BerandaVoliPerebutan Tiket Final Four Semakin Ketat Setelah Jakarta Livin' Mandiri Tumbangkan Medan...

Perebutan Tiket Final Four Semakin Ketat Setelah Jakarta Livin’ Mandiri Tumbangkan Medan Falcons 3-0

Taktik.id – Persaingan memperebutkan tiket menuju Final Four Proliga 2026 kian memanas. Jakarta Livin’ Mandiri baru saja mengirimkan sinyal bahaya bagi tim yang berada diatasnya setelah berhasil menundukkan Medan Falcons dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-22, 25-19).

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan langkah krusial untuk menjaga asa mereka tetap terjaga dalam jalur menuju Final Four, karena jarak antara posisi 3 sampai 4 hanya terpaut 3 poin saja.

Meskipun skor berakhir dengan kemenangan mutlak, namun sepanjang jalannya pertandingan Livin’ Mandiri seperti tidak terlalu mendominasi. Menurunkan skuat utama seperti Yolla Yuliana, Weronica Szlagowska, dan Ana Bjelica, Livin’ Mandiri masih sering kali melakukan kesalahan sendiri yang berbuah poin bagi tim lawan.

Medan Falcons yang dihuni banyak pemain muda sempat memberikan perlawanan sengit, terutama di set kedua saat skor menyentuh angka 21-23. Namun, pengalaman berbicara di poin-poin kritis. Spike terukur dari Ana Bjelica menjadi pembeda yang mengamankan set kedua sekaligus mematahkan momentum Falcons.

Set ketiga menjadi bukti bahwa konsistensi adalah kunci di liga seketat Proliga. Sempat terjadi kejar-mengejar angka hingga 11-11, namun kesalahan-kesalahan kecil dari kubu Falcons mampu dimanfaatkan dengan dingin oleh anak asuh Jakarta Livin’ Mandiri.

“Kami bersyukur bisa menang hari ini, meski masih banyak yang harus dibenahi. Kami sempat memberi terlalu banyak poin gratis kepada lawan,” ujar Wilda Siti Nurfadila, asisten pelatih Livin’ Mandiri, seusai pertandingan.

​Di sisi lain, kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Medan Falcons. Pelatih Marcos Sugiyama menyoroti lemahnya pengambilan keputusan para pemain mudanya di lapangan. Pemain dinilai belum paham menentukan serangan yang tepat di saat poin – poin penting.

“Saya berikan kebebasan kepada para pemain dalam pengambilan keputusan dilapangan tapi yah, memang benar di poin kritis yang seharusnya tidak boleh membuat kesalahan kita malah melakukannya,” ungkap Sugiyama kepada awak media.

Dengan hasil ini, Jakarta Livin’ Mandiri membuktikan bahwa mereka memiliki ketenangan yang dibutuhkan untuk bersaing dengan tim yang lainnya. Bagi para pesaing di papan tengah, kemenangan Livin’ Mandiri ini menjadi alarm bahwa satu kesalahan kecil saja bisa membuat tiket Final Four melayang.

Kini, setiap pertandingan sisa di Proliga 2026 akan menjadi “final” bagi tim-tim yang ingin mengamankan posisi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read