BerandaSepak BolaLiga IndonesiaDijegal di Kandang Sendiri, Madura United Ungkap Petaka Perubahan Skema Dewa United...

Dijegal di Kandang Sendiri, Madura United Ungkap Petaka Perubahan Skema Dewa United di Babak Kedua

Taktik.id – Madura United harus menelan pil pahit setelah kehilangan poin krusial di kandang sendiri pada laga lanjutan pekan ke-29 BRI Super League. Bermain di Stadion Gelora Bangkalan pada hari Sabtu (25/4/2026) kemarin, skuad Laskar Sape Kerrab dipaksa mengakui keunggulan tim tamu, Dewa United, dalam pertandingan yang menguras energi.

Sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama lewat kaki sang striker Junior Brandao pada menit 7′. Tim tuan rumah justru tidak mampu mempertahankan keunggulannya, Riky Kambuaya jadi momok Madura United. Gol cepatnya di awal babak kedua menjadi momentum Dewa United membalikkan keadaan.

Meski gagal mengamankan poin di hadapan publik sendiri, Caretaker Madura United, Rakhmat Basuki, menolak untuk larut dalam kekecewaan mendalam. Ia justru memberikan apresiasi penuh atas determinasi tinggi yang ditunjukkan oleh anak asuhnya di atas lapangan hijau.

“Sayang kita harus kehilangan poin di kandang, tapi tetap saya puji daya juang para pemain yang menunjukkan semangat bertarung sampai akhir untuk mendapat poin di pertandingan ini,” ungkap Rakhmat.

Lebih lanjut, Rakhmat menyoroti secara teknis jalannya laga, terutama momen krusial yang menjadi titik balik runtuhnya pertahanan tim. Menurutnya, pembeda utama dalam duel sengit tersebut terjadi tepat pada awal babak kedua. Dewa United dinilai sangat jeli memanfaatkan momentum melalui pergantian pemain yang berujung pada perubahan skema permainan secara drastis.

Kejutan taktik dari kubu Tangsel Warriors tersebut rupanya membuat transisi pertahanan Madura United kelabakan. Adaptasi skema baru dari lawan terbukti terlalu cepat dan tajam untuk diantisipasi, yang pada akhirnya membuahkan petaka bagi tuan rumah.

“Yang menjadi pembeda di antara kami dan Dewa United pada saat waktu pergantian skema permainan di babak kedua saat mereka melakukan pergantian pemain. Kita kerepotan dengan perubahan yang dilakukan Dewa United di awal babak kedua dan membuat kita kebobolan dua gol,” jelas pelatih yang ditunjuk untuk mengawal kursi kepelatihan Madura United tersebut.

Dua gol cepat di awal paruh kedua tersebut menjadi pukulan telak yang gagal di- comeback oleh skuad Madura United. Kekalahan ini tentunya menjadi bahan evaluasi krusial bagi jajaran pelatih karena beberapa pertandingan berikutnya akan berpengaruh di posisi klasemen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read