Taktik.id – Bulan Ramadan tahun ini menjadi momen yang berbeda bagi Alfan Suaib. Pemain asal Ternate itu akan menjalani ibadah puasa jauh dari kampung halamannya di Maluku Utara. Ia merasakan suasana sahur dan berbuka di Kota Pahlawan bersama keluarga besar Persebaya.
Meski begitu, Alfan mengaku sudah menyiapkan diri secara fisik maupun mental. Baginya, Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan intensitas latihan. Justru sebaliknya, bulan suci menjadi momentum untuk semakin disiplin menjaga kondisi.
“Puasa bukan halangan untuk tetap maksimal di latihan. Yang penting pintar jaga pola makan dan istirahat. Saya sudah terbiasa sejak kecil latihan sambil puasa,” ujar Alfan.
Pemain yang dikenal memiliki kecepatan dan determinasi tinggi itu menyadari tantangan berpuasa di tengah jadwal latihan yang padat. Apalagi cuaca Surabaya yang cukup terik menuntutnya lebih cermat menjaga hidrasi saat sahur dan berbuka.
“Biasanya saya perbanyak minum air putih saat sahur dan konsumsi makanan yang cukup. Setelah berbuka juga jangan berlebihan supaya badan tetap ringan saat latihan,” jelas pemain kelahiran 2004 itu.
Namun di balik kesiapannya, terselip rasa rindu pada kampung halaman. Ramadan identik dengan kebersamaan keluarga di Ternate. Termasuk soal hidangan khas yang selalu tersaji di meja makan.
“Kalau sudah Ramadan, yang paling saya kangen itu papeda sama ikan kuah kuning. Itu makanan khas di rumah. Biasanya kami makan bareng keluarga besar setelah tarawih,” katanya sambil tersenyum.
Papeda dengan teksturnya yang kenyal berpadu kuah kuning berbumbu rempah menjadi menu favorit Alfan sejak kecil. Meski di Surabaya cukup sulit menemukan cita rasa yang benar-benar sama, ia berharap suatu saat bisa kembali menikmatinya bersama keluarga.
“Insya Allah nanti kalau ada kesempatan pulang, pasti langsung cari itu,” ucapnya.
Di sisi lain, Ramadan juga menjadi ajang introspeksi diri bagi Alfan. Ia berharap bisa menjalani ibadah dengan lancar sekaligus tetap memberikan kontribusi terbaik untuk tim.
“Semoga Ramadan ini membawa berkah, bukan hanya untuk saya pribadi tapi juga untuk tim. Kami ingin terus berkembang dan memberikan yang terbaik untuk Persebaya,” tandasnya.

