TAKTIK.ID – Ambisi mempertahankan posisi teratas klasemen Grup B Pegadaian Championship 2026/27 menjadi motivasi Deltras FC saat menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (4/10) sore.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, The Lobster memiliki peluang besar untuk memperkokoh posisi di puncak. Namun, pelatih Deltras FC, Leonard Tupamahu, menegaskan anak asuhnya tidak boleh terlena dengan kondisi Persiba yang sedang mengalami tren negatif.
Persiba datang ke Sidoarjo dengan bekal tiga kekalahan beruntun. Meski demikian, Leonard menilai tim berjuluk Beruang Madu tersebut tetap memiliki kualitas permainan yang patut diwaspadai.
Dari sisi persiapan, Leonard memastikan skuadnya berada dalam kondisi cukup ideal. Kesiapan tersebut mencakup aspek teknis, taktik, fisik, hingga mental pemain. Hanya beberapa pemain yang masih harus menjalani pemulihan akibat cedera.
“Persiapan kami menghadapi pertandingan melawan Persiba sudah cukup baik dan ideal, baik teknikal, taktikal, fisik, maupun mental. Hanya ada beberapa pemain yang masih mengalami cedera, tetapi selebihnya semua pemain siap,” kata Leonard Tupamahu dalam sesi jumpa pers jelang laga, Sabtu (3/10).
Selain mematangkan persiapan, mantan pemain Timnas Indonesia itu juga memberikan perhatian khusus terhadap sektor pertahanan. Deltras masih memiliki pekerjaan rumah setelah beberapa kali kebobolan dalam pertandingan terakhir.
Leonard menekankan bahwa tanggung jawab menjaga pertahanan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemain belakang. Seluruh pemain harus memiliki kontribusi dalam menjaga keseimbangan permainan, termasuk ketika tim sedang membangun serangan.
“Saya rasa itu sudah menjadi bagian evaluasi saya, terutama untuk para pemain bertahan kami. Namun, tugas bertahan bukan cuma sekadar tugas pemain bertahan, melainkan tanggung jawab keseluruhan tim dari depan hingga belakang,” tutur arsitek kelahiran Jakarta tersebut.
Leonard juga mengingatkan anak asuhnya untuk tetap menjaga fokus sepanjang pertandingan. Menurutnya, Persiba memiliki karakter permainan menarik yang bisa menghadirkan ancaman apabila Deltras kehilangan konsentrasi.
“Jujur mereka memainkan sepak bola yang menarik musim ini, jadi kita tidak boleh lengah atau menganggap enteng. Saya yakin nanti jadi pertandingan yang sangat menarik dan bisa menghibur para suporter yang datang ke stadion,” pungkas pelatih berusia 43 tahun itu.
Kewaspadaan Deltras turut disuarakan gelandang I Komang Ananta Krisna Putra. Pemain yang pernah memperkuat Persiba Balikpapan tersebut memahami karakter calon lawannya, tetapi memastikan profesionalisme tetap menjadi prioritas.
Ananta mengaku tim pelatih telah mempelajari rekaman pertandingan Persiba untuk mengantisipasi skema permainan yang akan diterapkan tim tamu.
“Yang harus diwaspadai yaitu skema dan taktikal yang dijalani Persiba karena kami sudah mempelajari video pertandingan mereka. Ada rasa hormat kepada mantan klub saya, tetapi saat ini saya akan berjuang demi lambang di dada,” tegas Ananta.
Saat ini, Deltras FC masih memimpin klasemen sementara Grup B dengan koleksi sembilan poin. The Lobster juga menunjukkan produktivitas menjanjikan dengan catatan 10 gol dan hanya tiga kali kebobolan.
Sebaliknya, Persiba masih terpuruk di peringkat kesembilan setelah menelan tiga kekalahan beruntun dengan minus empat poin.
Situasi tersebut membuat Deltras lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Meski begitu, konsistensi permainan dan kemampuan meminimalkan kesalahan akan menjadi faktor penting bagi Leonard Tupamahu untuk memastikan tiga poin tetap berada di Sidoarjo.

