Gresik – Persik Kediri melakoni matchday kedua BRI Super League dengan kekalahan, setelah sebelumnya dapat menahan imbang Bali United di laga kandang (8/8), sekarang justru takluk 1-2 dari Madura United pada Sabtu 16 Agustus 2025.
Laga yang menjadi pertandingan home pertama mereka di musim ini harus dimulai di Gelora Joko Samudro, Gresik, karena Stadion Jatidiri, Kediri masih dalam tahap renovasi.
Pertandingan baru berjalan 3’ menit Macan Putih langsung tertinggal oleh tim tamu berkat tendangan dari Goncalves Junior. Gol cepat dari Madura United membuat Persik tampil sporadis dengan melancarkan beberapa serangan namun tidak mengarah ke gawang.
Selepas turun minum Persik masih menguasai jalannya pertandingan dengan mengandalkan sayap-sayap mereka dalam membangun serangan. Namun tim yang unggul penguasaan bola justru kembali kecolongan pada menit 87’ lewat pemain bernomor punggung 24 Muslihudin.
Tim tuan rumah baru bisa memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada injury time melalui sepakan Imanuel Garcia 90+3’. Kekalahan ini membuat Persik berada di posisi ke-4 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026.
Pelatih Persik Ong Kim Swee menuturkan jika gol pada awal pertandingan yang membuat mental para pemainnya sedikit goyang. Dari situ juga kemudian pemain lawan menjadi semakin percaya diri dalam pertandingan.
“Apabila ketinggalan pada awal menit pertandingan pasti ini memberi keyakinan pada pihak lawa. Gol pertama tersebut akhirnya membuat tekanan untuk tim.,” tutur pelatih asal Malaysia setelah pertandingan Sabtu, (16/8) malam.
Meskipun sudah beberapa kali melancarkan serangan namun Ezra Willian dkk tampak kesulitan dalam mengkonversi peluang itu menjadi gol. Justru dimenit-menut akhir Persik kehilangan fokus yang membuat Madura United menambah keunggulan.
“Kita banyak peluang untuk menciptakan gol tapi gagal untuk diselesaikan. Kemudian kita dihukum lagi gol di menit akhir,” pungkas Ong.

