Taktik.id – Panggung Kejuaraan Dunia Wushu Junior X/2026 di Tianjin, Tiongkok, baru saja berakhir (31/3), namun gema prestasi atlet Jawa Timur masih terasa sangat kencang.
Bukan sekadar partisipasi, kontingen Jatim resmi dinobatkan sebagai “mesin medali” utama yang membawa bendera Merah Putih berkibar tinggi di kancah internasional. Dari total 27 medali yang dikoleksi Indonesia, hampir separuhnya lahir dari keringat pendekar-pendekar muda asal Jawa Timur.
​”Alhamdulillah, atlet-atlet Jatim mampu memberikan hasil terbaik dan menyumbang medali terbanyak dibanding daerah lain. Ini bukti pembinaan kita berada di jalur yang benar,” ujar Bambang Sukendra Setyadi, Kabid Litbang Pengprov Wushu Jatim.
Jika ada sosok yang paling mencuri perhatian, ia adalah Clara Abigail. Tampil tanpa celah di bawah arahan pelatih Probo Muljono, Clara menjadi pahlawan dengan raihan 2 Emas dan 1 Perak.
Tak sendirian, barisan srikandi lainnya juga tampil mengerikan, Auna (Utiqo Romadlona Ummi) mengamankan paket lengkap (1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu).

Ada juga Vini Nur Azizah yang sukses mengonversi gerakan indahnya menjadi 1 Emas dan 1 Perak dan​Piper Danielle & Bradley Jason, melengkapi dominasi dengan sumbangan Perak dan Perunggu yang krusial.
Keberhasilan ini bukan sekadar angka di papan skor. Dominasi Jatim di Tianjin memberikan pesan kuat bahwa regenerasi yang dilakukan sudah berhasil. Tak lupa hasil ini juga buah dari persiapan matang yang dijalani para atlet.
Kini, para pendekar muda ini pulang ke tanah air tidak hanya membawa medali, tapi juga harga diri bangsa. Jawa Timur untuk Indonesia!

