TAKTIK.ID – rema FC dipastikan tidak bisa mengandalkan ketajaman Gustavo Henrique pada sisa perjalanan di Piala Presiden 2026. Striker asal Brasil itu harus menepi setelah mengalami cedera otot paha depan kiri saat membawa Singo Edan melaju ke babak semifinal.
Absennya Gustavo menjadi kerugian besar bagi Arema. Sebab, penyerang berusia 26 tahun itu sedang berada dalam performa terbaiknya sepanjang turnamen pramusim. Dalam tiga pertandingan, ia berhasil mencetak empat gol, masing-masing dua gol ke gawang Tampines Rovers dan DPMM FC Brunei Darussalam.
Kontribusi Gustavo menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Arema FC mengamankan tiket semifinal. Namun, nasib kurang beruntung menghampirinya saat menghadapi DPMM FC, Jumat (31/7). Setelah mencetak gol keduanya pada pertandingan tersebut, Gustavo mengalami cedera dan harus ditarik keluar menjelang berakhirnya babak pertama.
Dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, Sp.K.O., mengungkapkan hasil pemeriksaan menunjukkan Gustavo mengalami cedera pada otot paha depan kiri atau quadriceps. Kondisi itu membuat sang pemain harus menjalani proses pemulihan secara bertahap sebelum kembali merumput.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan Gustavo Henrique mengalami cedera otot paha depan kiri (quadriceps). Cedera ini membutuhkan penanganan dan rehabilitasi secara bertahap agar proses penyembuhan berjalan optimal,” ujar dr. Nanang Tri Wahyudi.
Tim medis Arema FC telah menyiapkan program rehabilitasi khusus bagi Gustavo. Selama masa pemulihan, kondisi pemain akan terus dipantau melalui evaluasi berkala agar proses penyembuhan berjalan sesuai rencana.
“Selama proses tersebut kami akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan kondisinya. Kami berharap Gustavo dapat pulih sepenuhnya sehingga bisa kembali berlatih dan bertanding dalam kondisi terbaik,” tambahnya.
Arema FC memilih tidak mengambil risiko dengan memaksakan Gustavo kembali bermain di turnamen pramusim. Fokus utama kini adalah memastikan bomber andalannya pulih sepenuhnya agar siap menjadi tumpuan Singo Edan saat mengarungi Super League 2026/2027.
Dukungan pun terus mengalir dari manajemen, tim pelatih, rekan setim, hingga seluruh keluarga besar Arema FC. Mereka berharap proses rehabilitasi Gustavo berjalan lancar sehingga sang mesin gol dapat kembali memperkuat Singo Edan dalam kondisi terbaik saat kompetisi resmi dimulai.