Persebaya Future Lab terus menata pembinaan usia dini dengan lebih serius. Klub kebanggaan Arek-arek Suroboyo ini menggelar workshop kepelatihan yang melibatkan pelatih-pelatih klub internal. Tak tanggung-tanggung, pelatih kepala Persebaya, Eduardo Perez, turut hadir menyampaikan materi langsung kepada para peserta.
Sebanyak 62 pelatih mengikuti workshop ini dan terbagi menjadi empat sesi. Sesi pertama diisi dengan observasi langsung latihan tim utama Persebaya di Lapangan C Gelora Bung Tomo. Setelah itu, peserta mengikuti kelas materi bertajuk Wani Football yang disampaikan oleh Kepala Future Lab, Ganesha Putera.
Dilanjutkan dengan sesi ketiga, Eduardo Perez membagikan pandangan dan metode kepelatihan yang diterapkannya di tim utama. Sesi terakhir ditutup dengan observasi latihan Persebaya Future Lab yang menjadi bagian penting dari proses pembinaan usia muda.
“Agendanya ini diikuti oleh para pelatih kepala dari U-14, U-16, dan U-18 klub internal Persebaya. Ada juga pelatih-pelatih muda. Kita mulai dari pagi, pertama observasi latihan tim utama, lalu kelas materi Future Lab dan Coach Edu, kemudian ditutup observasi latihan Future Lab,” terang Ganesha.
Workshop ini menjadi langkah awal Persebaya membangun sinergi pembinaan dari level paling dasar di klub internal hingga tim utama.
“Kita ingin semua elemen bekerja dalam satu garis lurus. Satu visi, satu misi, dan satu metodologi yang sama. Lewat konsep Wani Football ini, harapannya pemain-pemain hasil pembinaan kita bisa tembus ke level tertinggi sepak bola,” jelasnya.
Wani Football bukan sekadar kurikulum, tetapi sebuah filosofi pembinaan. Mulai dari bagaimana pemain berlatih, bersikap, hingga bagaimana pelatih membimbing secara berjenjang.
“Dengan proses yang seragam dari bawah sampai atas, kita ingin mencetak pemain yang bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga punya mental dan karakter yang siap bersaing di level profesional, bahkan internasional,” pungkasnya.

