Taktik.id – Persebaya Surabaya menunjukkan taringnya dalam laga sengit melawan Persib Bandung meski berakhir dengan skor imbang 2-2. Sorotan utama pertandingan malam ini (2/3/26), tertuju pada keberhasilan Bajol Ijo yang mampu menyarangkan dua gol ke gawang Maung Bandung, tim yang selama ini dikenal memiliki barisan pertahanan paling solid di BRI Super League 2025/26.
Sebelum pertandingan ini, Persib memiliki catatan impresif dengan rekor tidak kebobolan (clean sheet) dalam enam laga berturut-turut. Namun, tembok kokoh tersebut akhirnya runtuh di tangan anak asuhan Bernardo Tavares yang tampil agresif meski tanpa diperkuat striker murni.
Pelatih Persebaya tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya dalam sesi konferensi pers usai pertandingan. Ia menyebut bahwa mencetak dua gol ke gawang tim sekelas Persib bukanlah perkara mudah.
“Hal positif hari ini adalah kami mencetak dua gol melawan tim yang sudah sangat lama tidak kemasukan gol. Saya sangat senang dengan sikap para pemain,” ujar pelatih berusia 45 tahun itu.
Tavares menekankan bahwa kunci keberhasilan membongkar pertahanan Persib bukanlah pada individu tertentu, melainkan pada permainan kolektif yang dinamis. Gol kedua Persebaya yang dicetak melalui skema serangan terorganisir menjadi bukti nyata.
Berawal dari pergerakan dari sisi kiri ke kanan lini serang Peraebaya, bola kemudian dikuasai oleh Tony Firmansyah, yang pada laga kali ini bermain sebagai sayap kanan. Ia melakukan aksi impresif dengan teknik tinggi sebelum melepaskan umpan matang kepada Rivera yang berujung gol di menit ke-83.
“Kami tidak punya striker murni dalam pertandingan ini, tapi dalam permainan kolektif; dinamika, sikap, fokus, dan intensitas terkadang membuat perbedaan. Dan hari ini ada momen-momen bagus di mana kami menunjukkan hal tersebut,” terang pelatih asal Portugal itu.
Meskipun gagal mengamankan poin penuh, keberhasilan mencetak dua gol ini menjadi modal berharga bagi Persebaya. Hal ini membuktikan bahwa kreativitas lini tengah dan adaptasi posisi pemain seperti yang ditunjukkan Tony Firmansyah mampu menjadi solusi mematikan untuk menghadapi tim dengan pertahanan berlapis.
Pemain muda Persebaya, Tony Firmansyah, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada dukungan Bonek dan Bonita yang memadati stadion Gelora Bung Tomo, yang menurutnya memberikan energi ekstra bagi tim untuk terus menekan pertahanan lawan hingga menit akhir.
“Tentunya ini bukan hasil (menang) yang kami inginkan, tapi kami sudah berjuang maksimal. Semoga laga selanjutnya kami bisa meraih tiga poin,” tutup Tony.

