Taktik.id – Pertandingan pekan ke-21 BRI Super League antara Persik Kediri melawan PSIM Yogyakarta berakhir tanpa pemenang. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (13/2/2026), berakhir imbang 2-2 setelah terjadi aksi kejar-mengejar angka yang dramatis.
Persik Kediri sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan dan sempat unggul dua kali melalui gol Jon Toral pada menit ke-31 serta eksekusi penalti Ezra Walian di menit ke-57. Namun, kelengahan dalam menjaga detail permainan membuat tim Macan Putih harus membayar mahal dengan kegagalan meraih poin penuh.
​Di sisi lain, pelatih PSIM Yogyakarta, Paul Van Gastel, mengakui bahwa pertandingan ini merupakan “pertempuran taktis” yang sangat berat bagi timnya. Ia memuji fleksibilitas Persik Kediri yang melakukan rotasi posisi pemain secara efektif di babak pertama, yang sempat membuat anak asuhnya kewalahan dalam mengantisipasi pergerakan lawan.
“Persik bermain sangat baik dan posisi rotasi mereka membuat kami sulit berkembang di awal. Kami tidak bermain sebaik biasanya,” ungkap Paul di hadapan awak media seusai pertandingan.
Meski begitu, ia sangat mengapresiasi mentalitas fight back para pemain Laskar Mataram yang mampu menyamakan kedudukan dua kali melalui brace dari Ezequiel Vidal.
Bagi PSIM, hasil satu poin di kandang lawan dianggap sebagai pencapaian positif mengingat tekanan besar yang diberikan Persik sepanjang laga.

