Surabaya – Super League 2025/2026 tinggal menyisahkan tujuh hari lagi. Persebaya Surabaya termasuk tim yang bertanding pada laga pembuka dan sang pelatih Eduardo Perez sedang mengumpulkan data untuk laga yang akan dimainkan pada Jum’at, (3/8/2025) mendatang, dengan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Pelatih asal Spanyol itu benar-benar mempersiapkan timnya jelang laga perdana di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Bukan main, ia pun sampai meminta untuk mengumpulkan data lawan yang akan dihadapi dan melakukan analisa untuk mengetahui kekuatan tim promosi itu secara mendalam.
“Kami sedang menganalisis tim (PSIM). Kami bekerja untuk mengetahui lebih banyak tentang tim ini, tetapi kami sudah mengetahui banyak hal tentang tim ini,” kata pria yang lahir di Kota Madrid itu.
Coach Edu mengakui jika sudah mengetahui gaya bermain dari PSIM, itu menjadi modal yang sangat penting dimana Persebaya pasti akan memburu kemenangan. Pertandingan nanti menjadi syarat adu gengsi karena kedua tim tentu sama-sama ingin mengawali musim dengan hasil yang positif.
Tim yang pada musim berhasil naik setelah menjadi juara Liga 2 musim 2024/2025, tidak bisa dianggap remeh. Eduardo Perez sangat mewaspadai permainan PSIM, ditambah ada pemain-pemain hebat yang memperkuatnya.
“Mereka adalah tim yang sangat baik, dengan pemain-pemain yang sangat baik. Dan akhirnya, ketika hasil ini keluar, kita juga perlu menganalisisnya,” ujarnya.
Persebaya yang sudah melakoni empat pertandingan di tur pramusim merupakan bentuk persiapan yang matang untuk mengarungi Super Laegue 2025/2026. Waktu yang kurang sepekan lagi harua dimanfaatkan sebaiknya oleh Green Force supaya tidak tersandung pada laga perdana.

