TAKTIK.ID – Mimpi pemain muda Unesa FC Academy untuk merasakan atmosfer sepak bola Inggris mulai memiliki jalur yang lebih jelas. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bersama Tranmere Rovers FC tengah menyiapkan program scouting yang akan menjadi pintu bagi talenta potensial untuk mendapatkan kesempatan berlatih langsung di klub asal Inggris tersebut.
Program scouting dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Dari proses tersebut, siswa atau atlet muda Unesa FC Academy yang dinilai memiliki potensi akan diproyeksikan mengikuti pelatihan langsung di Tranmere Rovers FC pada Juni 2027.
Rencana tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan pimpinan Unesa dengan manajemen Tranmere Rovers FC di Liverpool, Inggris, pada Jumat (4/9/2026).
Pertemuan itu tidak hanya membahas peluang pemain muda menuju Inggris. Kedua pihak turut melakukan evaluasi terhadap kurikulum Unesa FC Academy yang dikembangkan bersama Tranmere Rovers FC, perkembangan siswa peserta akademi, serta laporan kegiatan dan capaian program selama ini.
Direktur Unesa Global Engagement (UGE), Muchamad Arif Al-Ardha, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan keberlanjutan program Unesa FC Academy.
Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana perkembangan program sekaligus memastikan proses pembinaan pemain muda berjalan secara terarah. Selain evaluasi kurikulum dan perkembangan siswa, kedua pihak membahas secara khusus rencana penguatan jalur pengembangan pemain melalui program scouting.
“Siswa Unesa FC Academy yang memiliki potensi akan dijaring untuk mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan langsung di Tranmere Rovers FC,” ucapnya.
Adopsi Standar Pembinaan Klub Inggris
Wakil Rektor IV Unesa, Dwi Cahyo Kartiko, mengatakan kerja sama dengan Tranmere Rovers FC diarahkan untuk membangun sistem pembinaan sepak bola yang lebih terstruktur.
Salah satu pendekatannya adalah mengadopsi standar pengembangan pemain yang diterapkan klub profesional Inggris. Sistem tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan kedisiplinan pemain.
“Melalui kolaborasi dengan Tranmere Rovers FC, Unesa berupaya memberikan ruang bagi talenta muda untuk berkembang dan memiliki akses terhadap pembinaan berstandar global,” tutur guru besar FIKK tersebut.
Rektor Unesa, Nurhasan atau yang akrab disapa Cak Hasan, menilai pengembangan sistem pembinaan tersebut penting agar proses pengembangan pemain muda tidak berhenti sebatas latihan rutin.
Evaluasi perkembangan peserta menjadi bagian penting untuk memetakan potensi sekaligus melihat progres masing-masing pemain. Sementara itu, program scouting memberikan jalur lanjutan bagi pemain yang dinilai memiliki potensi untuk mendapatkan pengalaman pembinaan di lingkungan klub profesional Inggris.
Tak Sekadar Mengejar Kemampuan Teknik
Program Unesa FC Academy juga diarahkan untuk mengintegrasikan sejumlah aspek dalam pembinaan pemain, mulai dari teknik, karakter, kedisiplinan, hingga pengalaman internasional.
Dengan pendekatan tersebut, pemain muda tidak hanya dipersiapkan agar memiliki kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga dibekali mental dan karakter untuk menghadapi proses pengembangan yang lebih kompetitif.
Kolaborasi dengan Tranmere Rovers FC diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya Unesa membangun ekosistem pembinaan sepak bola yang berkelanjutan.
Cak Hasan berharap kerja sama tersebut terus diperkuat sehingga memberikan manfaat lebih luas bagi pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, melalui pembinaan atlet muda yang konsisten dan berkelanjutan.

