BerandaSportainmentLuar LapanganMisi Rebut Kembali Mahkota: Wajah Baru PGSI Jatim Targetkan Juara Umum PON...

Misi Rebut Kembali Mahkota: Wajah Baru PGSI Jatim Targetkan Juara Umum PON 2028!

Taktik.id – Gairah baru menyelimuti arena gulat Jawa Timur. Estafet kepemimpinan resmi berpindah tangan kepada Ficky Erastho yang dilantik sebagai Ketua Pengprov PGSI Jatim periode 2025-2029 oleh Sekjen PP PGSI, Gusti Randa, di Surabaya pada Jumat (17/4).

Bukan sekadar seremonial, pelantikan ini membawa misi besar yaitu mengembalikan kejayaan gulat Jawa Timur di kasta tertinggi nasional. Ketua KONI Jatim, M. Nabil, yang hadir dalam acara tersebut memberikan tantangan terbuka.

Berkaca pada dominasi Jatim di PON XX Papua (Juara Umum) yang sempat sedikit meleset di PON XXI Aceh-Sumut, Nabil menegaskan bahwa target juara umum di PON NTB-NTT 2028 adalah harga mati.

“Kunci gulat Jatim selama ini adalah tradisi guyub dan solid. Dengan kepengurusan baru, saya ingin mahkota Juara Umum PON kembali ke Jawa Timur,” tegas M. Nabil.

Untuk mencapai target ambisius tersebut, KONI Jatim mendorong transformasi pola pembinaan. Nabil menekankan bahwa bakat saja tidak cukup tanpa jam terbang.

Sekjen PP PGSI, Gusti Randa, memberikan apresiasi khusus terhadap struktur organisasi PGSI Jatim yang dinilai lebih progresif dibandingkan pengurus pusat, terutama dengan adanya Komisi Disiplin.

Namun, Gusti juga memberikan catatan kritis mengenai fenomena wajah lama yang masih mendominasi podium SEA Games dan PON.

“Gulat nasional butuh darah segar. Saya sangat mendukung langkah Jatim memperbanyak kompetisi untuk memutus dominasi atlet senior oleh talenta muda,” ujarnya.

Dukungan penuh juga datang dari Kadispora Jatim, M. Hadi Wawan Guntoro. Melalui ajang Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) tahun ini, pemerintah berkomitmen menjadi jembatan bagi atlet muda menuju level profesional.

Ketua terpilih, Ficky Erastho, menyadari bahwa peta kekuatan gulat di Indonesia kini semakin merata. Margin antara peraih medali emas dan posisi tanpa medali kini sangatlah tipis.

“Potensi kita melimpah. Banyak atlet muda Jatim yang sudah mulai berani ‘menggoyang’ dominasi atlet Puslatda. Kuncinya satu: pengurus harus solid menjalankan roda organisasi,” pungkas Ficky.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read