BerandaVoliGagal Manfaatkan Keadaan, Timnas Voli Putri Kena Comeback atas Puerto Rico di...

Gagal Manfaatkan Keadaan, Timnas Voli Putri Kena Comeback atas Puerto Rico di Volleyball Women’s U21 World Championship

Surabaya – Timnas voli menelan kekalahan dalam lanjutan Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 pada Sabtu 9 Agustus 2025. Puerto Rico yang menjadi lawan Indonesia berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal 2-1 menjadi 2-3.

Pertandingan yang digelar di Jawa Pos Arena tadi malam berjalan cukup ketat. Srikandi muda dapat memenangkan set pertama dengan mudah 25-17, tapi sayang kemenangan itu memakan korban. Kadek Diva tidak bisa melanjutkan permainan setelah mengalami cedera engkel di penghujunh set 1.

Kehilangan sosok Kadek di lapangan merubah gaya permainan Indonesia dari yang sebelumnya tampil agresif jadi sedikit bermain aman. Kedua tim saling mengejar poin hingga memaksakan deuce, hasil akhir set 2 1-1 dengan kemenangan untuk Puerto Rico.

Pada set ketiga tim asuhan Rivera Guinand Jose Ricardo kembali takluk atas tuan rumah. Bukannya menyerah diset berikutnya Puesto Rico justru semakin ngeyel dan berhasil menang hingga memaksakan pertandingan dilanjutkan di set kelima.

Demi memenangkan pertandingan di set terakhir, kedua tim terlihat tidak tenang dan cepat – cepat ingin mengakhiri laga. Ini memaksa mereka bermain imbang sampai dipenghujung set, Indonesia hampit menang dengan match poin 15-13 tapi sayang mereka melakukan eror dan membuat kondisi berbalik 15-17.

Pelatih timnas voli putri U-21 Marcos Sugiyaman tampak duduk termenung sesaat setelah laga berakhit seakan tidak percaya hasil yang didapat oleh timnya tadi malam.

Ketika ditanyai alasan dibalik kekalahan ini, dirinya menyebut timnya masih kali pertama bermain di event kejuaraan dunia sedangkan tim lawan sudah sering ikut.

“Ini bukan kurang percaya diri. Ini pertama kalinya kami bermain di kejuaraan dunia. Puerto Rico sudah lama bermain di kejuaraan dunia. Maka, jika pertanyaannya kurang? Maka itubtidka benar,” kata Marcos.

Walaupun demikian pelatih asal Brazil itu menilai para pemainnya sudah berkembang dari game ke game dalam segi permainan yang ditunjukkan.

“Kami sudah menjalani proses selama empat bulan tanpa hasil dan sekarang kami bermain melawan negara lain di level yang sama. Ini proses yang bagus,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read