Taktik.id – Badai cedera menghantam skuad Macan Putih menjelang laga krusial melawan PSIM Yogyakarta yang dijadwalkan berlangsung Jumat (13/2). Persik Kediri dipastikan kehilangan salah satu pilar utamanya di lini pertahanan, Yoga Adiatama, yang harus menepi akibat cedera serius.
Fullback kiri andalan tersebut mengalami cedera lutut kiri saat menjamu Bali United di Stadion Brawijaya pada akhir Januari lalu. Insiden terjadi di menit ke-14 ketika Yoga salah melakukan tumpuan kaki setelah berduel udara.
Saat ini, tim medis tengah waspada menunggu hasil pemeriksaan MRI untuk memastikan tingkat kerusakan pada lututnya. Jika terdapat kerusakan pada Anterior Cruciate Ligament (ACL), Yoga diprediksi absen hingga 6 bulan, kalaupun dinyatakan aman proses pemulihan diperkirakan memakan waktu sekitar 3 bulan.
Kehilangan Yoga Adiatama menjadi pukulan telak bagi strategi pelatih. Pasalnya, peran Yoga di sektor kiri pertahanan selama ini nyaris tak tergantikan. Sebagai langkah antisipasi, Henhen Herdiana kemungkinan besar akan kembali dipercaya mengisi posisi tersebut.
Tak hanya kehilangan pemain kunci, Persik Kediri juga harus menghadapi tantangan non-teknis. Laga kontra PSIM Yogyakarta ini terpaksa digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, sebagai laga kandang usiran. Hal ini tentu mengubah atmosfer pertandingan karena dukungan langsung dari suporter fanatik di Kediri dipastikan berkurang.
Meski tampil pincang tanpa pilar utama dan jauh dari rumah, manajemen Persik Kediri menegaskan bahwa mentalitas tim tidak goyah.
“Absennya Yoga memang kerugian besar, namun kami tetap fokus menjaga rekor kemenangan. Skuad yang ada saat ini sudah disiapkan untuk menutup celah di pertahanan dan siap memberikan performa maksimal,” tulis pernyataan resmi klub.
Kini, fokus utama tim pelatih adalah meracik taktik alternatif demi meredam agresivitas PSIM Yogyakarta sekaligus membuktikan bahwa kedalaman skuad Macan Putih tetap solid meski ditinggal pemain intinya.

