BerandaSepak BolaLiga IndonesiaAktivitas Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Persebaya Terpaksa Pulang ke Surabaya Lewat...

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Persebaya Terpaksa Pulang ke Surabaya Lewat Jalur Darat

TAKTIK.ID — Perjalanan pulang Persebaya Surabaya menuju Kota Pahlawan harus melalui rute yang tak biasa. Selepas Pertandingan menghadapi Bahayangkara FC, Sabtu (05/09/2026) kemarin, Green Force batal bertolak dari Lampung dengan pesawat.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau mengganggu perjalanan udara sehingga rombongan Bajol Ijo terpaksa mengubah rencana kepulangan. Alih-alih menggunakan pesawat, Persebaya memilih menempuh perjalanan darat dan laut menuju Surabaya.

Rombongan Persebaya bertolak dari hotel sekitar pukul 07.00 WIB menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Setibanya di Bakauheni, rombongan kemudian menyeberangi Selat Sunda menggunakan kapal menuju Pelabuhan Merak, Banten.

Perjalanan belum selesai. Dari Merak, tim melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menggunakan bus untuk menuju Surabaya.

Dengan demikian, perjalanan Persebaya kali ini melewati rute Lampung–Bakauheni–Merak–Surabaya yang tentunya membutuhkan waktu dan tenaga lebih panjang.

Meski harus menempuh perjalanan panjang, perubahan rute tersebut tak mengubah tujuan utama skuad Bajol Ijo, yakni kembali ke Surabaya untuk mempersiapkan agenda berikutnya.

Kapten Persebaya, Francisco Rivera, mengaku perjalanan menggunakan kapal menjadi pengalaman baru baginya.

Gelandang asal Meksiko tersebut juga merasa perjalanan panjang itu membuatnya bisa lebih memahami perjuangan para suporter Persebaya yang rela menempuh perjalanan jauh demi memberikan dukungan kepada tim kesayangannya.

“Ini pertama kalinya saya menempuh perjalanan dengan kapal menuju Surabaya. Jadi, kami bisa memahami bagaimana rasanya melakukan perjalanan panjang untuk sampai ke Surabaya,” ujar Rivera.

Perjalanan panjang dari Lampung menuju Surabaya tentu menguras energi para pemain.

Karena itu, kondisi fisik skuad menjadi perhatian penting bagi tim pelatih. Waktu pemulihan pemain juga harus diperhitungkan sebelum Persebaya kembali menjalani agenda pertandingan berikutnya.

Dari Lampung, menyeberangi Selat Sunda, kemudian melanjutkan perjalanan darat hingga Surabaya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read