TAKTIK.ID – Atlet Muaythai Kabupaten Kediri, Dwi Nur Halimah, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai 2026 di GOR Bang Yan, Kota Bekasi.
Kejurnas Muaythai tersebut berlangsung pada 4-9 Agustus 2026. Keberhasilan Dwi meraih podium tertinggi menjadi catatan penting bagi olahraga Kabupaten Kediri sekaligus membuka peluang besar bagi sang atlet untuk menjadi salah satu andalan daerah pada Porprov Jawa Timur 2027.
Dwi menjadi satu-satunya atlet asal Kabupaten Kediri yang lolos seleksi untuk tampil mewakili daerah di ajang nasional tersebut. Kesempatan itu berhasil dimaksimalkan dengan torehan medali emas.
Bagi Kabupaten Kediri, prestasi Dwi tidak sekadar menambah koleksi medali di tingkat nasional. Capaian tersebut juga menjadi gambaran keberhasilan proses pembinaan atlet Muaythai yang dilakukan secara berkelanjutan.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, memberikan apresiasi atas keberhasilan Dwi. Ia menilai prestasi tersebut membuktikan bahwa atlet Kabupaten Kediri memiliki kemampuan untuk bersaing di level nasional.
“Alhamdulillah, kami dari KONI Kabupaten Kediri menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dwi Nur Halimah atlet Muaythai Kabupaten Kediri yang berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Nasional Muaythai di Bekasi,” ujarnya Selasa (11/8/2026).
Menurut Hakim, keberhasilan menjadi juara nasional tidak diperoleh secara instan. Ada proses panjang yang melibatkan kedisiplinan atlet, kerja keras dalam latihan, pendampingan pelatih, dukungan keluarga, hingga pembinaan dari organisasi olahraga.
“Menjadi juara di tingkat nasional adalah sebuah kebanggaan, bukan hanya bagi atlet dan keluarga, tetapi juga bagi Kabupaten Kediri. Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet-atlet Kabupaten Kediri mampu bersaing dan berprestasi di level nasional,” terangnya.
Emas Kejurnas Jadi Modal Menuju Porprov Jatim 2027
Medali emas di Bekasi kini menjadi modal berharga bagi Dwi untuk menatap agenda yang lebih besar. Atlet tersebut masuk dalam proyeksi kekuatan Muaythai Kabupaten Kediri untuk Porprov Jawa Timur 2027.
Karena itu, capaian di Kejurnas Muaythai 2026 diharapkan menjadi awal bagi Dwi untuk terus berkembang, bukan menjadi alasan untuk berpuas diri.
KONI Kabupaten Kediri meminta Dwi mempertahankan konsistensi latihan sekaligus meningkatkan kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding.
“Kami berharap keberhasilan ini jangan sampai membuat kita cepat puas. Juara 1 adalah awal dari perjalanan yang lebih besar. Tetap rendah hati, terus berlatih, tingkatkan kemampuan, jaga disiplin dan mental bertanding, sehingga ke depan bisa meraih prestasi yang lebih tinggi, bahkan membawa nama Kabupaten Kediri dan Jawa Timur ke tingkat internasional,” jelasnya.
“Wakil Ketua Muaythai Kabupaten Kediri, Acm. Kurniawan Dwi S, juga berharap prestasi tersebut menjadi pemacu semangat bagi Dwi dalam menghadapi persaingan berikutnya.
“Saya pribadi berharap dwi tidak berpuas diri dengan hasil kejurnas ini sehingga tetap rajin berlatih dan terus menempa diri agar bisa menjadi salah satu penyumbang medali untuk kab kediri di ajang porprov 2027 nanti,” ungkapnya.
Muaythai Kediri Bidik Lima Medali di Porprov 2027
Selain mempersiapkan Dwi sebagai salah satu calon andalan, Pengurus Muaythai Kabupaten Kediri juga telah memasang target untuk Porprov Jawa Timur 2027. Target tersebut adalah mengulang capaian positif pada Porprov 2025 dengan membidik sedikitnya lima medali.
“Untuk terget kami selaku pengurus berharap bisa mengulang hasil positif di proprov 2025 kemarin dengan target minimal memperoleh 5 medali,” katanya.
Dengan demikian, keberhasilan Dwi Nur Halimah di Kejurnas Muaythai 2026 memiliki arti penting dalam persiapan Kabupaten Kediri menuju Porprov Jatim 2027. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa regenerasi atlet terus berjalan sekaligus memberikan tambahan kepercayaan diri bagi cabang olahraga Muaythai.
KONI Kabupaten Kediri pun memastikan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet berprestasi, terutama cabang olahraga yang memiliki potensi menyumbangkan medali bagi daerah.
“KONI Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan olahraga prestasi, termasuk memberikan ruang dan dukungan kepada cabang olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” pungkas Hakim.