Taktik.id – Jawa Pos Arena menjadi saksi bisu keperkasaan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam laga pembuka Final Four Proliga 2026, Jumat (3/4) malam. Tanpa ampun, tim asuhan Alessandro Lodi ini melibas Jakarta Popsivo Polwan dengan skor telak 3-0 (25-23, 25-12, 25-23).
Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan pernyataan tegas bahwa Medi Yoku dkk adalah kandidat kuat dalam perebutan gelar juara Proliga 2026.
Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi, jual beli serangan antara Annie Mitchem dan Malwina Smarzek membuat penonton menahan napas. Angka terus membayangi hingga posisi 21-21. Namun, ketenangan Phonska Plus di poin kritis menjadi pembeda. Smash petir Annie Mitchem akhirnya menyudahi perlawanan Popsivo 25-23.

Masuk ke set kedua, kendali permainan sepenuhnya berada di tangan Gresik. Arnetta Putri tampil cerdik mengatur ritme serangan, membuat pertahanan Popsivo yang dikomandoi Darko Dobriskov kocar-kacir. Dominasi total terlihat saat Phonska melesat jauh hingga menutup set dengan skor mencolok 25-12.
Meskipun Popsivo mencoba bangkit di set ketiga melalui aksi Arsela Nuari, tembok pertahanan Shella Bernadheta terlalu kokoh untuk ditembus. Pelatih Popsivo, Darko Dobriskov, pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya pasca laga.

“Pemain kami kurang berani mengambil risiko. Di saat harus mengambil keputusan krusial, mereka ragu-ragu,” keluh Darko seusai pertandingan.
Sebaliknya, Alessandro Lodi memuji habis-habisan mentalitas anak asuhnya yang mendominasi permainan sepanjang set.
“Pertandingan ini tidak mudah, tapi pemain kami punya ‘jiwa’ untuk menang. Mereka luar biasa,” puji pelatih asal Italia tersebut.
Ada fakta mengejutkan di balik kemenangan dominan ini. Kapten tim, Medi Yoku, mengungkapkan bahwa kondisi internal tim sebenarnya sedang tidak ideal, dimana para pemain yang sedang terkendala kebugaran.
“Banyak pemain kami yang sebenarnya sedang sakit. Meski menang, kami tidak boleh jemawa dan tetap harus evaluasi total untuk laga berikutnya,” ungkap Medi.
Dengan modal kemenangan tiga set langsung ini, jalan Gresik Phonska Plus menuju Grand Final kini terbuka lebar. Sementara itu, Popsivo Polwan harus segera berbenah jika tak ingin perjalanan mereka terhenti lebih awal di babak empat besar ini.

