BerandaSepak BolaLiga IndonesiaBernardo Tavares Mulai Kehilangan Kesabaran Imbas Badai Cedera yang Tak Kunjung Usai

Bernardo Tavares Mulai Kehilangan Kesabaran Imbas Badai Cedera yang Tak Kunjung Usai

Taktik.id – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, akhirnya kehilangan kesabaran melihat badai cedera yang tak kunjung usai menghantam timnya. Di tengah jadwal krusial BRI Super League 2025/26, Green Force di bulan April ini akan melakoni tim-tim yang kuat.

Tavares melontarkan kritik pedas terkait kondisi kebugaran pemain yang dianggapnya merugikan klub secara finansial dan teknis. Kekecewaan pelatih asal Portugal ini memuncak saat melihat daftar absensi pemain yang masih panjang, padahal manajemen telah memenuhi kewajiban mereka secara profesional.

“Kami bekerja sama dengan departemen medis untuk memperbaiki kondisi ini. Tidak masuk akal jika klub membayar pemain tetapi mereka lebih banyak menghabiskan waktu dalam pemulihan daripada latihan,” tegas Tavares dengan nada kesal.

Bagi Tavares, situasi ini bukan sekadar masalah teknis di lapangan, melainkan soal profesionalisme dan efektivitas tim. Saat ini, Bajul Ijo tertahan di posisi ke-7 klasemen dengan 39 poin. Untuk merangkak naik, dibutuhkan skuat yang siap tempur, bukan skuat yang justru menjadi langganan ruang perawatan.

Keterbatasan kedalaman skuat menjadi momok yang nyata. Tavares mengakui bahwa dalam beberapa laga terakhir, dirinya terpaksa berjudi dengan memainkan pemain yang belum fit 100 persen, yang berujung pada performa tim yang lesu.

Keresahan Tavares sangat beralasan mengingat jadwal “neraka” yang menanti di depan mata. Dalam kurun waktu kurang dari 30 hari, Persebaya harus meladeni lima kekuatan besar, Persita, Persija, ​Madura United, ​Malut United, dan Derbi Jatim melawan Arema FC.

Kini, tim pelatih Persebaya harus memutar otak dua kali lebih keras. Mereka harus menjaga intensitas latihan agar pemain tetap agresif, namun di sisi lain, risiko cedera baru selalu mengintai.

“Kami melakukan banyak program pemulihan sebagai langkah preventif. Kami ingin menjaga intensitas dan agresivitas, karena itu yang dibutuhkan dalam pertandingan,” tambah mantan pelatih PSM Makassar tersebut.

Tavares kini berharap departemen medis bisa bekerja lebih cepat dan para pemain memiliki ketahanan fisik yang lebih baik. Tanpa skuat yang lengkap, ambisi Persebaya untuk menembus papan atas bisa saja kandas hanya karena masalah “absen latihan” yang berkepanjangan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read