Taktik – Madura United menelan kekalahan pada pekan ke-16 BRI Super League pada Sabtu (3/1/26) tadi malam. Kalah jumlah pemain tidak membuat mereka mengendorkan serangan.
Laskar Sape Kerab terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Mendonca mendapat kartu kuning kedua yang berujung kartu merah pada menit ke-66′. Kehilangan sosok bek tengah sangat mempengaruhi permainan.
Belum sempat menyesuaikan gaya bermain Lulinha dkk harus kebobolan lebih dulu pada menit ke-73′ lewat tendangan Bruno Moureira. Sebenarnya Madura United memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan ketika ada pemain Persebaya, Mihailo Perovic yang juga terkena kartu merah.
Namun dewi fortuna masih belum memihak kepada tim asal pulau garam itu. Sontekan Ilhamsyah didepan mulut gawang masih terkena mistar. Hingga peluit panjang dibunyikan kedudukan tidak berubah untuk kemenangan Persebaya.
Meski begitu pelatih Madura United tidak mau mencari alasan atas kekalahan yang dialami oleh timnya.
“Tapi kita tidak mencari cari alasan,” tegas Carlos Parreira seusai laga.
Tapi memang diatas kertas pertandingan semalam berjalan cukup seimbang, tidak ada yang lebih dominan dari Persebaya maupun Madura United. Dari total tendangan yang mengarah ke gawang kedua tim sama-sama mencatatkan 2 kali.
Selanjutnya pelatih asal Brasil menegaskan akan mengevaluasi pertandingan terakhir ini untuk di jadikan bekal menghadapi PSIM Yogyakarta pada 10 Januari 2026 mendatang.

