Beranda blog Halaman 6

Persebaya Resmi Perkenalkan Tiga Striker Asing Baru: Miguel Pereira, Alex Martins, dan Yann Mabella

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya akhirnya resmi mengumumkan tiga amunisi baru di lini depan untuk menghadapi Super League 2026/2027. Ketiga penyerang tersebut adalah Miguel Pereira, Alex Martins, dan Yann Mabella, yang diproyeksikan menjadi tumpuan utama Green Force dalam mengarungi musim baru sekaligus menyambut musim spesial perayaan 100 tahun klub.

Kehadiran tiga striker asing ini menjadi bukti keseriusan manajemen Persebaya dalam membangun skuad yang lebih kompetitif di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares. Sebelumnya, ketiga nama tersebut memang santer dikaitkan dengan Bajul Ijo dalam bursa transfer dan kini resmi diperkenalkan sebagai bagian dari skuad musim 2026/2027.

Miguel Pereira datang dengan reputasi sebagai penyerang yang memiliki penyelesaian akhir tajam dan mobilitas tinggi di area pertahanan lawan. Sementara Alex Martins dikenal sebagai striker berpengalaman yang telah membuktikan ketajamannya di berbagai kompetisi, sedangkan Yann Mabella menawarkan kekuatan fisik, duel udara yang solid, serta kemampuan menjadi target man di kotak penalti.

Kombinasi tiga karakter penyerang yang berbeda tersebut diharapkan mampu memberikan banyak variasi dalam pola serangan Persebaya sepanjang musim. Bernardo Tavares pun kini memiliki lebih banyak opsi untuk menerapkan strategi menyerang sesuai kebutuhan pertandingan.

Dengan bergabungnya Miguel Pereira, Alex Martins, dan Yann Mabella, lini depan Persebaya diprediksi menjadi salah satu yang paling disegani di Super League musim depan. Dukungan pemain-pemain kreatif di lini tengah diharapkan semakin memaksimalkan potensi ketiga striker anyar tersebut untuk membawa Bajul Ijo bersaing di papan atas klasemen.

Persebaya sendiri terus menunjukkan ambisi besar dalam menyusun skuad musim 2026/2027. Selain memperkuat sektor pertahanan dan lini tengah, fokus utama klub adalah meningkatkan produktivitas gol yang menjadi salah satu evaluasi pada musim sebelumnya.

Kehadiran tiga penyerang baru ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut sekaligus membawa Green Force kembali menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar juara.

Persebaya Resmi Rekrut Diogo Ramalho, Gelandang Portugal Siap Perkuat Lini Tengah Green Force

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya kembali menunjukkan keseriusannya menyambut kompetisi Super League 2026/27. Green Force resmi mengumumkan perekrutan gelandang asal Portugal, Diogo Sa Ramalho, pada Selasa (7/7), untuk memperkuat sektor tengah tim racikan Bernardo Tavares.

Kehadiran Ramalho menjadi tambahan penting dalam upaya Persebaya membangun skuad yang kompetitif musim depan. Gelandang berusia 27 tahun itu dikenal sebagai pemain bertipe box-to-box dengan mobilitas tinggi, kuat saat membantu transisi permainan, serta memiliki fleksibilitas bermain di beberapa posisi.

Selain beroperasi sebagai gelandang sentral, Ramalho juga mampu dimainkan sebagai gelandang bertahan hingga winger, memberikan lebih banyak opsi taktik bagi tim pelatih.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Ini adalah kesempatan besar untuk membela salah satu klub terbesar di Indonesia dengan dukungan suporter yang luar biasa. Saya sangat antusias menyambut musim baru,” ujar Ramalho.

Sebelum merapat ke Surabaya, Ramalho memperkuat FCV Farul Constanța di kasta tertinggi Liga Rumania. Pada musim lalu, ia tampil dalam 29 pertandingan dan menyumbang satu gol, pengalaman yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lini tengah Bajol Ijo.

Ramalho mengungkapkan, keputusan menerima tawaran Persebaya juga dipengaruhi banyak cerita positif yang ia dengar tentang Indonesia dan klub kebanggaan Kota Pahlawan tersebut.

“Saya memiliki banyak teman yang pernah bermain atau tinggal di Indonesia. Mereka selalu berbicara hal-hal baik tentang negara ini, tentang masyarakatnya, dan terutama tentang Persebaya sebagai klub besar. Setelah berdiskusi dengan keluarga, saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengambil langkah baru dalam karier saya,” ungkapnya.

Pemain yang menguasai lima bahasa itu datang dengan motivasi tinggi untuk membawa Persebaya meraih hasil maksimal pada musim baru.

“Target utama saya adalah mewakili klub dan kota ini dengan sebaik mungkin. Saya ingin membantu tim meraih kemenangan sebanyak mungkin,” tegasnya.
“Secara pribadi tentu saya ingin mencetak gol dan membuat assist, tetapi yang paling penting adalah membawa tim meraih hasil terbaik,” tambahnya.

Tak hanya tertarik dengan proyek yang sedang dibangun Persebaya, Ramalho juga mengaku terkesan dengan fanatisme Bonek dan Bonita. Menurutnya, dukungan luar biasa dari suporter menjadi salah satu alasan yang membuatnya semakin bersemangat memulai petualangan di Indonesia.

“Saya tahu Bonek dan Bonita adalah suporter yang luar biasa. Mereka selalu hadir memberikan dukungan untuk tim. Percayalah, kami akan memberikan segalanya di lapangan untuk membanggakan mereka,” terangnya.

Persebaya mengikat Ramalho dengan kontrak multiyears. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kreativitas, keseimbangan, dan daya saing lini tengah Green Force dalam mengarungi ketatnya persaingan Super League 2026/27.

Dengan pengalaman bermain di kompetisi Eropa, kemampuan bermain di berbagai posisi, serta ambisi besar yang dimilikinya, Diogo Ramalho diharapkan menjadi salah satu sosok penting dalam perjuangan Persebaya memburu prestasi pada musim mendatang.

Ernando Ari Bidik Timnas Indonesia Lewat Piala Presiden 2026, Persebaya Siap Panaskan Mesin Jelang Super League

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya menjadikan Piala Presiden 2026 sebagai ajang pemanasan yang krusial sebelum mengarungi Super League 2026/27. Turnamen pramusim tersebut bukan sekadar persiapan tim, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas mereka.

Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi, menilai Piala Presiden memiliki peran penting dalam membangun kekompakan tim sekaligus meningkatkan kesiapan fisik dan mental sebelum kompetisi resmi dimulai.

Bagi penjaga gawang berusia 24 tahun itu, turnamen ini juga menjadi momentum untuk kembali menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia. Ernando berharap penampilan terbaiknya bersama Bajul Ijo dapat membuka jalan menuju skuad Garuda yang dipersiapkan menghadapi Piala Asia 2027.

“Saya sangat senang Piala Presiden kembali digelar. Ini menjadi salah satu jalan mendapatkan kesempatan bermain sekaligus membuka peluang dipanggil Timnas Indonesia,” ujar Ernando Ari.

Menurut Ernando, nilai kompetitif Piala Presiden tetap tinggi meski hanya diikuti sejumlah klub pilihan. Kehadiran tim-tim besar dengan sejarah panjang membuat persaingan semakin menarik dan menjadi tolok ukur kesiapan setiap peserta.

“Semua pemain ingin memberikan yang terbaik di setiap ajang. Kalau tidak maksimal di pramusim, tentu kesempatan mendapatkan menit bermain di Liga juga akan berkurang,” terangnya.

Ia menambahkan, besarnya hadiah yang diperebutkan semakin meningkatkan gengsi turnamen sehingga seluruh pemain dipastikan tampil dengan motivasi tinggi.

“Piala Presiden juga bergengsi setelah menawarkan hadiah yang besar sehingga motivasi seluruh pemain pasti semakin tinggi,” lanjutnya.

Pada Piala Presiden 2026, Persebaya Surabaya tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, PSMS Medan, dan wakil Thailand, Port FC. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kualitas para peserta yang memiliki tradisi kuat di sepak bola.

Selama turnamen berlangsung, Persebaya akan mendapat dukungan penuh dari Bonek karena seluruh pertandingan mereka dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Piala Presiden 2026 sendiri akan bergulir mulai 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Penampilan Persebaya di ajang ini menjadi salah satu yang paling dinantikan, tidak hanya sebagai persiapan menuju Super League 2026/27, tetapi juga sebagai panggung bagi para pemain untuk membuktikan diri, termasuk Ernando Ari yang kembali membidik tempat di Timnas Indonesia.

Gali Freitas Resmi Dipinjam Madura United, Laskar Sape Kerrab Tambah Senjata Berbahaya di Lini Serang

0

Taktik.id – Madura United FC kembali menunjukkan keseriusannya menyambut kompetisi musim 2026/27. Laskar Sape Kerrab resmi mendatangkan winger Timnas Timor Leste, Paulo Gali Freitas, dengan status pinjaman selama satu musim penuh untuk memperkuat sektor penyerangan.

Kehadiran pemain berusia 22 tahun tersebut diharapkan mampu meningkatkan kreativitas sekaligus produktivitas lini depan Madura United. Gali dikenal sebagai salah satu pemain sayap paling eksplosif di kawasan ASEAN berkat kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan visi bermain yang dimilikinya.

Direktur Madura United, Annisa Zhafarina, mengungkapkan bahwa keputusan merekrut Paulo Gali didasarkan pada kualitas yang telah dibuktikannya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Kami sangat senang bisa mengamankan jasa Paulo Gali Freitas dengan status pinjaman selama satu musim penuh. Alasan utama kami sangat tertarik mendatangkan pemain Timnas Timor Leste ini adalah kualitas, daya ledak, dan visi bermainnya yang sudah teruji di kompetisi Indonesia,” ujar Annisa.

Tak hanya itu, performa impresif Gali sepanjang musim lalu juga menjadi nilai tambah. Ia mencatatkan 6 gol dan 7 assist, statistik yang menempatkannya di antara winger ASEAN paling produktif dan kreatif.

“Catatan 6 gol dan 7 assist-nya musim lalu membuktikan bahwa di usianya yang masih muda ini, Gali adalah salah satu winger ASEAN paling produktif dan kreatif,” tambahnya.

Menurut Annisa, karakter permainan Paulo Gali yang agresif serta memiliki mental bertanding kuat dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan tim asuhan Madura United untuk menghadapi persaingan musim depan.

“Karakter bermainnya yang agresif serta mentalitasnya yang kuat akan memberikan dimensi baru yang sangat kami butuhkan di lini serang Laskar Sape Kerrab,” jelasnya.

Manajemen Madura United optimistis sang pemain dapat kembali menampilkan performa terbaiknya bersama skema permainan yang diterapkan tim.

Kehadiran Paulo Gali diharapkan menjadi salah satu kepingan penting dalam ambisi Madura United bersaing di papan atas klasemen Liga Indonesia musim 2026/27.

“Kami yakin, dengan sistem permainan Madura United, Gali akan kembali menemukan performa terbaiknya dan membantu tim bersaing di papan atas,” tutup Annisa.

Yuran Fernandes Resmi Gabung Persebaya, Eks Kapten PSM Siap Kokohkan Benteng Bajol Ijo di Super League 2026/27

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun skuad kompetitif untuk menghadapi Super League 2026/27. Terbaru, Bajol Ijo resmi memperkenalkan bek tengah berpengalaman Yuran Fernandes sebagai rekrutan anyar pada Senin (6/7).

Pemain asal Tanjung Verde itu dikontrak dengan durasi multiyears dan diproyeksikan menjadi pilar utama di jantung pertahanan Green Force. Kehadirannya diharapkan mampu menghadirkan stabilitas, kepemimpinan, serta pengalaman yang dibutuhkan Persebaya untuk bersaing di papan atas musim depan.

Yuran mengaku antusias memulai petualangan barunya bersama klub kebanggaan Kota Pahlawan. Bek berusia 31 tahun tersebut siap memberikan kontribusi terbaik sejak hari pertama berseragam hijau.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Ini adalah kesempatan yang baik bagi saya untuk menjalani tantangan baru dalam karier. Saya datang ke sini dengan semangat dan motivasi besar untuk memberikan yang terbaik bagi tim,” ujar Yuran.

Nama Yuran Fernandes bukan sosok asing di kancah sepak bola Indonesia. Sebelum merapat ke Surabaya, ia menghabiskan empat musim bersama PSM Makassar dan menjelma sebagai salah satu bek paling konsisten di kompetisi. Selama membela Juku Eja, Yuran turut mengantarkan klub tersebut meraih gelar juara Super League 2022/23.

Berbekal pengalaman panjang di Liga Indonesia, Yuran merasa kini adalah waktu yang tepat untuk membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya bersama Persebaya.

“Salah satu alasan utama saya datang ke Persebaya adalah karena ingin merasakan tantangan dan pengalaman baru. Setelah beberapa tahun berada di lingkungan yang sama, saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengambil langkah baru dan berkembang lebih jauh sebagai pemain,” jelasnya.

Tak hanya ingin menikmati tantangan baru, Yuran juga membawa ambisi besar bersama Green Force. Ia bertekad membantu Persebaya meraih prestasi terbaik pada musim mendatang.

“Target pribadi saya adalah memberikan kemampuan terbaik yang saya miliki dan membantu tim meraih hasil maksimal. Saya ingin berkontribusi sebanyak mungkin agar Persebaya bisa mencapai posisi yang lebih baik,” tegasnya.

Kehadiran Yuran Fernandes diyakini menjadi tambahan penting bagi lini belakang Persebaya. Dengan pengalaman, karakter kepemimpinan, dan mental juara yang dimilikinya, mantan bek PSM Makassar itu diharapkan mampu memperkuat fondasi pertahanan Bajol Ijo sekaligus membawa Persebaya tampil lebih kompetitif sepanjang Super League 2026/27.

Transfer Yuran juga menjadi sinyal bahwa Persebaya terus mematangkan komposisi skuad demi memenuhi ekspektasi Bonek dan Bonita, yang berharap Green Force mampu bersaing dalam perebutan gelar musim ini.

Persebaya Lakukan Perombakan Skuad, Gali Freitas dan Shin Sang-gyu Tinggalkan Bajul Ijo

0

Taktik.id – Persebaya Surabaya mulai melakukan perombakan tim menjelang bergulirnya musim kompetisi yang baru. Satu pemain dan satu staf kepelatihan dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari Bajul Ijo, yakni Gali Freitas dan Shin Sang-gyu.

Informasi tersebut disampaikan Harian Disway melalui unggahan di akun Instagram resminya. Dalam unggahan tersebut, Harian Disway menuliskan:

“Persebaya merombak skuadnya. Satu pemain dan staf kepelatihan memutuskan keluar dari Persebaya. Mereka adalah Gali Freitas dan Shin Sang-gyu. Terima kasih untuk Gali dan Coach Shin atas dedikasinya selama semusim bersama Persebaya. Semoga sukses di tempat yang baru,” tulis deskripsi postingannya.

Kepergian Gali Freitas dan Shin Sang-gyu menjadi bagian dari perubahan yang dilakukan Persebaya dalam menyusun kekuatan tim untuk menghadapi kompetisi musim depan. Evaluasi terhadap komposisi pemain maupun jajaran kepelatihan menjadi langkah yang lazim dilakukan setiap akhir musim.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai pengganti Gali Freitas maupun Shin Sang-gyu. Namun, pergerakan Persebaya di bursa transfer diperkirakan masih akan terus berlanjut dalam waktu dekat.

Para pendukung Bajul Ijo kini menantikan langkah berikutnya dari manajemen, baik terkait perekrutan pemain baru maupun penyusunan staf kepelatihan demi membangun tim yang lebih kompetitif pada musim mendatang.

Piala Presiden 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Klub dari 4 Negara, Hadiah Juara Naik Jadi Rp6 Miliar

0

Taktik.id – Turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia, Piala Presiden 2026, dipastikan kembali digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Edisi kedelapan ini menghadirkan persaingan yang lebih kompetitif dengan keikutsertaan delapan klub dari empat negara, sekaligus menawarkan hadiah juara yang meningkat menjadi Rp6 miliar.

Indonesia menjadi negara dengan wakil terbanyak melalui Persib Bandung, Persija Jakarta, Arema FC, Persebaya Surabaya, dan PSMS Medan. Sementara itu, tiga peserta internasional yang akan meramaikan turnamen adalah Port FC dari Thailand, Tampines Rovers dari Singapura, serta DPMM FC asal Brunei Darussalam.

Seluruh pertandingan akan berlangsung di dua kota, yakni Bandung dan Surabaya, dengan Stadion Si Jalak Harupat serta Stadion Gelora Bung Tomo ditunjuk sebagai venue resmi turnamen.

Laga pembuka langsung menyajikan duel panas antara Persib Bandung kontra Arema FC. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat pada Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 19.30 WIB, dan diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan para pecinta sepak bola nasional.

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini harus lebih berkualitas dibandingkan edisi sebelumnya. Salah satu buktinya adalah peningkatan hadiah bagi tim juara menjadi Rp6 miliar.

Di sisi lain, Ketua Organizing Committee (OC), Tsamara Amany, menjelaskan bahwa pemilihan peserta tidak hanya mempertimbangkan prestasi terkini, tetapi juga nilai sejarah yang dimiliki setiap klub.

Menurutnya, Persib Bandung dipilih sebagai juara Liga Indonesia dalam tiga musim beruntun, Port FC hadir sebagai juara bertahan Piala Presiden, sedangkan Arema FC merupakan klub tersukses dalam sejarah turnamen dengan koleksi empat gelar. Sementara Persija Jakarta dan PSMS Medan dinilai memiliki rekam jejak panjang yang menjadi bagian penting dalam perkembangan sepak bola Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyambut positif penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Ia menilai turnamen pramusim ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan jam terbang pemain dan kesiapan klub menghadapi kompetisi resmi.

Meski demikian, Erick menegaskan bahwa aspek kebugaran pemain tetap menjadi perhatian utama. Menurutnya, peningkatan jumlah pertandingan harus diimbangi dengan pengelolaan waktu pemulihan yang optimal agar kondisi pemain tetap terjaga sepanjang musim.

Dengan hadirnya klub-klub kuat dari dalam dan luar negeri, serta duel pembuka yang mempertemukan Persib Bandung dan Arema FC, Piala Presiden 2026 dipastikan menjadi salah satu turnamen pramusim paling menarik yang layak dinantikan para pencinta sepak bola Indonesia.

Madura United Geber Persiapan Musim 2026/27, Latihan Perdana Digelar Akhir Juli dan Rekrutan Baru Terus Berdatangan

0

Taktik.id – Madura United FC mulai memanaskan mesin untuk menyambut kompetisi Liga 1 musim 2026/27. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab telah menjadwalkan latihan perdana yang akan berlangsung pada akhir Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru.

Kepastian tersebut disampaikan Manajer Madura United, Umar A. Wachdin, melalui Media Officer klub, Ferdiansyah Alifurrahman. Ia mengatakan seluruh elemen tim tengah dipersiapkan secara bertahap, termasuk proses perekrutan pemain yang masih terus berjalan.

“Untuk program tim, insyaallah latihan perdana akan kami mulai pada medio akhir Juli. Ini sebagai langkah awal persiapan menghadapi musim 2026/27,” ujar Ferdiansyah, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, dimulainya latihan lebih awal akan memberikan waktu yang cukup bagi tim pelatih untuk membangun kekompakan antarpemain, meningkatkan kondisi fisik, sekaligus menggelar beberapa pertandingan uji coba sebelum kompetisi resmi bergulir.

Dengan jadwal kompetisi yang diperkirakan padat, Madura United ingin memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik sejak pekan pertama liga.
“Target kami, saat liga dimulai tim sudah dalam kondisi siap, baik dari sisi fisik, taktik, maupun mental bertanding,” tambahnya.

Dalam menyusun kekuatan musim depan, Madura United lebih dulu mengamankan sejumlah pemain inti. Beberapa nama yang dipastikan tetap berseragam Laskar Sape Kerrab antara lain Ahmad Rusadi, Taufik Hidayat, M. Riski Afrisal, Aji Kusuma, Gio Numberi, M. Taufany, Ilhamsyah, Paulo Sitanggang, Adhitya Harlan, M. Dicky, Make Aldo Maulidino, Feby Ramzy Wirawan, dan Rendy Razzaqu.

Sementara itu, di sektor pemain asing, manajemen mempertahankan lima pilar penting, yakni Lulinha (Luis Marcelo Morais dos Reis), Kerim Palic, Jordy Wehrmann, Pedro Monteiro, dan Mendonca.

Tak hanya mempertahankan kerangka tim, Madura United juga aktif di bursa transfer. Klub asal Pulau Garam tersebut telah merekrut dua penjaga gawang lokal, Angga Saputro dan Bima Koto, serta mendatangkan pemain muda eks Timnas Indonesia U-22, Rifqi Ray.

Terbaru, Madura United memperkuat lini permainan dengan merekrut gelandang asal Paraguay, Juan Danilo Santacruz Gonzalez, yang diharapkan mampu menambah kualitas skuad dalam menghadapi persaingan ketat Liga 1 musim 2026/27.

Dengan kombinasi pemain berpengalaman, amunisi baru, serta persiapan yang dimulai lebih awal, Madura United menunjukkan keseriusannya untuk tampil kompetitif dan memburu hasil terbaik pada musim mendatang.

Alfeandra Dewangga Langsung Nyetel di Arema FC, Atmosfer Tim Bikin Bek Timnas Optimistis Tatap Liga 1 2026/2027

0

Taktik.id – Rekrutan anyar Arema FC, Alfeandra Dewangga, langsung merasakan suasana positif pada hari pertamanya bersama skuad Singo Edan. Bek serba bisa berusia 25 tahun itu mengaku optimistis menatap Liga 1 musim 2026/2027 setelah merasakan kekompakan tim dan sambutan hangat dari seluruh elemen klub.

Kehadiran Dewangga memang menjadi salah satu transfer yang paling banyak disorot jelang bergulirnya musim baru. Arema FC merekrut mantan pemain Persib Bandung tersebut melalui skema transfer, sebagai bagian dari upaya memperkuat komposisi tim demi bersaing di papan atas klasemen.

Pada Senin (6/7), Dewangga menjalani sesi latihan perdananya bersama Arema FC. Bukan intensitas latihan yang paling menarik perhatiannya, melainkan atmosfer kekeluargaan yang sudah ia rasakan sejak hari pertama bergabung.

“Luar biasa saya lihat pemain-pemain di sini dekat banget dan saya kagetnya ada satu pemain asing yang lancar bahasa Indonesia dan itu sangat membantu pemain lokal juga untuk menyatu dengan pemain asing lainnya,” ujar Dewangga.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses adaptasi berlangsung lebih cepat. Selain diterima dengan baik oleh rekan-rekan setim, tim pelatih juga memberikan kesan positif pada latihan perdana.

“Latihan perdana happy, tim pelatih juga enak, pemain-pemain juga welcome,” tambahnya.

Di balik sambutan hangat tersebut, Dewangga juga memahami ambisi besar yang tengah diusung Arema FC untuk musim ini. Sebelum resmi menandatangani kontrak, ia mengaku telah berdiskusi langsung dengan manajemen mengenai target tim.

“Saya ingin membantu tim, karena sebelum tanda tangan kontrak saya ketemu dengan CEO Arema FC. Beliau bilang target kita papan atas dan saya bertekad membantu tim,” ungkapnya.

Sementara itu, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa perekrutan Dewangga merupakan rekomendasi langsung dari pelatih kepala Marcos Santos. Karakter bermain sang pemain dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan tim.

“Kami datangkan Dewangga dengan skema transfer karena yang bersangkutan masih memiliki kontrak dengan Persib. Setelah proses transfer selesai, kami langsung mengontraknya selama dua musim,” kata Yusrinal.

Ia menambahkan, dukungan penuh dari manajemen menjadi kunci keberhasilan Arema FC mengamankan tanda tangan pemain asal Semarang tersebut.

“Pelatih sangat menyukai karakter bermain Dewangga dan menilai dia sebagai pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Karena itu, direksi memberikan dukungan penuh dengan membantu proses transfernya sehingga akhirnya Dewangga resmi bergabung bersama Arema FC,” tutup Yusrinal.

Dengan adaptasi yang berjalan mulus sejak hari pertama, Alfeandra Dewangga diharapkan segera menjadi pilar penting di lini pertahanan Singo Edan. Pengalamannya di level tertinggi sepak bola Indonesia diyakini mampu membantu Arema FC mewujudkan target finis di papan atas Liga 1 2026/2027.

Sepak Takraw Jateng Borong Gelar Juara LSI Wilayah 2, Jatim Bidik Kebangkitan di Putaran Final Jakarta

0

Taktik.id – Tim sepak takraw Jawa Tengah tampil dominan dengan menyapu bersih gelar juara Liga Sepak Takraw Indonesia (LSI) Wilayah 2 yang berlangsung di GOR Pancasila, Surabaya, pada 1–4 Juli. Sementara itu, tuan rumah Jawa Timur harus puas finis sebagai runner-up di sektor putra dan peringkat ketiga bersama di sektor putri.

Laga final putra mempertemukan Sayap Mas Jawa Timur melawan Petarung Jawa Tengah dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Tim Jatim membuka pertandingan dengan kemenangan tipis 15-13 pada set pertama.

Namun, Jawa Tengah mampu bangkit pada set kedua. Pertandingan berlangsung ketat hingga skor 13-14. Sebuah smash keras pemain Jateng yang sempat diblok kubu Jatim dinilai wasit sebagai over block, sehingga Petarung Jateng mengamankan kemenangan 15-13 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Memasuki set ketiga, Petarung Jawa Tengah tampil lebih konsisten. Mereka terus menjaga keunggulan sejak awal pertandingan dan berhasil menutup laga dengan kemenangan 15-8 sekaligus memastikan gelar juara LSI Wilayah 2. Sayap Mas Jawa Timur harus puas sebagai runner-up, sedangkan J Indo Sport Club Jawa Barat dan Banten Jawara berbagi posisi ketiga.
Dominasi Jawa Tengah juga berlanjut di sektor putri.

Tim Petarung Jateng sukses mengalahkan DKI Jakarta dengan skor langsung 2-0 pada partai final untuk merebut gelar juara. Sayap Mas Jawa Timur dan PSTI Badung Bali sama-sama menempati peringkat ketiga.
Hasil tersebut memastikan delapan tim terbaik lolos ke putaran final Liga Sepak Takraw Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.

Dari sektor putra, tim yang lolos adalah Petarung Jawa Tengah, Sayap Mas Jawa Timur, J Indo Sport Club Jawa Barat, dan Banten Jawara. Sementara dari sektor putri, tiket ke putaran final diraih Petarung Jawa Tengah, DKI Jakarta, Sayap Mas Jawa Timur, serta PSTI Badung Bali.

Ketua Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., memberikan apresiasi atas perjuangan atlet-atlet Jawa Timur meski belum berhasil meraih gelar juara.

“Walaupun belum menjadi juara, tim Jawa Timur berhasil masuk empat besar. Tim putra meraih posisi runner-up, sedangkan tim putri finis di peringkat ketiga bersama. Ini menjadi modal penting, namun mereka harus mempersiapkan diri lebih matang sebelum tampil di Liga Utama LSI di Jakarta,” ujar Aries usai pertandingan.

Aries juga meminta jajaran pelatih segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim agar mampu bersaing lebih kompetitif pada putaran final nasional.

Menurutnya, evaluasi teknis dan peningkatan motivasi atlet menjadi faktor penting agar Jawa Timur dapat menunjukkan performa terbaik saat menghadapi wakil-wakil provinsi lain di Liga Utama LSI Jakarta nanti.