Taktik.id – Persebaya Surabaya melakoni laga syarat gengsi pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Tim asuhan Bernardo Tavares menjamu Dewa United, klub yang selama tiga tahun menjadi momok bagi Bajol Ijo.
Bermain dihadapan puluhan ribu pendukung, Persebaya langsung tampil menekan sejak menit awal. Tidak membutuhkan waktu lama tepatnya di menit 23′ Francisco Rivera membawa Green Force unggul lebih dulu atas tamunya, memanfaatkan umpak tarik dari Catur Pamungkas melalui sisi kiri pertahanan Dewa United.
Selang tujuh menit Dewa United yang tampil sedikit menunggu akhirnya berhasil mendapat peluang dan dapat menyamakan kedudukan. Theo yang menerima bola rebound di luar kotak pinalti langsung dengan cepat memberikan umpan kepada Kafiatur yang berdiri bebas dan terciptalah gol di menit 30′.
Pada menit ke-35′ Alex Martins hampir membobol gawang Ernando Ari setelah lolos dari penjagaan Risto Mitrovski tapi sayang sudut yang terlalu sempit membuat sepakannya masih sedikit menyamping disisi kanan.
Setelah menerima serangan, Persebaya melakukan transisi cepat yang membuat Nick Kuipers harus menarik Malik Rishaldi yang sudah berlari bebas tanpa pengawalan. Akibatnya wasit langsung mengeluarkan kartu merah 37′.
Unggul jumlah pemain tidak membuat Green Force bisa menciptakan ancaman yang berbahaya bagi lini pertahanan Dewa United di sisa babak pertama.
Sulitnya Bruno Moureira dkk melakukan serangan tidak lepas dari peran Jon Olde Reikerink sang juru taktik Dewa United dalam melakukan pergantian cepat dengan memasukkan Cassio Fernando dan mengorbankan Noah Sadaoui demi mengisi kekosongan di lini belakang.
Setelah jeda turun minum permainan dari kedua tim tidak banyak berubah, tim tuan rumah masih saja kesulitah menembus pertahan lawannya. Sampai pada menit 87′ Perovic berhasil menceploskan bola ke gawang Sonny Stevens.
Namun gol yang tercipta dari bola mati itu dianulir oleh wasit Nendy Rohaendy karena dianggap sudah terjadi pelanggaran terlebih dahulu dari Mihailo yang menjatuhkan Alta Bala.
Sampai peluit panjang dibunyikan kedudukan tidak berubah Persebaya harus puas berbagi poin dengan Dewa United 1-1. Hasil ini memperpanjang catatan buruk Green Force yang tidak pernah menang saat berhadapan dengan anak asuhan Jan Olde Reikerink.

