Taktik.id – Gelandang kreatif Persebaya Surabaya, Francisco Rivera, kembali menjadi pusat perhatian jelang laga panas kontra Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2). Meski timnya datang dengan motivasi tinggi, Rivera secara pribadi mengusung misi besar, mematahkan kutukan laga tandang di Pulau Dewata.
Bagi Rivera, Bali United bukanlah lawan yang asing, namun kerap menjadi batu sandungan. Dari empat pertemuan terakhirnya dengan tim asal Bali tersebut, pemain berusia 31 tahun ini baru merasakan satu kali kemenangan.
Meski demikian, kontribusi individunya tergolong fantastis pada Agustus 2025 lalu ia mencetak 1 gol dan 2 assist saat Persebaya melibas Bali United 5-2. Pada pertemuan yang lain Rivera juga mencatatkan namanya di papan skor meski Bajul Ijo harus tunduk 1-3.
Walaupun memiliki catatan gol yang apik saat melawan Bali United, Rivera menegaskan bahwa ambisi pribadinya tidak boleh melampaui kepentingan kolektif. Ia sadar betul bahwa transisi cepat lawan menjadi ancaman yang harus diredam dengan kerja keras seluruh lini tengah.
“Semoga saya bisa membantu dengan gol atau assist, tapi yang paling penting Persebaya dapat tiga poin,” tegas pemain asal Meksiko tersebut.
Bermain di Gianyar selalu menjadi momok bagi Persebaya yang tercatat menelan tiga kekalahan beruntun di sana. Rivera melihat hadirnya beberapa pemain baru di bursa transfer kali ini sebagai “darah segar” yang bisa membantu dirinya mengubah sejarah buruk tersebut.
Bagi Rivera, malam ini bukan hanya soal mengolah bola, tapi soal membuktikan bahwa ia bisa menjadi pembeda di bawah tekanan ribuan suporter lawan.

