 2-0.

Setelah turun minum kedua tim tidak merubah skema permainan yang masih sama – sama terbuka. Tim tamu mendapat peluang emas terlebih dahulu di menit 52’ lewat penetrasi Gabriel Costa yang sudah melewati Messidoro di kotak pinalti namun Dalberto yang mendapat umpan justru sontekannya masih melebar di samping kanan gawang Sonny Stevans.

Striker Arema FC kembali mendapat kesempatan memperkecil kedudukan ketika umpan trobosan Matheus memberinya ruang man to man dengan penjaga gawang Dewa United di menit 62’. Tapi kembali gocekannya ketika melewati Stevans justru terlalu jauh membuat ruang tembaknya semakin sempit membuatnya gagal mecetak gol.

Anak asuhan Jan Olde Riekerink bukan tanpa perlawanan, pada menit 83’ Alex Martins hampir mencetak hetrick jika saja tendangannya tidak berhasil di halau oleh Lucas Frigeri. Sampai peluit panjang berbunyi tidak ada lagi gol yang tercipta.