BerandaSportainmentLuar LapanganSquash Jatim "Tancap Gas" Incar Emas di PON 2028!

Squash Jatim “Tancap Gas” Incar Emas di PON 2028!

Taktik.id – Angin segar berembus dari Los Angeles hingga ke Surabaya. Kepastian masuknya cabang olahraga (cabor) Squash di Olimpiade LA 2028 resmi menjadi “nyawa kedua” bagi perkembangan olahraga ini di Indonesia. Dampaknya instan: Squash kini dipastikan tetap naik panggung pada PON XXII 2028 mendatang.

Merespons momentum emas ini, Pengprov PSI Jawa Timur tidak ingin sekadar menjadi penggembira. Mereka langsung tancap gas menyusun proyek ambisius untuk mendominasi klasemen.

Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, memberikan tantangan besar bagi tim Squash Jatim. Dengan waktu persiapan yang cukup panjang, Jatim tidak boleh hanya mengandalkan keberuntungan.

“Saya berharap kita bisa mengikuti semua nomor pertandingan. Jika ada tujuh nomor, sebisa mungkin sikat semuanya! Waktunya masih panjang, pemetaan kekuatan lawan harus dimulai dari sekarang,” tegas Nabil dengan optimisme tinggi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Ketua PSI Jawa Timur, Syaiful Ma’arif, telah menyiapkan tiga langkah strategis yang akan mengubah peta kekuatan Squash di tanah air.

Selain mempertahankan duo peraih medali perak PON 2024, PSI Jatim akan menggelar rangkaian kejuaraan untuk meregenerasi para atlet. Dari segi insfrastuktur lapangan, PSI Jatim menjalin kerja sama strategis dengan Unesa (Universitas Negeri Surabaya) untuk membangun pusat pembinaan terpadu.

Selama ini, Squash sering dianggap sebagai olahraga “niche” atau kurang populer. Namun, dengan kepastian posisinya di Olimpiade dan dukungan penuh dari Rektor Unesa, Prof. Nurhasan, Jawa Timur kini bersiap menjadi powerhouse Squash di Indonesia.

“Alhamdulillah, hasil audiensi dengan KONI Pusat sudah klir. Squash resmi dipertandingkan di PON 2028. Sekarang saatnya kita kerja keras membuktikan bahwa Jatim adalah gudangnya juara,” pungkas Syaiful Ma’arif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read