BerandaSepak BolaLiga IndonesiaSempat Unggul Jumlah Pemain dan Memimpin dari Persipura, De Red Justru Kena...

Sempat Unggul Jumlah Pemain dan Memimpin dari Persipura, De Red Justru Kena Come Back 1-3

TAKTIK.ID – Keunggulan jumlah pemain ternyata tak cukup menyelamatkan De Red FC dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Sempat memimpin lebih dulu, tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab itu justru kehilangan kendali permainan dan harus mengakui keunggulan Persipura Jayapura dengan skor 1-3 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jumat (2/10) malam.

Kekalahan tersebut terasa menyakitkan bagi De Red FC. Pasalnya, mereka memiliki keuntungan setelah pemain Persipura, Lazarus Anthonius Wilem Christian Sinim, menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-40.

Bermain dengan keunggulan satu pemain, De Red FC mampu membuka keunggulan pada menit ke-47. Gol dicetak Moch. Supriadi yang baru masuk pada awal babak kedua untuk menggantikan Moh. Atha Jabrani.

Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Persipura justru memperlihatkan mentalitas dan efektivitas permainan yang membuat tuan rumah kelimpungan.

Mutiara Hitam berhasil menyamakan kedudukan melalui Jeam Kelly Sroyer pada menit ke-57. Tiga menit berselang, D. Febrianto M. Uopmabin membawa Persipura berbalik unggul sebelum gol bunuh diri Wisal El-Burji pada menit ke-64 memperlebar jarak menjadi 1-3.

De Red FC seolah kehilangan arah setelah kebobolan. Situasi yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mengamankan kemenangan justru berubah menjadi petaka bagi tim besutan Aji Santoso.

Secara statistik, De Red FC mencatatkan 10 tembakan dengan hanya tiga yang mengarah ke gawang. Sebaliknya, Persipura mampu menghasilkan lima tembakan tepat sasaran dari total 13 percobaan.

Pelatih De Red FC, Aji Santoso, mengakui anak asuhnya gagal menjaga ketenangan ketika situasi pertandingan mulai berubah. Ia menyayangkan keunggulan jumlah pemain dan gol lebih dulu tidak mampu dikonversi menjadi hasil positif.

“Tentu ini hasil yang sangat menyayangkan, di mana kita sudah leading 1-0, menang jumlah orang, tetapi pemain-pemain ketika lawan bisa mencetak gol, kembali lagi panik, kurang tenang,” keluh pelatih De Red FC, Aji Santoso, usai laga.

Menurut Aji, persoalan mentalitas dan kemampuan mengelola tekanan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi skuadnya. Ia mengaku sudah mengingatkan para pemain agar tidak kehilangan fokus ketika lawan berhasil menyamakan kedudukan.

“Saya sudah sampaikan di ruang ganti, bahkan di meeting saya sampaikan, ketika kita unggul, terus lawan misalnya bisa membalas, itu harus tetap tenang, tidak boleh panik,” tambahnya.

Aji juga menyoroti kesalahan di lini pertahanan yang menjadi penyebab timnya harus kebobolan tiga gol dalam rentang waktu singkat. Menghadapi tim berpengalaman seperti Persipura, ia menilai para pemainnya masih membutuhkan peningkatan dari sisi pemahaman taktik dan kematangan bermain.

“ni yang harus kita evaluasi masalah mentaliti anak-anak. Lawan tim yang berpengalaman seperti Persipura, pemahaman taktik dan kematangan bermain mereka masih perlu ditingkatkan, saya pikir,” pungkas Aji.

Hasil negatif ini memperpanjang catatan kurang memuaskan De Red FC saat bermain di kandang. Dari tiga pertandingan yang telah dijalani di Stadion Gelora 10 November, Irwanto Bajo dkk belum sekalipun meraih kemenangan, dengan rincian dua kekalahan dan satu hasil imbang.

De Red FC kini tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Pegadaian Championship 2026/27. Dari empat pertandingan, mereka telah mencetak lima gol dan kebobolan tujuh kali.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read