Taktik.id – Jakarta Electric PLN Mobile semakin menegaskan ambisinya untuk mengamankan tiket Final Four Proliga 2026. Dalam laga pembuka seri Bojonegoro yang berlangsung di GOR Utama Bojonegoro, Kamis (12/2/2026), klub putri tersukses di tanah air ini sukses membungkam Medan Falcons dengan skor telak 3-0 (25-21, 25-16, 25-22).
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pernyataan tegas bahwa Ersandina Devega Salsabila dan kawan-kawan tidak ingin kehilangan momentum di putaran kedua ini.
Tambahan poin penuh ini mengokohkan posisi Electric PLN di peringkat ketiga klasemen sementara. Berikut adalah peta persaingan di papan tengah saat ini.
Dengan keunggulan dua kemenangan atas para pesaing di bawahnya, tim asuhan Chamnan Dokmai kini memiliki ruang napas yang sedikit lebih lega, meski tiket empat besar belum sepenuhnya dalam genggaman.
Ambisi Electric PLN musim ini membawa misi besar: Lolos ke Final Four dalam tiga musim berturut-turut. Setelah bangkit dari keterpurukan di musim 2022 dan 2023, Electric PLN sempat mencicipi partai puncak pada 2024 sebelum akhirnya kalah dramatis dari Jakarta BIN. Kegagalan menyakitkan di masa lalu tersebut menjadi bahan bakar utama bagi skuad musim ini untuk kembali ke partai final.
Pelatih Chamnan Dokmai mengaku sangat puas dengan performa anak asuhnya yang tampil dominan di Bojonegoro.
​”Permainan hari ini luar biasa, semua pemain bisa menunjukkan hasil latihan di lapangan. Dari servis, penerimaan bola pertama, blok, hingga smash semua berjalan baik. Strategi dijalankan dengan sempurna,” kata Chamnan seusai pertandingan.
Meski baru saja meraih kemenangan, langkah Jakarta Electric PLN ke depan tidaklah mudah. Coach Chamnan mengingatkan anak asuhnya untuk tetap fokus karena lawan terakhir di babak reguler memyisahkan tiga tim tangguj yaitu, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Livin Mandiri dan Gresik Phonska Plus Indonesia.
“Persaingan di sektor putri sangat ketat, hampir semua tim masih punya peluang. Kami harus menjaga kondisi dan fokus di setiap sisa pertandingan,” tutup pelatih asal Thailand tersebut.

