Taktik.id – Dunia voli tanah air sedang dilanda dilema besar. Pengurus Pusat PBVSI resmi menunjuk Bandung BJB Tandamata sebagai wakil tunggal Indonesia dalam ajang bergengsi AVC Champions League 2026 Women di Incheon, Korea Selatan.
Namun, keputusan ini membawa satu kabar pahit lantaran Timnas Voli Putri Indonesia harus berangkat tanpa sang ikon, Megawati “Megatron” Hangestri. Absennya sang mega bintang karena jadwal yang berbenturan antara Final Four Proliga dengan ajang ini.
Penunjukan ini bukan tanpa alasan, melainkan karena “tabrakan” jadwal yang pelik. AVC Champions League dimulai pada 26 April 2026, tepat saat Proliga 2026 sedang panas-panasnya menggelar partai Grand Final.
PBVSI memilih tim yang sudah gugur di babak reguler agar tidak mengganggu fokus tim-tim yang lolos ke Final Four. Hanya ada dua kandidat yang tersisa antara Jakarta Livin Mandiri atau Bandung BJB Tandamata.
Tidak adanya nama Megawati dalam susunan nama pemain yang dipanggil timnas tentu menjadi sorotan tajam. Sebagai pilar utama Jakarta Pertamina Enduro, Megawati terikat kontrak profesional untuk membawa timnya meraih misi back-to-back juara Proliga.
Kehilangan Megawati di level Asia dianggap sebagai kerugian besar secara teknis, mengingat statusnya sebagai salah satu opposite terbaik di Asia saat ini.
Meskipun absennya Megawati mengurangi daya gedor di lini serang Timnas Voli Putri kita, namun disisi lain ajang ini bisa menjadi panggung emas bagi para pemain lokal dan talenta muda untuk mencicipi jam terbang internasional.
Mampukah skuad racikan baru ini berbicara banyak di kandang lawan, ataukah partisipasi ini hanya sekadar formalitas pengisi jadwal? Semua mata akan tertuju pada Incheon tanggal 26 April mendatang.

