BerandaSepak BolaLiga IndonesiaUjian Ketajaman di Derbi Jatim, Arema FC vs Persik Kediri

Ujian Ketajaman di Derbi Jatim, Arema FC vs Persik Kediri

TAKTIK.ID – Tujuh gol dalam dua pertandingan pertama tanpa mengandalkan satu pun striker murni menjadi bukti betapa menakutkannya lini serang Arema FC musim ini. Namun, skema mematikan skuad Singo Edan tersebut akan mendapat ujian sesungguhnya dalam laga penuh gengsi bertajuk Derbi Jawa Timur melawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (18/9/2026) sore.

Jelang duel yang dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB tersebut, teka-teki mengenai siapa yang akan memimpin lini depan Arema FC masih menjadi tanda tanya besar. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui bahwa ia masih terus mengevaluasi kesiapan fisik dua penyerang murninya, Mauro Zijlstra dan Samuel Otusanya, sebelum memutuskan susunan starter.

“Sebenarnya di dua pertandingan awal, Arema tidak menggunakan pemain nomor sembilan murni. Jadi pelan-pelan kita akan memasukkan opsi nomor sembilan. Mauro adalah pemain yang tiba setelah lama tidak bermain dan sekarang sedang mengejar ritme latihan. Samuel juga sama, baru bergabung dan mengikuti latihan taktis. Jadi kita harus melihat dan mengevaluasi apakah akan bermain dengan salah satu dari mereka, keduanya, atau tidak sama sekali,” ungkap pelatih asal Brasil tersebut.

Tantangan Arema FC dalam laga ini tidak hanya berkutat pada taktik di sepertiga akhir lapangan, melainkan juga masalah kebugaran. Tim kebanggaan Aremania ini baru saja menempuh perjalanan tandang yang menguras tenaga ke markas PSM Makassar pada akhir pekan lalu (13/9). Meski diadang rasa lelah, Marcos memastikan mental bertanding pasukannya tidak menyusut.

“Recovery dan jeda pertandingan sangat singkat setelah perjalanan dari away PSM Makassar. Tapi para pemain sudah mempersiapkan diri dengan sangat baik, fokus, dan secara mental siap menghadapi derbi ini,” ujar Marcos Santos.

Kesiapan mental itu mutlak diperlukan mengingat Persik Kediri datang dengan ancaman yang sangat nyata. Marcos secara khusus menyoroti agresivitas tim Macan Putih yang berpotensi merusak pesta di Kanjuruhan.

Ia menaruh kewaspadaan penuh pada kolektivitas lini tengah yang dikomandoi Eduardo Barbosa, pergerakan eksplosif winger Ernesto Gomez, serta insting pembunuh sang ujung tombak, Jose Henrique.

“Persik adalah tim yang suka menguasai bola dan sangat berbahaya dalam transisi counter-attack. Jose Henrique adalah penyerang yang tahu betul cara mencetak gol meski hanya memanfaatkan satu peluang kecil. Di tengah ada Eduardo Barbosa yang pandai mengontrol permainan, serta penyerang sayap yang agresif,” urai Marcos menganalisis kekuatan lawan.

Kabar baiknya, lini pertahanan Arema FC mendapat angin segar dengan pulihnya Alfeandra Dewangga yang telah mengantongi lampu hijau dari tim medis. Kehadiran Dewangga diharapkan mampu menjaga keseimbangan transisi tim agar tidak mudah ditembus serangan balik cepat Persik.

“Kami harus sangat berhati-hati, menjaga kedisiplinan, dan fokus sepanjang laga. Namun, kami pasti tidak hanya bertahan. Kami harus tetap menerapkan gaya permainan kami sendiri, mengontrol laga, dan memanfaatkan setiap peluang agar bisa membawa pulang tiga poin,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read