Beranda blog Halaman 7

Arema FC Resmi Rekrut Matheus Lacerda, Analis Asal Brasil Siap Perkuat Tim Pelatih Marcos Santos

0

Taktik.id – Arema FC terus melakukan pembenahan untuk menghadapi Liga 1 musim 2026/2027. Kali ini, Singo Edan resmi memperkenalkan Matheus Rodrigues Lacerda sebagai analis tim yang akan menjadi bagian dari jajaran staf kepelatihan Marcos Santos.

Matheus Lacerda yang berasal dari Brasil telah tiba di Malang pada Jumat (3/7) siang. Tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi, pria berusia 28 tahun itu langsung mengikuti sesi latihan Arema FC pada sore harinya bersama seluruh skuad.

Kehadiran Matheus menjadi langkah strategis manajemen Arema FC dalam memperkuat aspek teknis tim. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa perekrutan analis merupakan kebutuhan yang disampaikan langsung oleh pelatih kepala Marcos Santos setelah melakukan evaluasi musim lalu.

“Ini adalah permintaan pelatih kepala untuk menunjang kinerjanya. Berdasarkan evaluasi musim kemarin, kehadiran analis dibutuhkan oleh tim kepelatihan,” ujar Yusrinal.

Menurutnya, peran analis tidak hanya membantu tim sebelum pertandingan, tetapi juga memiliki fungsi penting ketika laga berlangsung. Analisis secara langsung terhadap perubahan strategi lawan diharapkan mampu memberikan informasi cepat kepada tim pelatih sehingga keputusan taktis bisa diambil lebih efektif.

Manajemen Arema FC pun optimistis kehadiran Matheus Lacerda akan membuat struktur tim kepelatihan semakin solid dalam menghadapi persaingan musim baru.

“Kami yakin, kehadiran Matheus akan memperkuat fondasi dan struktur tim menghadapi musim ini,” tegas Yusrinal.

Matheus Lacerda sendiri datang dengan pengalaman yang cukup menjanjikan meski usianya masih relatif muda. Ia mengantongi Lisensi A Analis Performa dari CBF Academy, lembaga pendidikan resmi milik Federasi Sepak Bola Brasil.

Sebelum bergabung dengan Arema FC, Matheus pernah bekerja di sejumlah klub Brasil, di antaranya Sport Club do Recife, Esporte Clube Vitória, dan Clube Náutico Capibaribe. Pengalamannya juga bertambah setelah sempat berkarier di Portugal bersama Abambres Sport Club.

Selain memiliki pengalaman internasional, Matheus dikenal menguasai berbagai perangkat lunak analisis performa modern yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kerja tim kepelatihan Arema FC.

Di musim 2026/2027, tugas utamanya meliputi analisis taktik lawan, evaluasi performa tim secara real-time selama pertandingan, hingga memperkuat sistem database scouting sebagai referensi dalam proses perekrutan pemain.

Dengan bergabungnya Matheus Lacerda, Arema FC menunjukkan keseriusannya membangun tim yang lebih kompetitif, tidak hanya melalui perekrutan pemain, tetapi juga dengan memperkuat sektor pendukung yang berperan penting dalam pengambilan keputusan teknis di lapangan.

Arema FC Tancap Gas! Tiga Rekrutan Baru Langsung Gabung di Latihan Perdana Jelang Liga 1 2026/2027

0

Taktik.id – Arema FC resmi memulai persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2026/2027 dengan menggelar latihan perdana di Strength Club Tidar, Malang, Kamis (2/7) sore. Setelah menikmati masa libur selama satu bulan, skuad Singo Edan langsung menjalani program awal yang berfokus pada pemulihan kondisi fisik sekaligus mengembalikan ritme latihan.

Meski belum diperkuat seluruh pemain, sesi latihan berlangsung dengan intensitas tinggi. Mayoritas pemain lokal telah bergabung, termasuk tiga rekrutan anyar Arema FC, yakni Syahrul Trisna Fadillah, Erlangga Setya Dwi Saputro, dan Robi Darwis. Ketiganya terlihat cepat beradaptasi dan mengikuti seluruh menu latihan bersama rekan-rekan barunya.

Dari jajaran pemain asing, dua nama yang dipertahankan untuk musim ini, Julian Guevara dan Walisson Maia, juga sudah hadir dalam latihan perdana. Kehadiran mereka menjadi sinyal positif bagi kesiapan tim sebelum memasuki fase persiapan berikutnya.

Program latihan dipimpin oleh Pelatih Fisik Carlos Airon bersama Asisten Pelatih Siswantoro. Sementara itu, pelatih kepala Marcos Santos masih menyelesaikan koordinasi teknis sebelum memimpin latihan tim secara langsung dalam waktu dekat.

Siswantoro mengungkapkan kepuasannya terhadap kondisi fisik para pemain. Menurutnya, seluruh pemain yang hadir mampu menyelesaikan dua sesi latihan tanpa mengalami kendala berarti.

“Kondisi fisik pemain bagus. Mereka bisa mengikuti dua sesi latihan sampai selesai. Kondisi fisiknya dalam perkembangan, ini menunjukkan kalau pemain tetap profesional, berlatih selama libur,” ujar Siswantoro.

Ia menambahkan, beberapa pemain yang belum bergabung disebabkan oleh proses administrasi dan izin pribadi. Namun, tim pelatih telah menyiapkan program latihan khusus agar kondisi mereka tetap sejajar dengan pemain lain saat bergabung nanti.

“Pemain yang datang terlambat sudah diberikan program latihan tambahan, baik itu lokal atau asing. Jadi kondisi mereka yang terlambat tetap bisa mengikuti level rekan-rekan yang lain,” tutupnya.

Dengan dimulainya latihan perdana ini, Arema FC menunjukkan keseriusannya menatap Liga 1 2026/2027. Kehadiran rekrutan baru, dipadukan dengan pemain inti yang tetap dipertahankan, diharapkan mampu membawa Singo Edan tampil lebih kompetitif sepanjang musim mendatang.

Arief Catur Resmi Perpanjang Kontrak di Persebaya Hingga 2030, Bidik Gelar Juara Bersama Bajol Ijo

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya memastikan masa depan salah satu pemain andalannya. Bek kanan Arief Catur Pamungkas resmi memperpanjang kontraknya bersama Bajol Ijo selama empat musim atau hingga 2030.

Perpanjangan kontrak yang diumumkan pada Sabtu (4/7) itu menjadi bukti kepercayaan manajemen terhadap pemain asal Mojokerto tersebut. Catur dinilai sebagai salah satu sosok penting di lini belakang Persebaya setelah tampil konsisten sepanjang Super League 2025/26.

Keputusan mempertahankan Catur tak lepas dari kontribusinya musim lalu. Pemain berusia 26 tahun itu mencatatkan 32 penampilan di semua laga Super League, menyumbangkan dua gol dan empat assist, sekaligus menjadi salah satu pemain dengan menit bermain terbanyak dalam skuad Green Force.

Penampilan impresif tersebut juga mengantarkannya masuk dalam daftar Best XI Super League 2025/26, mempertegas statusnya sebagai salah satu bek kanan terbaik di kompetisi.

Usai menandatangani kontrak baru, Catur mengaku bersyukur masih mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari Persebaya. Baginya, kesempatan itu merupakan kebanggaan sekaligus amanah besar yang harus dijawab dengan penampilan terbaik di lapangan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kembali mendapatkan kepercayaan untuk menjadi bagian dari Persebaya. Ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya untuk membantu tim mencapai target yang sudah ditetapkan bersama,” ujar Catur.

Catur merupakan pemain binaan kompetisi internal Surabaya yang berkembang bersama klub Anak Bangsa sebelum akhirnya menembus tim senior Persebaya. Proses panjang tersebut membuatnya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub yang telah membesarkan namanya.

“Saya tumbuh dan berkembang bersama Persebaya. Sejak usia 20 tahun, saya mendapatkan kesempatan di sini. Saya bersyukur karena selalu diterima dengan baik dan hingga saat ini masih menjadi bagian dari keluarga besar Persebaya,” jelasnya.

Setelah memastikan masa depannya di Kota Pahlawan, Catur kini mengusung ambisi besar untuk mengantarkan Persebaya kembali bersaing di papan atas dan meraih gelar juara.

“Setiap tim tentu memiliki target masing-masing. Namun bagi kami, target yang ingin dicapai bersama adalah membawa Persebaya meraih gelar juara. Itu menjadi motivasi yang terus kami pegang dalam setiap persiapan,” tandasnya.

Ambisi tersebut lahir dari pengalaman manis saat membawa Persebaya U-20 menjuarai Elite Pro Academy 2023/24. Momen mengangkat trofi itu menjadi motivasi besar untuk kembali meraih prestasi serupa bersama tim senior.

“Menjadi juara adalah impian saya. Saya pernah merasakan mengangkat trofi bersama tim Persebaya U-20, dan tentu saya ingin kembali merasakan hal yang sama bersama tim senior. Itu menjadi salah satu target terbesar yang ingin saya wujudkan bersama Persebaya,” tegasnya.

Selain tampil konsisten, musim 2025/26 juga menjadi catatan bersejarah bagi Catur. Ia sukses menembus 100 penampilan bersama Persebaya, sebuah pencapaian yang menjadi simbol loyalitas dan dedikasinya untuk klub kebanggaan Bonek tersebut.

Dengan kontrak jangka panjang yang telah disepakati, Persebaya kini memiliki kepastian di sektor bek kanan. Sementara bagi Arief Catur Pamungkas, tantangan berikutnya adalah membawa Bajol Ijo kembali meraih prestasi dan mewujudkan impian mengangkat trofi bersama tim senior.

Rakor KONI Surabaya Jadi Solusi Cepat Persoalan Cabor, Fasilitas Latihan Segera Bisa Digunakan

0

Taktik.id – Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan KONI Kota Surabaya bersama seluruh cabang olahraga (cabor) tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga menghasilkan solusi cepat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi cabor, terutama terkait fasilitas latihan.

Kegiatan yang berlangsung dengan antusiasme tinggi tersebut menjadi ruang komunikasi antara pengurus KONI Surabaya, cabang olahraga, dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disput Porapar). Berbagai aspirasi, saran, hingga kendala yang selama ini dihadapi cabor disampaikan secara terbuka dalam forum tersebut.

Ketua KONI Kota Surabaya, Arderio Hukom, mengapresiasi jalannya Rakor yang dinilai mampu memperkuat koordinasi sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.

“Alhamdulillah Rakor KONI Surabaya bersama cabang olahraga berjalan lancar. Antusiasme peserta luar biasa. Forum ini juga menjadi sarana bagi cabor untuk menyampaikan keluh kesah, dukungan, saran, dan berbagai masukan,” ujar Arderio.

Salah satu isu yang paling banyak disampaikan adalah keterbatasan fasilitas latihan. Menurut Arderio, persoalan tersebut langsung mendapatkan penjelasan karena Disput Porapar turut hadir dalam Rakor sehingga koordinasi dapat dilakukan secara langsung.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan fasilitas olahraga yang berada di Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) membutuhkan rekomendasi dari KONI Surabaya. Dengan adanya komunikasi yang baik antara seluruh pihak, proses tersebut dapat segera diselesaikan.

“Alhamdulillah, permasalahan itu langsung terjawab. Minggu depan fasilitas tersebut sudah bisa digunakan setelah proses rekomendasi dari KONI Surabaya,” katanya.

Arderio berharap Rakor serupa dapat terus digelar secara berkala agar komunikasi antara KONI Surabaya, Disput Porapar, dan seluruh cabang olahraga semakin solid. Menurutnya, sinergi yang kuat akan mempercepat penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan pembinaan atlet maupun kebutuhan organisasi cabang olahraga.

Selain membahas persoalan teknis pembinaan, Rakor juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program Tour de Porprov, yaitu rangkaian kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan kesiapan cabang olahraga menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

Program tersebut sekaligus akan menjadi test event untuk mengukur kesiapan penyelenggaraan serta pembinaan atlet dalam menghadapi Porprov Jawa Timur 2027, dengan tahapan pelaksanaan yang telah dimulai sejak 2026.

Melalui Tour de Porprov, KONI Surabaya menargetkan seluruh cabang olahraga mampu memetakan perkembangan prestasi atlet, mengevaluasi kebutuhan pembinaan, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Langkah tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi Kota Surabaya untuk mempertahankan tradisi prestasi pada ajang Porprov Jawa Timur mendatang.

Arema FC Resmi Datangkan Syahrul Trisna Fadillah, Tambah Persaingan di Posisi Kiper

0

Taktik.id – Arema FC membuka rangkaian pengumuman pemain baru untuk menghadapi Super League 2026/2027 dengan merekrut penjaga gawang berpengalaman, Syahrul Trisna Fadillah. Kehadirannya diharapkan memperkuat sektor penjaga gawang sekaligus meningkatkan persaingan dalam skuad Singo Edan.

Kiper berusia 30 tahun tersebut dipilih karena memiliki pengalaman panjang di kompetisi elite Indonesia hingga level internasional. Manajemen Arema FC menilai rekam jejak Syahrul menjadi modal penting untuk menghadapi ketatnya persaingan musim depan.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyebut Syahrul merupakan sosok yang tepat untuk memperkuat lini terakhir tim.

“Syahrul datang dengan bekal pengalaman yang sangat baik. Dia pernah memperkuat Borneo FC dan Timnas Indonesia. Kami optimistis kehadirannya akan menambah kualitas serta daya saing di posisi penjaga gawang,” ujar Yusrinal.

Ia menambahkan, pengalaman sang pemain menjadi salah satu alasan utama Arema FC memboyongnya ke Malang.

“Rekam jejak Syahrul menjadi salah satu pertimbangan kami. Selain memiliki pengalaman bersama Borneo FC, dia juga pernah merasakan atmosfer pertandingan internasional bersama Timnas Indonesia. Itu menjadi modal berharga untuk membantu Arema FC menghadapi kompetisi yang panjang,” tambahnya.

Syahrul sendiri bukan sosok baru di sepak bola Indonesia. Penjaga gawang kelahiran Sleman, 26 November 1995, itu pernah memperkuat sejumlah klub, mulai dari PSIS Semarang, Persikabo 1973, PSS Sleman, hingga terakhir membela Borneo FC.

Namanya semakin dikenal ketika tampil konsisten bersama Persikabo 1973. Performa impresif tersebut mengantarkannya mendapat panggilan ke Timnas Indonesia senior dan menjadi bagian dari skuad Merah Putih pada Piala AFF 2020.

Sepanjang kariernya, Syahrul dikenal memiliki refleks yang baik, berani dalam duel udara, serta mampu mengoordinasikan lini pertahanan dari bawah mistar. Kualitas tersebut diharapkan menjadi nilai tambah bagi Arema FC dalam mengarungi musim baru.

Perekrutan Syahrul sekaligus menjadi langkah awal Arema FC dalam memperkenalkan wajah-wajah baru pada bursa transfer musim ini, setelah sebelumnya mempertahankan sejumlah pemain inti sebagai fondasi tim untuk Super League 2026/2027.

Arema FC Pastikan Adi Satryo dan Gianluca Tetap Berseragam Singo Edan

0

Taktik.id – Arema FC memastikan dua penjaga gawang yang menjadi bagian skuad musim lalu, Muhammad Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu, tetap bertahan untuk mengarungi kompetisi 2026/2027. Keduanya kembali dipercaya menjadi bagian Tim Singo Edan dalam menjaga sektor pertahanan dari bawah mistar.

Adi Satryo mendapatkan perpanjangan kontrak selama satu musim. Sementara itu, Gianluca Pandeynuwu kembali melanjutkan status pinjaman dari Persis Solo setelah manajemen dan tim pelatih melakukan evaluasi kebutuhan skuad untuk musim depan.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, keputusan mempertahankan kedua penjaga gawang tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas tim sekaligus mempertahankan kerangka skuad yang telah terbentuk.

“Kami menilai Adi Satryo dan Gianluca memiliki kualitas serta karakter yang dibutuhkan tim. Kehadiran mereka memberikan kedalaman skuad yang baik di posisi penjaga gawang untuk menghadapi kompetisi musim depan,” ujar Yusrinal.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap komposisi tim serta kebutuhan teknis yang telah disusun untuk menghadapi musim 2026/2027. Selain Super League, musim ini juga direncanakan bergulir kembali League Cup, kompetisi yang sebelumnya dikenal dengan sebagai Piala Indonesia.

Dengan potensi bertambahnya jumlah pertandingan yang harus dijalani sepanjang musim, Arema FC memandang penting memiliki penjaga gawang dengan kualitas, pengalaman, dan kesiapan yang merata di dalam skuad.

“Kami berharap keduanya bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi maksimal bagi Arema FC. Persaingan yang sehat akan menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan,” tambahnya.

Dengan bertahannya Adi Satryo dan Gianluca, komposisi penjaga gawang Arema FC mulai terbentuk. Sebelumnya, manajemen telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Lucas Frigeri dan Andrian Casvari. Di sisi lain, Singo Edan juga telah memperkenalkan kiper anyar Syahrul Trisna Fadillah yang sebelumnya memperkuat Borneo FC.

Hingga saat ini, Arema FC telah memiliki tiga penjaga gawang untuk menghadapi musim 2026/2027, yakni Syahrul Trisna Fadillah, Adi Satryo, dan Gianluca Pandeynuwu. Kepastian bertahannya dua nama terakhir sekaligus melengkapi langkah manajemen dalam mematangkan komposisi tim untuk musim depan.

Setelah memastikan sejumlah pemain tetap menjadi bagian skuad, Arema FC juga mulai mengenalkan rekrutan anyar sebagai bagian dari persiapan menghadapi ketatnya persaingan di Super League 2026/2027 serta rencana bergulirnya League Cup yang akan menambah tantangan kompetitif sepanjang musim.

Yusuf Meilana Punya Misi Besar Bersama Persebaya, Siap Buktikan Kualitas di Super League 2026/27

0

Taktik.id – Yusuf Meilana datang ke Persebaya Surabaya dengan membawa motivasi tinggi. Bek serbabisa asal Kediri itu bertekad memanfaatkan kesempatan membela Bajol Ijo dengan memberikan kontribusi maksimal sepanjang musim Super League 2026/27.

Persebaya telah resmi mengikat pemain berusia 28 tahun tersebut dengan kontrak berdurasi satu musim. Kehadirannya diharapkan menambah kekuatan skuad Green Force, terutama karena kemampuannya bermain di berbagai posisi.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengungkapkan bahwa perekrutan Yusuf bukan tanpa alasan. Menurutnya, tim membutuhkan pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi untuk mengantisipasi berbagai situasi selama kompetisi berlangsung.

“Kami membutuhkan pemain dengan karakter seperti Yusuf. Musim lalu kami beberapa kali mengalami kesulitan karena harus melakukan adaptasi pemain di posisi tertentu akibat cedera, akumulasi kartu, atau performa yang tidak maksimal,” ujar Coach Tavares.

Pelatih asal Portugal itu berharap Yusuf mampu mengembalikan performa terbaiknya sehingga bisa menjadi bagian penting dalam perjalanan Persebaya musim ini.

“Sekarang dia harus bekerja keras untuk mengembalikan level permainan terbaiknya dan menunjukkan bahwa dia layak menjadi bagian penting dari tim ini,” ujarnya.

Bagi Yusuf, bergabung dengan Persebaya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Ia bersyukur mendapat kesempatan memperkuat salah satu klub terbesar di Indonesia dan siap menjawab kepercayaan tersebut lewat kerja keras.

“Saya sangat bersyukur bisa bergabung dengan Persebaya. Sebagai salah satu klub besar di Indonesia, tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya,” ujar Yusuf.

Selain tantangan di lapangan, faktor kedekatan dengan keluarga juga menjadi alasan kuat di balik keputusannya menerima pinangan Persebaya. Sebagai putra Jawa Timur yang berasal dari Kediri, ia merasa bermain lebih dekat dengan kampung halaman memiliki nilai tersendiri.

“Salah satu alasan terbesar saya memilih Persebaya adalah karena lebih dekat dengan keluarga. Saya berasal dari Kediri, sehingga kesempatan bermain di Jawa Timur menjadi nilai tambah bagi saya,” jelasnya.

Yusuf dikenal sebagai pemain yang mampu mengisi sejumlah peran. Selain beroperasi sebagai bek sayap kanan maupun kiri, ia juga dapat dimainkan sebagai winger ketika tim membutuhkan tambahan daya serang. Kemampuan tersebut diharapkan memberi lebih banyak pilihan bagi tim pelatih sepanjang musim.

Pada musim lalu, Yusuf mencatatkan 14 penampilan bersama dua klub berbeda. Meski belum memperoleh menit bermain secara konsisten, hal itu tidak mengurangi tekadnya untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaik.

Eks pemain Persik Kediri itu pun memasang target jelas bersama Persebaya, yakni membantu tim meraih hasil yang lebih baik dibanding musim sebelumnya.

“Target pribadi saya adalah memberikan kontribusi sebesar mungkin untuk tim. Saya ingin membantu Persebaya meraih prestasi yang lebih baik dibanding musim-musim sebelumnya dan memberikan yang terbaik setiap kali mendapat kesempatan bermain,” tegasnya.

Ricky Pratama Termotivasi Bangkit Bersama Persebaya, Bernardo Tavares Jadi Sosok Kunci

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya resmi memperkuat sektor sayap dengan mendatangkan Ricky Pratama pada bursa transfer musim ini. Pemain berusia 23 tahun asal Sidoarjo itu dikontrak dengan durasi multiyears sebagai bagian dari proyek jangka panjang Bajol Ijo.

Bergabung dengan klub kota kelahirannya menjadi tantangan baru bagi Ricky. Ia datang dengan tekad untuk mengembalikan performa terbaiknya sekaligus memberikan kontribusi maksimal bagi Persebaya.

“Target pribadi saya di musim baru nanti adalah mendapatkan lebih banyak menit bermain, berkontribusi maksimal untuk Persebaya, dan memperbaiki performa yang musim lalu belum sesuai dengan harapan saya. Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa memberikan dampak positif bagi tim,” terangnya.

Di balik keputusannya menerima tawaran Persebaya, Ricky mengungkapkan ada satu sosok yang memiliki pengaruh besar, yakni pelatih kepala Bernardo Tavares. Hubungan keduanya sudah terjalin sejak masih bersama PSM Makassar.

“Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan saya. Beliau adalah pelatih yang pertama kali memberi kesempatan kepada saya untuk bermain di level senior,” ujar Ricky.

Di bawah arahan pelatih asal Portugal tersebut, Ricky mulai membangun karier profesionalnya. Kepercayaan yang diberikan Tavares membuatnya berkembang hingga mampu menembus Timnas Indonesia U-23.

“Saya banyak berkembang di bawah arahan beliau, mulai dari proses menembus tim utama hingga akhirnya bisa menjadi pemain tim nasional,” lanjut Ricky.

Bernardo Tavares pun mengaku sudah memahami karakter permainan Ricky karena pernah bekerja sama sebelumnya. Menurutnya, winger tersebut memiliki fleksibilitas tinggi karena mampu dimainkan di beberapa posisi di lini depan.

“Ricky merupakan pemain asal Surabaya yang memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi. Saya pernah bekerja sama dengannya sebelumnya dan mengetahui kualitas yang dimilikinya,” ujar Coach Tavares.

Meski telah mengenal kemampuan anak asuhnya, Tavares menegaskan bahwa Ricky tetap harus membuktikan diri melalui kerja keras. Kesempatan bermain hanya bisa diraih dengan menunjukkan performa terbaik di setiap sesi latihan maupun pertandingan.

“Sekarang semuanya kembali kepada Ricky. Dia harus bekerja keras untuk membuktikan bahwa dirinya mampu kembali ke level performa terbaik dan membantu Persebaya mencapai target yang diinginkan,” tegas Coach Tavares.

Musim lalu, Ricky memang belum memperoleh kesempatan bermain secara reguler. Bersama klub sebelumnya, ia tampil dalam 12 pertandingan dan menyumbangkan satu assist. Namun, catatan tersebut tidak mengurangi keyakinan Persebaya terhadap potensi yang dimiliki pemain muda tersebut untuk berkembang bersama Green Force.

Pulang ke Green Force, Dicky Kurniawan Ingin Ukir Prestasi Lebih Besar Bersama Persebaya

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya kembali memperkuat skuadnya untuk menghadapi Super League 2026/27 dengan mendatangkan lima pemain baru. Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Dicky Kurniawan Arifin, pemain asal Surabaya yang akhirnya kembali mengenakan seragam Green Force.

Kembalinya Dicky bukan sekadar perpindahan klub. Baginya, ini merupakan momen kembali ke tempat yang memiliki ikatan emosional kuat sejak awal perjalanan kariernya sebagai pesepak bola.

“Saya tentu sangat bangga dan bahagia ketika kembali mendapat kesempatan dari Persebaya. Begitu mendapat kabar, orang pertama yang saya hubungi adalah keluarga di rumah. Setelah itu saya langsung mantap menerima tawaran ini,” ujar Dicky.

Di balik keputusan tersebut, sang ayah menjadi sosok pertama yang diajak berdiskusi. Dicky mengungkapkan bahwa ayahnya merupakan orang yang mengenalkannya pada sepak bola sejak kecil dan memberikan dukungan penuh agar dirinya menerima pinangan Persebaya.

“Saat pertama kali mengetahui ada ketertarikan dari Persebaya, saya langsung menghubungi bapak. Beliau adalah sosok yang pertama kali mengajarkan saya bermain sepak bola. Respons beliau sangat positif dan meminta saya untuk kembali ke Persebaya,” jelasnya.

Persebaya memang bukan tempat yang asing bagi Dicky. Sebelum bergabung dengan akademi Green Force, ia mengasah kemampuan di Akademi Assyabaab pada 2007-2014, kemudian melanjutkan pembinaan di Bintang Timur Surabaya hingga 2018.
Performa impresifnya saat mengikuti seleksi membawanya masuk ke skuad Persebaya U-17.

Bersama tim muda Bajol Ijo, Dicky menikmati salah satu pencapaian terbaik dalam karier awalnya.
Pada 2018, ia sukses mengantarkan Persebaya U-17 menjuarai Piala Soeratin sekaligus menyabet penghargaan sebagai Pemain Terbaik turnamen.

“Saya pernah menjadi bagian dari Persebaya U-16 pada 2018. Saat itu kami berhasil menjadi juara di Blitar. Itu menjadi salah satu momen yang sangat berkesan dalam perjalanan saya bersama Persebaya,” kenang Dicky.

Penampilannya yang konsisten membuat Dicky dipromosikan ke tim utama Persebaya pada Maret 2021 bersama sejumlah pemain muda berbakat, termasuk Marselino Ferdinan. Setelah sempat melanjutkan karier di klub lain demi menambah pengalaman, kini ia kembali dengan bekal yang lebih matang.

Musim lalu menjadi bukti perkembangan Dicky sebagai pemain profesional. Dari 21 pertandingan di Super League, pemain berkaki kiri tersebut mampu mencatatkan dua gol dan enam assist, statistik yang menunjukkan kontribusinya dalam membangun serangan tim.

Meski kini datang sebagai pemain yang lebih berpengalaman, Dicky menegaskan bahwa Persebaya tetap memiliki tempat istimewa di hatinya.

“Di Persebaya, saya tidak hanya mendapatkan tempat untuk berkembang sebagai pemain, tetapi juga merasakan kebersamaan seperti keluarga. Itu yang membuat klub ini selalu memiliki tempat spesial di hati saya,” terangnya.

Kini, Dicky memiliki target yang lebih tinggi dibanding saat pertama kali membela Green Force. Ia berharap dapat mengulang kesuksesan yang pernah diraih di level usia muda, bahkan membawa Persebaya meraih prestasi lebih besar di tim utama.

“Sekarang saya kembali dengan status pemain senior. Tentu saya berharap bisa mengulang kesuksesan yang pernah dirasakan saat di kelompok usia muda, bahkan dengan pencapaian yang lebih besar bersama tim utama,” tegasnya.

Dengan pengalaman yang semakin matang, performa yang terus berkembang, serta ikatan emosional yang kuat dengan klub, Dicky Kurniawan siap memulai babak baru dan memberikan kontribusi terbaik untuk Persebaya pada musim 2026/27.

Syahrul Lasinari Siap Berikan Kontribusi Terbaik untuk Persebaya di Super League 2026/27

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya terus mematangkan komposisi tim menjelang bergulirnya Super League 2026/27. Salah satu langkah yang diambil manajemen adalah mendatangkan bek serbabisa Syahrul Lasinari untuk memperkuat kedalaman skuad Green Force.

Pemain asal Ternate itu resmi menjadi bagian dari Persebaya setelah menyepakati kontrak berdurasi satu musim. Kehadirannya diharapkan mampu menambah kekuatan di sektor pertahanan sekaligus memberikan lebih banyak opsi bagi tim pelatih.

Pelatih Bernardo Tavares mengaku tidak asing dengan kualitas Syahrul. Keduanya pernah bekerja sama sebelumnya sehingga sang pelatih memahami karakter permainan bek berusia 26 tahun tersebut.

“Syahrul adalah pemain yang sudah pernah bekerja sama dengan saya sebelumnya. Dia memiliki pengalaman yang cukup baik dan mampu bermain di beberapa posisi di lini pertahanan,” jelas Coach Tavares.

Menurut pelatih asal Portugal itu, kemampuan Syahrul yang bisa ditempatkan di berbagai posisi menjadi salah satu alasan utama Persebaya merekrutnya.

“Kehadirannya memberi tambahan kualitas sekaligus kompetisi di lini belakang, dan itu menjadi salah satu alasan kami merekrutnya,” tandas Coach Tavares.

Di sisi lain, Syahrul mengaku sangat bahagia mendapat kesempatan bergabung dengan salah satu klub terbesar di Indonesia. Baginya, mengenakan seragam Persebaya merupakan kebanggaan tersendiri dalam perjalanan kariernya.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Kita semua tahu Persebaya adalah salah satu klub besar di Indonesia dengan sejarah dan basis suporter yang luar biasa. Karena itu, saya merasa bangga mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari tim ini,” ujar Syahrul.

Mantan pemain PSM Makassar tersebut juga mengungkapkan bahwa ambisi besar yang dimiliki Persebaya menjadi faktor penting dalam keputusannya menerima tawaran Green Force.

“Salah satu alasan saya memilih Persebaya adalah karena saya ingin merasakan pengalaman baru bersama klub yang memiliki ambisi besar. Saya melihat Persebaya memiliki target yang jelas untuk musim depan, dan itu menjadi motivasi tersendiri bagi saya,” katanya.

Selain memiliki pengalaman di level kompetisi tertinggi Indonesia, Syahrul dikenal sebagai pemain bertahan yang fleksibel. Ia dapat dimainkan sebagai bek sayap maupun bek tengah, sehingga memberi keuntungan tersendiri bagi tim dalam menghadapi berbagai situasi pertandingan.

Syahrul pun menegaskan komitmennya untuk bekerja keras dan memberikan kemampuan terbaiknya demi membantu Persebaya meraih target pada musim 2026/27.

“Saya sangat antusias menyambut tantangan ini. Sebagai pemain profesional, saya siap memberikan seratus persen kemampuan saya untuk membantu tim mencapai target yang telah ditetapkan manajemen dan seluruh keluarga besar Persebaya,” pungkasnya dengan semangat.