BerandaSepak BolaLiga IndonesiaTertunduk Lesu, Rekor Tak Terkalahkan Persebaya Surabaya Terputus di Tangan Bhayangkara FC

Tertunduk Lesu, Rekor Tak Terkalahkan Persebaya Surabaya Terputus di Tangan Bhayangkara FC

Taktik.id – Tren positif Persebaya Surabaya akhirnya menemui jalan buntu. Langkah tim berjuluk Bajul Ijo untuk terus merangkak naik di papan klasemen terpaksa terhenti setelah takluk dari tamunya, Bhayangkara FC, dalam laga sengit yang penuh drama di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/26).

Petaka bagi tuan rumah dimulai sejak paruh pertama. Bhayangkara FC tampil sangat klinis dengan memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Persebaya. Bernard Henry membuka keunggulan pada menit ke-26 melalui skema bola mati yang gagal diantisipasi dengan baik oleh barisan belakang Green Force.

Belum sempat bangkit, gawang Persebaya kembali bergetar di penghujung babak pertama. Lewat skema transisi cepat yang mematikan, Mousa Sidibe berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-45+2, sekaligus menutup babak pertama dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu.

Memasuki babak kedua, pelatih Persebaya mencoba mengubah strategi dengan memasukkan sejumlah pemain muda untuk menambah daya gedor. Upaya ini membuahkan hasil pada menit ke-64 ketika Mihailo Perovic berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang melalui tendangan sudut serta tembakan ke gawang, Persebaya gagal mencetak gol penyama kedudukan hingga peluit panjang dibunyikan.

Seusai laga, pelatih Persebaya mengakui bahwa kekalahan ini disebabkan oleh buruknya efektivitas timnya dibandingkan lawan.

“Di babak pertama, lawan hanya punya dua tembakan ke gawang dan keduanya menjadi gol. Sementara kami punya banyak peluang tapi hanya bisa mencetak satu gol,” ungkap Tavares dalam sesi konferensi pers.

Selain menyoroti performa pemainnya yang gagal memenangkan second ball, pelatih juga melayangkan kritik tajam terhadap kepemimpinan wasit. Ia menilai tambahan waktu 5 menit yang diberikan tidak cukup mengingat banyaknya aksi mengulur waktu yang dilakukan tim lawan.

“Saya terkejut wasit hanya memberikan lima menit. Padahal lawan terus mencoba membuang waktu sepanjang pertandingan. Tolong Pak Ogawa (instruktur wasit PSSI), periksa wasit ini,” tegasnya.

Dengan hasil ini, Persebaya harus segera berbenah untuk memperbaiki koordinasi lini belakang, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati dan transisi cepat lawan agar bisa kembali ke jalur kemenangan di laga berikutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read