Taktik.id – Putaran pertama BRI Super Leagur 2025/26 sudah selesai pada Minggu 11 Januari 2026 lalu. Sambil menunggu jeda paruh musim Arema FC sedang giat melakukan perombakan pada skuadnya.
Bertengger di papan tengah klasemen sementara, tidak bisa membuat manajemen Arema FC tenang. Ada beberapa nama pemain yang terkena evaluasi dan resmi melepaskan jersey biru mereka.
Yann Motta menjadi pemain pertama yang diumumkan meninggalkan Singo Edan pada Rabu (14/1) kemarin. Pemain yang berposisi bek tengah itu tidak bisa menampilkan top performanya selama berkarir di Arema FC.
Tercatat selama paruh musim ini, pemain asal Brasil itu jarang mendapatkan kesempatan bermain. Selama berkostum Singo Edan hanya bermain selama lima laga. Sempat tidak masuk daftar susunan pemain tim dalam enam laga beruntun
Posisi yang ditinggalkan Yann Motta diisi oleh legiun asing yang baru didatangkan untuk memperkuat Singo Edan di putaran kedua yaitu Gabriel Silva.
Maju di posisi depan ada nama Ian Puleio yang mengakhiri kerja samanya dengan Arema FC. Dengan perginya pemain asal Argentina itu menambah total pemain asing yang keluar menjadi dua pemain.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengendikasikan perombakan yang sedang terjadi pada kubu Singo Edan masih akan terus berlanjut.
“Kemungkinan pasti ada (yang dilepas). Karena hasil (evaluasi) terakhir kemarin ada beberapa pemain asing yang performanya kurang,” terang Yusrinal.
Ia juga menyinggung akan ada beberapa nama pemain asing selanjutmya yang didatangkan oleh manajemen untuk menambah amunisi di putaran kedua.
“Kami harus melepas pemain kalau semisal ada yang (ingin) didatangkan,” ucap pria yang kerab di sapa Inal itu.
Kuota 11 pemain asing yang dimiliki Singo Edan sudah penuh saat ini. Gabriel Silva didatangkan sebagai pengganti Paulinho Moccelin. Sementara slot Motta akan diisi Pablo Oliveira dan Ian Puleio yang terakhir diumumkan hengkang.

