BerandaVoliTensi Tinggi di Kota Solo: LavAni Segel Juara Putaran Pertama, Sang Juara...

Tensi Tinggi di Kota Solo: LavAni Segel Juara Putaran Pertama, Sang Juara Bertahan Dibuat Tak Berdaya

Taktik.id – Panggung Final Four Proliga 2026 resmi menjadi milik Jakarta LavAni Livin’ Transmedia. Dalam duel bertajuk “Super Big Match” di GOR Sritex Arena, Kamis (9/4/2026) malam, tim besutan Presiden ke-6 ini sukses menumbangkan juara bertahan, Jakarta Bhayangkara Presisi, dengan skor meyakinkan 3-1 (26-24, 25-21, 19-25, 25-20).

Kemenangan ini tidak hanya menasbihkan LavAni sebagai Juara Putaran Pertama Final Four, tapi juga membuat mereka mengantongi uang pembinaan sebesar Rp 60 juta sekaligus menginjakkan satu kaki di babak Grand Final.

Pertandingan sejak awal berlangsung panas. Bhayangkara Presisi yang dipimpin setter cerdik Nizar Julfikar sempat menggebrak dan unggul 10-7 melalui bom-bom serangan Bardia Saadat.

Namun, LavAni bukan tim yang mudah goyah.Aksi gemilang Boy Arnes dan tembok kokoh Hendra Kurniawan perlahan memangkas jarak. Puncaknya terjadi di akhir set pertama saat kedudukan deuce 24-24.

Di bawah tekanan ribuan penonton, ketenangan Dio Zulfikri dalam mengatur ritme serangan menjadi kunci LavAni mencuri set pembuka dengan skor tipis 26-24.

Sorotan tertuju pada legiun asing LavAni, George Grozer. Meski asisten pelatih Erwin Rusni menyebut sang bintang baru mengeluarkan 60% kemampuannya karena masih beradaptasi, smes menggelegar Grozer tetap menjadi momok menakutkan.

Pada laga debutnya bersama LavAni pemain asal Jerman ini langsung unjuk gigi dengan pukulan-pukulan kerasnya. Sebuah serangan keras darinya di penghujung set kedua memastikan kemenangan 25-21 untuk LavAni.

Tertinggal 0-2, pelatih Reidel Toiran mengubah strategi. Hasilnya instan, Bhayangkara mengamuk di set ketiga dengan keunggulan telak 6-1 dan menutupnya 25-19. Asa untuk comeback sempat membuncah di set keempat saat skor imbang 18-18.

Namun, di momen krusial inilah Bhayangkara justru kehilangan fokus. Serangkaian kesalahan sendiri menjadi “hadiah” bagi LavAni. Skuad asuhan David Lee tersebut melesat hingga mengunci kemenangan 25-20.

Usai laga pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran mengucapkan selamat kepada LavAni dan menegaskan jika timnya terus berusaha serta akan terus melakukan evaluasi.

“Kami bermain bagus, tapi tidak beruntung. Kami akan terus evaluasi dan mencoba-coba posisi baru,”* ujarnya.

Rendy Tamamilang pemain Bhayangkara ini secara sportif mengakui keunggulan lawannya yang sedikit bermain lebih bagus malam ini.

“Saya akui LavAni bermain bagus,” ungkap Rendi seusai pertandingan.

Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni enggan terlalu jumawa, ia mengaku bersyukur atas kemenangan yang didapat malam ini.

“Sebenarnya pertandingan tadi Fifty-Fifty, seperti set pertama kita kecolongan, ” pungkas Erwin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read