Beranda blog Halaman 30

Instruksi Khusus Marcos Jelang Laga Persik vs Persib

0

Taktik – Pekan ke-16 BRI Super League 2025/26 akan ditutup dengan pertandingan yang seru antara tim ruan rumah Persik Kediri mengahadapi pemuncak klasemen Peraib Bandung pada Senin (5/1/26).

Mampukah Marcos Reina Torres pelatih Persik menahan kekuatan dari Maung Bandung. Persib yang memiliki pemain-pemain berkualitas akan sangat menyulitkan Macan Putih yang bermain di Stadion Brawijaya, Kediri.

Marcos mengakui jika timnya ingin menang, maka mereka harus bisa menutup pemain paling berbahaya yang dimiliki Persib saat ini yaitu Thom Haye.

“Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah Thom Haye. Dia bisa bermain di semua sektor dan pemain di sekitarnya mampu beradaptasi dengan keberadaannya,” ujar Marcos dalam sesi konferensi pers

Gelandang Timnas Indonesia itu patut diwaspadai karena sangat mudah beradaptasi dalam segala lini. Hal ini yang patut diwaspadai oleh Ezea Walian dkk.

Meski begitu pelatih asal Negeri Matador itu juga tidak bisa melepaskan pemain Persib yang lainnya. Ia tahu jika tim yang mereka lawan nanti sore ini memiliki kedalaman skuad yang merata.

Selain mewaspadai lawannya, Marcos juga memberikan persiapan yang matang kepada para pemainnya. Selain kesiapan dalam segi taktik ia juga menekankan mentalitas dan daya juang yang tinggi diperlukan saat menghadapi tim kuat seperti ini.

Dengan penuh percaya diri faktor emosional dari para pendukung Macan Putih yang hadir di stadion bisa memberikan suntikan energi bagi para pemain.

“Persiapan secara mentalitas dan semangat juang terus ditingkatkan. Motivasi kami adalah memberikan kemenangan untuk suporter dan warga Kota Kediri, serta membuktikan bahwa Persik bisa menang menghadapi tim mana pun di Super League,” pungkasnya.

Akankah Persik Kediri Berhasil Memberi Kejutan Kala Menjamu Persib Bandung

0

Taktik – Ujian berat akan dihadapi Persik Kediri pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, kala menjamu Persib Bandung pada Senin (5/1) besok. Bermain di Stadion Brawijaya, Kediri, mampukah tim macan putih memberi kejutan untuk sang juara bertahan.

Berbekal kemenangan di laga terakhir menghadapi Persis Solo pada 27 Desember lalu, Persik bisa tampil percaya diri karena disaksikan langsung oleh para pendukungnya.

Jika dilihat dari segi statistik Macan Putih memang tidak diunggulkan karena setiap kali menjamu Persib di Brawijaya, mereka sudah menelan dua kali kekalahan.

Terakhir kali Persik menang atas Maung Bandung pada musim 2023/2024 yang kala itu berhasil ungul 0-2 dihadapan para Bobotoh. Setelah itu pada dua pertemuan baik home maupun away mereka belum sekalipun merasakan menang atas Persib.

Meski begitu para pemain Persik tidak memiliki tekanan psikologis pada laga besok, justru mereka bisa tampil lepas tanpa beban.

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menyadari kekuatan Persib yang dinilainya memiliki permainan dinamis, kaya rotasi, dan didukung pemain berkualitas di setiap lini. Karena itu, ia menekankan pentingnya fokus dan disiplin, terutama dalam bertahan

Pemain Baru yang Ikut Dibawa Bernardo Tavares ke Surabaya

0

Taktik – Pelatih anyar Persebaya Surabaya Bernardo Tavares tiba malam ini (4/1/26) di Terminal 1 Bandara Juanda. Kedatangannya di kota pahlawan tidak sendiri, ia membawa satu assisten dan dua pemain yang akan ikut membersamainya.

Tentu ini dilakukan sang pelatih guna menyiapkan komposisi tim yang ideal jelang putaran kedua. Kita tahu putaran pertama BRI Super League hanya menyisahkan satu pertandingan lagi.

Dikutip dari Harian Disway, dua pemain itu berposisi sebagai striker dan bek kiri yang memang menjadi permasalahan bagi Persebaya sampai pekan ke-16 ini.

“Bernardo Tavares juga membicarakan pemain yang ingin ia bawa. Mereka adalah Bruno Paraiba dan Jefferson Junio Antonio da Silva,” dikutip dari Harian Disway Minggu (4/1).

Bruno Paraiba akan menggantikan tempat yang sebelumnya diisi oleh dua pemain asing Bajol Ijo yaitu Diego dan Perovic. Sedangkan Jefferson Junio dipastikan mengisi bek kiri yang selama dimainkan oleh Dejan Tumbas yang sebenarnya berposisi sebagai striker.

Dengan datangnya rangkaian personil baru yang mengisi tubuh Persebaya patut kita tunggu mampukah Bruno Moureira cs berbicara banyak pada putaran kedua BRI Super Leagu musim 2025/2026.

Tampil Apik Dengan 10 Pemain, Madura United harus akui keunggulan Persebaya Surabaya

0

Taktik – Madura United menelan kekalahan pada pekan ke-16 BRI Super League pada Sabtu (3/1/26) tadi malam. Kalah jumlah pemain tidak membuat mereka mengendorkan serangan.

Laskar Sape Kerab terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Mendonca mendapat kartu kuning kedua yang berujung kartu merah pada menit ke-66′. Kehilangan sosok bek tengah sangat mempengaruhi permainan.

Belum sempat menyesuaikan gaya bermain Lulinha dkk harus kebobolan lebih dulu pada menit ke-73′ lewat tendangan Bruno Moureira. Sebenarnya Madura United memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan ketika ada pemain Persebaya, Mihailo Perovic yang juga terkena kartu merah.

Namun dewi fortuna masih belum memihak kepada tim asal pulau garam itu. Sontekan Ilhamsyah didepan mulut gawang masih terkena mistar. Hingga peluit panjang dibunyikan kedudukan tidak berubah untuk kemenangan Persebaya.

Meski begitu pelatih Madura United tidak mau mencari alasan atas kekalahan yang dialami oleh timnya.

“Tapi kita tidak mencari cari alasan,” tegas Carlos Parreira seusai laga.

Tapi memang diatas kertas pertandingan semalam berjalan cukup seimbang, tidak ada yang lebih dominan dari Persebaya maupun Madura United. Dari total tendangan yang mengarah ke gawang kedua tim sama-sama mencatatkan 2 kali.

Selanjutnya pelatih asal Brasil menegaskan akan mengevaluasi pertandingan terakhir ini untuk di jadikan bekal menghadapi PSIM Yogyakarta pada 10 Januari 2026 mendatang.

Menang Lawan Madura United, Persebaya Lanjutkan Tren Positif

0

Taktik – BRI Super League menyajikan derby Suramadu pada Sabtu (3/1/26) semalam. Laga yang mempertemukan antara Madura United dengan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, berakhit 0-1.

Sebagai tim tamu Green Force berhasil mencuri poin sempurna dari pualu garam. Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut lahir dari kaki Bruno Moureira yang menerima true pass dari Malik Risaldi pada menit 77′.

Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan kedua tim Bajol Ijo setelah sebelumnya lima laga selalu seri. Meskipun begitu dalam pertandingan semalam anak asuhan Uston Nawawi itu harus menahan serangan yang berbahaya dari Madura United.

Ernando Ari harus beberapa kali berjibaku mengamankan bola dan lini pertahanan yang selalu fokus memutus serangan dari Lulinha cs. Dari total 5 tembakan ada 2 tendangan yang merah kegawang, itu sama dengan yang didapat Persebaya.

Laskar Sappe Kerab memang kalah dalam segi penguasaan bola tapi taktik yang mereka jalankan cukup efektif. Mengandalkan serangan balik cepat, para pemain Madura United banyaj bertahan dan menunggu.

“Itu sangat berbahaya bagi kami. Sedikit kesalahan bisa fatal, tapi untungnya pemain tetap siap dan disiplin,” terang Coach Uston pada konferensi pers setelah pertandingan (3/1/26) kemarin.

Selanjutnya Persebaya akan menjamu Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada lanjutan pekan ke-17 BRI Super League.

Kalah Dari Persija, Eduardo Fokus Untuk Bangkit diLaga Lawan PSBS Biak

0

Eduardo Perez Pelatih Persebaya mengungkapkan rasa kekecewanya setelah Persebaya dibungkam Macan Kemayoran dihadapan suporternya sendiri, dengan skor telak 1-3 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Sabtu (18/10/2025).

“Kami sangat sedih hari ini, tentu saja, karena kami ingin memberikan kemenangan kepada fans kami. Tapi Anda tahu, dalam sepak bola, saya tidak punya ingatan masa lalu,” katanya dalam after match press conference.

Dengan hasil negatif itu, Eduardo berjanji akan melakukan perbaikan dan berusaha tampil lebih baik di laga lanjutan Super League. Tim berjuluk Bajul Ijo itu dijadwalkan menjalani laga away melawan PSBS Biak pada Jumat (24/10/2025) mendatang.

“Jadi, mulai besok, tentu saja, kami akan berusaha dengan lebih baik. Kami harus memiliki sesuatu yang positif dan mulai bekerja sangat keras untuk pertandingan berikutnya,” ucapnya.

Eduardo menilai, Persebaya dan Persija merupakan tim yang sama-sama kuat. Namun, ia mengatakan bahwa hasil pertandingan juga ditentukan oleh situasi-situasi di lapangan, seperti bagaimana permainan tim setelah terkena hukuman penalti dan lain sebagainya.

“Sekarang adalah saatnya kita lebih bersatu, kita harus meraih kemenangan lagi. Kita punya satu minggu sekarang untuk persiapan minggu depan, pertandingan berikutnya, dan kami sedang memikirkan ini,” ucapnya.

Sementara itu, Leo Lelis pemain Persebaya mengatakan bahwa laga yang mempertemukan antara skuad Bajul Ijo dan Macan Kemayoran merupakan pertandingan level tinggi. Persebaya menurutnya sudah berusaha mengamankan poin di kandang sendiri, namun hasil tidak maksimal.

“Kami tidak beruntung hari ini untuk mendapatkan tiga poin dikandang,” pungkasnya.

Dokter Tim Persebaya, Ahmad Ridhoi, Jalani Pengabdian Seharian untuk Masyarakat hingga Bertugas di Laga Lawan Persija

0

Surabaya, 18 Oktober 2025 — Di tengah padatnya agenda pertandingan Liga 1, dokter tim Persebaya Surabaya, dr. Ahmad Ridhoi, menunjukkan dedikasinya yang luar biasa terhadap profesi dan masyarakat. Sejak pagi hingga sore hari, dr. Ridhoi terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Medical Center Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Malam harinya, ia langsung bergeser ke stadion untuk menjalankan tugas sebagai dokter tim Persebaya dalam laga panas melawan Persija Jakarta.

Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari rangkaian program Fakultas Kedokteran dan Kesehatan ITS (FKK-ITS). 16 Oktober lalu dimulai dengan agenda seminar awam. pada tanggal 17 oktober sampai 19 oktober, acara berlanjut dengan pemeriksaan gratis.

“Penting nya bagi masyarakat menghetahui tentang kesehatan reproduksi dimana kasus kanker serviks dan kanker prostat merupakan 5 besar kasus kanker di indonesia” ujar Dr. Ridhoi.

Ridhoi di sela-sela kegiatannya ia menambahkan, “Pagi hingga sore ini kami fokus pada edukasi dan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, dan nanti malam saya lanjut bertugas sebagai dokter tim di Persebaya.” pungkasnya.

Persebaya sendiri dijadwalkan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo malam ini Sabtu, 18 oktober 2025 dalam pertandingan lanjutan Liga 1. Kehadiran dr. Ridhoi di dua lini akademisi dan olahraga profesional bisa menjadi cerminan nyata dedikasi ganda yang jarang ditemui.

Jelang Duel Panas Persebaya vs Persija, Catur Pamungkas Jaga Fokus dan Tingkatkan Motivasi

0

Catur Pamungkas pemain Persebaya Surabaya menyatakan, dirinya terus mempersiapkan diri secara matang menjelang laga melawan Persija Jakarta pada lanjutan kompetisi Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (18/10/2025).

Catur mengatakan, aspek mental menjadi fokus utamanya dalam menghadapi laga big match tersebut. Selain itu, ia juga menyiapkan diri dari sisi taktik dan strategi bersama tim.

“Untuk persiapan secara pribadi, yang pertama itu mental, terus taktik, dan yang ketiga strategi,” katanya di Lapangan ABC, GBT Surabaya, pada Senin (13/10/2025).

Berhadapan dengan Persija yang dihuni oleh pemain bagus, Catur menegaskan bahwa dirinya memilih untuk tetap fokus pada peningkatan diri sendiri demi kepentingan tim.

“Kalau menurut saya, lebih baik pikirkan diri sendiri aja untuk tim,” ucapnya.

Pihaknya juga memastikan, akan terus berusaha tampil lebih baik di setiap pertandingan. Ia mengaku, selalu termotivasi untuk tampil lebih baik.

“Ingin pembuktian. Jadi ya terus melakukan yang terbaik,” tandasnya.

Tekad dan motivasi Catur menjadi salah satu modal penting bagi Bajul Ijo untuk menatap duel panas melawan Macan Kemayoran di kandang sendiri akhir pekan nanti.Seperti diketahui, Persebaya saat ini berada di peringkat ke-6 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan total 10 poin hasil dari 3 kali menang, sekali imbang dan 2 kali kalah.

Sedangkan Persija Jakarta berada di posisi ke-4 klasemen sementara dengan raihan total 11 poin hasil dari 3 kali menang, 2 kali imbang dan 2 kali kalah.

Eduardo Perez Pelatih Persebaya Waspadai Kekuatan Persija Jelang Laga Big Match

0

Eduardo Perez Pelatih Persebaya mewaspadai kekuatan Persija Jakarta jelang laga lanjutan Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Sabtu (18/10/2025).

Namun, Eduardo menegaskan bahwa dirinya enggan hanya mewaspadai satu atau dua pemain saja dalam laga lawan Persija. Ia menyatakan, Persebaya akan mewaspadai skuad Macan Kemayoran secara kolektif.

“Saya tidak akan pernah berbicara mengenai salah satu pemain, tapi pasukan. Kita tahu pasukan Persija, kita menganalisa, pasukan yang sangat kuat. Tapi tentu saja, kita akan bertempur di sini untuk tiga poin,” katanya di Lapangan ABC, GBT Surabaya, pada Senin (13/10/2025).

Eduardo mengakui, Persija merupakan tim yang kuat. Tapi ia juga menegaskan bahwa Persebaya juga tim bagus yang siap untuk mengalahkan tim asal Jakarta tersebut.

“Saya yakin kita akan memiliki permainan yang sangat kuat di sini. Tapi tentu saja, kita bermain di kandang. Dan tentu saja, kita menghormati semua musuh,” tuturnya.

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu memastikan, sudah mempelajari permainan Persija. Selain itu, pihaknya juga sudah memaksimalkan persiapan tim, termasuk kondisi fisik dan taktikal.

“Seperti setiap minggu, kita bersiap-siap, tentu saja kita menganalisa musuh. Dan pasti kita akan sampai pada tempat terbaik,” ucapnya.

Seperti diketahui, Persebaya saat ini berada di peringkat ke-6 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan total 10 poin hasil dari 3 kali menang, sekali imbang dan 2 kali kalah.Sedangkan Persija Jakarta berada di posisi ke-4 klasemen sementara dengan raihan total 11 poin hasil dari 3 kali menang, 2 kali imbang dan 2 kali kalah.(ris)

Dimas Wicaksono, Senang Diberi Kesempatan Oleh Pelatih Bermain di Skuad Persebaya Senior

0

Salah satu pemain muda jebolan tim kompetisi internal Persebaya, Dimas Wicaksono, yang mulai mendapat kepercayaan tim kepaltihan di tim senior Persebaya.

Pemain, berusia 18 tahun itu sudah mendapatkan dua kali kesempatan bermain untuk tim Persebaya Senior.

Yaitu saat Persebaya menang 5-2 dari Bali United (23/8/2025). Kemudian ketika Persebaya menang 1-0 dari Semen Padang (19/9/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Meski dalam kedua laga itu ia masuk dari bangku cadangan dan tidak terlalu banyak mendapat menit bermain, Dimas Wicaksono mengaku bangga karna diberi kepercayaan untuk bermain.

“Terimakasih pelatih, official dan semua staf karena sudah diberikan kepercayaan atau menit bermain,” kata Dimas Wicaksono setelah latihan tim di Lapangan ABC Kompleks Stadion GBT.

“Rasanya senang, dredeg awalnya tapi bangga. Berusaha lebih baik lagi supaya bisa dapat menit bermain,” tambahnya.

Meski usia muda dan tidak terlalu banyak memiliki pengalaman. Pemain kelahiran 16 Juli 2007 itu mengaku tidak khawatir soal persaingan di tim utama Persebaya.

Kesempatan bermain dikatakan pemain jebolan tim PS Pelindo itu menambah semangat baginya dalam berlatih.

“Ya bersaing secara sehat saja, kita berikan yang terbaik dan apa yang saya punya akan selalu berikan yang terbaik buat Persebaya,” pungkasnya.

Dimas Wicaksono merupakan salah satu pemain muda potensial. Dalam lima pertandingan awal Persebaya di Super League 2025/2026, dia selalu masuk daftar susunan pemain Persebaya.