BerandaSportainmentLuar LapanganPON Bela Diri 2026 Ditunda ke 2027, Gempa dan Kesiapan Venue Jadi...

PON Bela Diri 2026 Ditunda ke 2027, Gempa dan Kesiapan Venue Jadi Sorotan

TAKTIK.ID – Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang semula diproyeksikan berlangsung di Sulawesi Utara pada Oktober 2026 dipastikan tidak digelar tahun ini. KONI Pusat memutuskan mengalihkan penyelenggaraan PON Bela Diri ke 2027.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat KONI Pusat Nomor 680/BPP/VIII/2026 tertanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada gubernur seluruh Indonesia.

Penundaan PON Bela Diri 2026 tidak sekadar berkaitan dengan perubahan jadwal. Sejumlah persoalan, mulai dari kesiapan venue yang terdampak gempa bumi, keterbatasan anggaran, hingga waktu persiapan yang semakin sempit, menjadi pertimbangan dalam keputusan tersebut.

Sulawesi Utara sebelumnya menyatakan kesediaannya menjadi tuan rumah PON Bela Diri 2026. Namun, kondisi berubah setelah gempa bumi pada 16 Juni 2026 menyebabkan kerusakan pada salah satu gedung olahraga yang direncanakan menjadi venue pertandingan.

Kerusakan tersebut membuat kesiapan arena menjadi persoalan penting. Venue membutuhkan penanganan serta kepastian teknis sebelum dapat digunakan untuk menggelar pertandingan olahraga tingkat nasional.

Di saat yang sama, kondisi pembiayaan turut menjadi tantangan. Pengurangan anggaran pada 2026 serta berkurangnya dukungan pemerintah pusat membuat ruang fiskal untuk penyelenggaraan semakin terbatas.

Situasi tersebut membuat persiapan PON Bela Diri 2026 semakin kompleks. Venue membutuhkan waktu untuk dipulihkan, sedangkan penyelenggaraan juga membutuhkan anggaran, sumber daya manusia, serta persiapan teknis yang matang, namu bulan Oktober 2026 pun semakin dekat.

Memindahkan penyelenggaraan ke daerah lain juga bukan solusi sederhana. Tuan rumah baru harus menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari venue, akomodasi, transportasi, perangkat pertandingan, keamanan, layanan kesehatan, hingga sistem operasional kompetisi.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, KONI Pusat menilai perpindahan penyelenggaraan berisiko membuat persiapan kompetisi nasional tidak berjalan maksimal.

KONI Pusat Alihkan PON Bela Diri ke 2027
Keputusan pengalihan ke 2027 diambil setelah KONI Pusat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada 6 Agustus 2026.

Setelah koordinasi tersebut, Gubernur Sulawesi Utara menyampaikan permohonan pengalihan penyelenggaraan melalui surat tertanggal 11 Agustus 2026.

Rangkaian proses tersebut kemudian menjadi bagian dari pertimbangan sebelum KONI Pusat menerbitkan keputusan pada 31 Agustus 2026.

PON Bela Diri akhirnya dialihkan ke 2027 bersama seluruh cabang olahraga bela diri lainnya. Penundaan tersebut memberikan tambahan waktu bagi penyelenggara untuk melakukan penataan ulang. Venue dapat dipersiapkan dengan lebih matang, kebutuhan pembiayaan dihitung kembali, serta aspek teknis dan koordinasi antarpemangku kepentingan dapat diperkuat.

Atlet dan Kontingen Harus Menyesuaikan Program
Perubahan jadwal PON Bela Diri tentu memberikan dampak terhadap atlet dan kontingen yang sebelumnya telah mempersiapkan diri menuju kompetisi pada Oktober 2026.

PON Bela Diri bukan sekadar rangkaian pertandingan. Di balik setiap nomor pertandingan terdapat proses latihan, periodisasi, seleksi, regenerasi, dan pembinaan atlet yang berlangsung jauh sebelum mereka memasuki arena.

Perubahan jadwal membuat program latihan atlet harus disesuaikan. Pelatih juga perlu mengatur kembali periodisasi dan target puncak performa agar atlet tetap berada dalam kondisi terbaik ketika kompetisi akhirnya digelar.

Pengurus cabang olahraga harus menata kembali kalender pembinaan, sementara pemerintah daerah perlu menghitung ulang dukungan anggaran serta kebutuhan kontingen.

Karena itu, tambahan waktu satu tahun diharapkan tidak menjadi sekadar masa tunggu. Periode tersebut menjadi kesempatan untuk memastikan seluruh aspek penyelenggaraan benar-benar siap.

Venue harus dipastikan layak. Pembiayaan harus realistis. Tata kelola harus jelas. Perangkat pertandingan harus siap. Sistem keamanan dan kesehatan harus teruji. Kebutuhan setiap kontingen pun perlu dipetakan jauh sebelum hari pertandingan.

Dengan keputusan ini, PON Bela Diri 2027 diharapkan dapat berlangsung dengan persiapan yang lebih matang dan kondisi penyelenggaraan yang lebih siap.
Keputusan pengalihan penyelenggaraan tersebut ditandatangani Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Letnan Jenderal TNI (Purn.).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read