Taktik.id – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) bergemuruh pada Sabtu (4/4) malam saat Persebaya Surabaya sukses membungkam Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0. Namun, di balik raihan tiga poin krusial ini, muncul tanda tanya besar kemana sang kapten utama, Bruno Moreira?
Tanpa kehadiran beberapa pilar utama, Francisco Rivera muncul sebagai pembeda. Sang kapten kedua melepaskan tembakan yang gagal dihalau Igor Rodriguez pada menit ke-62. Gol tunggal ini bukan sekadar pemutus tren negatif dua kekalahan beruntun, tapi juga bukti bahwa skuad asuhan Bernardo Tavares tetap taji meski tampil “pincang”.

Pelatih Bernardo Tavares sendiri mengaku sangat puas dengan determinasi anak asuhnya yang berhasil mengembalikan kemenangan di Surabaya.
“Saya melihat aura kemenangan sejak pemanasan. Banyak pemain harus berganti posisi karena masalah fisik, tapi mereka tetap fokus,” ujar eks pelatih PSM Makassar tersebut.

Meski Tavares menyebut alasan “fisik” sebagai penyebab absennya sejumlah pemain termasuk dicadangkannya Gali Freitas hingga menit akhir, publik mencium ada sesuatu yang tidak beres.
Dua nama besar yang menghilang dari susunan pemain adalah, Ernando Ari dan Bruno Moreira. Absennya Bruno disangkut pautkan dengan masalah komtrak yang akan berakhir 30 April 2026.
Memang kemenangan atas Persita adalah pelipur lara, namun manajemen Persebaya kini memiliki PR besar di luar lapangan. Apakah kemenangan tanpa Bruno ini adalah tanda bahwa tim sudah siap move on, atau justru ini adalah awal dari drama perpisahan yang menyakitkan.

