BerandaSepak BolaLiga IndonesiaJersey Madura United untuk Super Leagure 2025/2025, Melambangkan Semangat Juang Orang Madura!

Jersey Madura United untuk Super Leagure 2025/2025, Melambangkan Semangat Juang Orang Madura!

Madura – Menyongsong kompetisi Super League 2025/2026 yang akan segera bergulir, Madura United meluncurkan seragam kebanggaan yang akan dipakai selama satu musim kedepan melambangkan semangat juang orang Madura.

Jersey bagi setiap klub bukan sekedar baju yang dipakai saat pertandingan tapi juga menjadikan identitas tim di atas lapangan. Seragam yang pemain kenakan harus memiliki makna kuat dari daerah asal yang mereka bela.

Direktur Utama (Dirut) Madura United, Annisa Zhafarina, selalu terlibat langsung dalam perancangan jersey Madura United. Hampir delapan tahun, Annisa mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk membuat jubah tanding bagi klub asal pulau garam tersebut.

Jersey Home

Untuk jersey kandang, Madura United tidak meninggalkan ciri khas mereka dari musim-musim sebelumnya. Masih bernuansakan warna merah dan putih baju yang ikonik ini terinspirasi dari baju adat Pesa’an.

Warna merah tua melambangkan keberanian, semangat juang dan ketegasan prinsip hidup orang Madura. Sedangkan warna putih menyimbolkan kesucian niat, transparansi, kejujuran dalam bertindak masyarakat Madura. Untuk tambahan garis warna hitam di setiap blok merah dan putih melambangkan pemisah tegas yang juga menjadi simbol batas moral, etika, keteguhan dan identitas budaya Madura yang tak tergoyahkan

Jersey Away

Madura United menghadirkan jersey tandang yang sedikit kalem dengan kombinasi warna putih dengan gradasi abu. Kombinasi ini menandakan ketekunan dalam kesederhanaan, di mana kehidupan keras masyarakat pesisir menghasilkan sesuatu yang begitu murni dan bernilai tinggi yakni garam Madura.

Untuk pola garis vertikal yang digunakan itu menyerupai tumpukan galengan (pematang) tambak garam yang rapi dan sistematis. Sebuah simbol dari kedisiplinan dan keteraturan kerja petani garam.

Jersey Ketiga

Kali ini Madura Laskar Sape Kerrab mengusung kebudayaan pada jersey ketiganya dengan mengambil tema dari lagu lokal yaitu Tandhu’ Majheng yang memiliki arti seorang nelayan Madura yang pantang menyerah.

Baju ini terdapat dua kombinasi warna yang menggambarkan keseimbangan antara tantangan dan keteguhan, sebagaimana pelaut Madura yang berlayar tidak hanya dengan tenaga, tetapi juga dengan hati dan keyakinan.

Motif panah dan aliran bergelombang yang menyerupai panah bertumpuk dan berpola dinamis melambangkan aliran deras ombak laut dan hembusan angin pesisir, dan warna biru tua mewakili kedalaman laut Madura, kekuatan yang tenang namun luas dan penuh misteri. Sementara biru muda mencerminkan percikan ombak dan hembusan angin, menyimbolkan kehidupan dan harapan di tengah kerasnya alam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read