Surabaya – Indonesia kembali terpilih jadi tuan rumah perhelatan event olahraga internasional. Kejuaraan Dunia bola voli wanita U-21 FIVB 2025 akan segera dimulai dan Surabaya ditunjuk sebagai tempat ajang terbesar dunia ini digelar.
Kejuaraan Dunia Bola Voli Wanita U-21 FIVB 2025 ini akan dimulai pada tanggal 7 – 14 Agustus mendatang. Sebagai tuan rumah, Surabaya memyiapkan beberapa tempat untuk digunakan sebagai venue selama kejuaraan dihelat.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Hidayat Syah mengatakan, Kejuaraan Dunia Voli Wanita U21 FIVB ini pertama kalinya digelar di Kota Pahlawan.
“Jadi ada beberapa penyesuaian ruangan dan AC Central, lalu perbaikan toilet, penambahan shower, seperti itu. Kami melakukan perbaikan bersama teman-teman di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DPRKPP),” ujar Hidayat Syah.
Pemkot Surabaya melalui Disbudporapar telah melakukan sejumlah persiapan, mulai dari penyesuaian ruangan, perbaikan AC Central, hingga perbaikan sarana dan prasarana lain yang di butuhkan demi suksesnya penyelenggaraan.
Ada dua tempat yang saat ini sudah digunakan untuk latihan para atlet yang sudah terlebih dahulu datang. Dari 28 Juli kemarin sudah ada tim dari berbagai Negara yang tiba di kota Pahlawan ini.
“Terhitung mulai tanggal 28 Juli sebagaian tim sudah pada datang. Mereka akan melakukan official training di Gelora Pancasila dan DBL Arena sebelum acara kompetisi resmi di mulai,” ujarnya.
Sekedar informasi DBL Arena yang saat ini sudah berganti nama menjadi Jawapos Arena pernah menjadi saksi bisu lolosnya Timnas Voli Putra U20 ke kejuaraan dunia, itu bisa dijadikan motivasi Timnas Putri U-21 untuk mengulang sejarah yang baik.
Demi memberikan energi tambahan kepada para atlet yang berjuang, Hidayat mengajak arek-arek Suroboyo untuk ikut memberikan semangat dengan dukungan mereka dilapangan. Support dari penonton tentu bisa membangkitkan daya juang dari talenta-talenta voli berbakat Indonesia.
Kejuaraan dunia voli ini bukan sekadar turnamen olahraga, akan tetapi juga sebagai penyemangat talenta muda voli di Indonesia, khususnya di Kota Surabaya. Adanya kejuaraan dunia voli ini, ia berharap, Kota Surabaya bisa menarik lebih banyak lagi event olahraga, baik di skala nasional maupun internasional ke depannya.
“Kami berkomitmen bisa menarik sebanyak mungkin event olahraga ke Surabaya. Termasuk itu nasional maupun internasional. Tujuannya yaitu untuk semakin menguatkan Surabaya sebagai Kota Olahraga,” tandasnya.

