TAKTIK.ID – Tekad membara diusung Deltras FC jelang laga kandang krusial melawan PS Barito Putera pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/27. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (20/9/2026) sore, The Lobster mematok target harga mati, mengamankan tiga poin penuh demi menjaga takhta persaingan di papan atas klasemen.
Jelang duel sengit ini, Laskar Antasari julukan Barito Putera datang dengan membawa ancaman serius. Publik menyoroti dua pilar tim tamu yang diprediksi bakal merepotkan pertahanan tuan rumah. Kodai Nagashima, legiun asing yang dikenal memiliki daya juang tanpa lelah, serta Ferdiansyah, pemain muda berbakat yang tak lain adalah mantan anak asuh pelatih Deltras, Leonard Tupamahu, saat masih menukangi Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Meski menyadari betul potensi bahaya dari kombinasi duo tersebut, Leonard Tupamahu justru mengambil langkah taktis yang berbeda. Alih-alih menginstruksikan man-to-man marking, pelatih yang sarat pengalaman di kancah sepak bola nasional ini menolak memberikan penjagaan ekstra kepada individu tertentu.
“Kalau bicara taruh perhatian khusus untuk satu atau dua pemain saja, tidak juga. Barito secara keseluruhan pemainnya bagus. Saya harus meminta anak-anak untuk mengawasi semua pemain, bukan cuma Kodai saja atau Ferdiansyah,” tegas pelatih berusia 43 tahun itu.
Bagi skuad Deltras FC, kunci utama untuk meredam agresivitas tim tamu terletak pada kedisiplinan kolektif, terutama di sektor lini belakang. Leonard memastikan bahwa masa persiapan timnya berjalan sangat optimal, baik dari segi pemahaman taktik maupun kesiapan mental di atas lapangan.
“Secara garis besar pemain sudah siap, kita punya waktu empat hari untuk menyiapkan dari segi taktikal. Yang pasti secara psikologi anak-anak harus percaya dan yakin bahwa apa yang mereka punya sekarang, apa yang sudah kita siapkan, mereka bisa memenangkan pertandingan,” tekad Leonard.
Aura optimisme dan semangat juang yang tinggi juga menjalar hingga ke ruang ganti pemain. Gelandang andalan Deltras FC, Mochamad Shulton Fajar, menegaskan pantang bagi tim kebanggaan Deltamania ini untuk sekadar memikirkan kekuatan lawan.
Gelandang pekerja keras ini menyebut timnya hanya memikirkan kedisiplinan formasi dan instruksi pelatih demi meraih kemenangan di kandang sendiri.
“Kita fokus sama tim kita sendiri, persiapan sudah maksimal dan semua pemain siap kerja keras,” tutur mantan pemain Arema FC tersebut.

