Jakarta – Timnas voli indoor putri kembali mendapat hasil yang kurang mengenakkan kala berjumpa tim tuan rumah pada ajang SEA V League di Nakhon Ratchisma, Sabtu (2/8/2025).
Megawati Hangestri dkk harus mengakui keunggulan dari Timnas Thailand dengan hasil akhir 1-3. Pada set pertama Timnas kita berhasil mengambil kemenangan dengan poin 25-22, kemudian di set kedua tertinggal jauh 15-25, sempat kembali melakukan perlawan sampai memaksa deuce di set ketiga 25-27, hingga akhirnya kalah di set keempat 12-25.
Manajer timnas voli putri Luciana Taroreh tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya meskipun tunduk atas Thailand namun dari segi permainan mengalami perkembangan dibandingkan saat melawan Vietnam (30/7) kemarin.
“Pertama, kami apresiasi kerja keras Megawati dkk malam ini yang bermain jauh lebih baik dari kemarin. Bertemu Thailand yang merupakan tim kuat dan berpengalaman selalu jadi tantangan tersendiri. Meski hasil akhir 1-3 bukan yang kami harapkan, ada momen-momen positif yang bisa kami ambil, terutama di set pertama dan ketiga,” kata Luciana.
Tapi tetap Luciana harus mengakui kekuatan timnas Thailand masih diatas kita, jadi perlu dilakukan evaluasi agar dapat meningkatkan performa pada pertandingan yang akan datang.
Ia juga menambahkan kekalahan yang diterima oleh timnya karena masih terdapat ruang dari transisi menyerang ke bertahan yang dilakukan oleh para atlet di lapangan.
“Kami harus objektif. Masih banyak yang perlu dievaluasi, mulai dari konsistensi permainan, transisi bertahan, hingga keberanian menyerang di momen krusial. Lawan seperti Thailand tidak bisa diberi ruang sedikit pun,” imbuhnya.
Untuk saat ini timnas Indonesia akan kembali fokus berlatih untuk pertandingan berikutnya. Luciana juga menekankan agar para pemain bisa tampil lebih agresif saat menghadapi Filipana nantinya.
“Fokus kami adalah terus berkembang dan tampil lebih baik besok menghadapi Filipina. Tim harus bermain agresif serta disiplin dalam menjalankan strategi menyerang dan bertahan. Semoga besok kita bisa unggul atas Filipina,” pungkasnya.

