Taktik.id – Libur kompetisi bukan berarti waktunya bersantai bagi Unggul FC Malang. Skuad asuhan Andre Brocanelo ini justru memilih tancap gas memanaskan mesin di tengah jeda internasional Pro Futsal League (PFL) 2025-2026.
Terbaru, mereka terlibat dalam duel adu gengsi yang menghibur melawan tim penantang dari kasta kedua (PFL 2) asal Surabaya, Hampton FC. Laga uji coba yang digelar di Unggul Sport Center (USC), Kabupaten Malang, pada Sabtu (11/4/2026) tersebut berakhir dengan drama kejar-kejaran gol yang berkesudahan imbang 3-3.
Menariknya, Unggul FC tetap tampil ngotot meski harus merelakan dua pilar utama mereka untuk sementara waktu. Saat ini, Andres Dwi Persada dan Angga Ariansyah tengah mengemban tugas negara, bahu-membahu membela Timnas Futsal Indonesia di ajang bergengsi Piala AFF Futsal 2026.
Sebelum ditahan imbang oleh Hampton FC, skuad asal Malang ini bahkan sudah lebih dulu cari keringat dengan menjajal kekuatan raksasa futsal Tanah Air sesama kasta pertama, Bintang Timur Surabaya (BTS), pada pekan lalu (3/4/2026).
Rangkaian uji coba ini adalah bukti nyata bahwa Unggul FC enggan kehilangan sentuhan magis mereka di lapangan. Asisten Pelatih Unggul FC, Agus Abdulrahman, menegaskan bahwa pantang bagi para pemain untuk berleha-leha di masa jeda ini.
“Kami menggelar uji coba ini tujuannya untuk menjaga ritme para pemain Unggul FC agar tetap dalam atmosfer kompetitif meskipun saat ini sedang libur kompetisi. Intinya, para pemain kami gak boleh berdiam diri saja saat jeda internasional,” terangnya.
Waktu terus bergulir dan kompetisi tak mau menunggu. PFL 2025-2026 dijadwalkan akan kembali mengentak arena pada 18-19 April 2026 mendatang. Artinya, Unggul FC hanya punya waktu kurang lebih satu pekan untuk mematangkan taktik penakluk lawan.
Ujian sesungguhnya menanti di Ibu Kota Jakarta. Pada Pekan 9 nanti, mereka harus bersiap menghadapi dua laga ekstra berat secara beruntun:
- Sabtu, 18 April 2026: Melawan tim tangguh, Cosmo JNE.
- Minggu, 19 April 2026: Menantang kekuatan dari Timur, Blacksteel Papua.
Terkait rentetan jadwal krusial tersebut, Agus memberikan pandangannya. Ia menekankan bahwa skor akhir 3-3 melawan Hampton FC bukanlah tolok ukur kegagalan, melainkan sebuah proses krusial untuk mematangkan amunisi jelang kembali berlaga di kasta tertinggi.
“Laga uji coba lawan tim PFL 2 ini juga menjadi bagian dari persiapan kami menghadapi dua pertandingan berat di Pekan 9. Tapi, soal skor akhir itu bukanlah tujuan utama kami di laga uji coba ini. Yang terpenting adalah proses yang dijalani tim ini terkait taktik dan strategi yang akan dipakai nanti,” pungkasnya.
Unggul FC jelas tidak main-main dalam mempersiapkan timnya. Akankah pemanasan gila-gilaan ini membuahkan hasil manis dan poin penuh di Jakarta nanti? Patut kita nantikan sepak terjang mereka!

